DISSECTING FLESH Banting ‘Alien’ dengan Death Metal yang Brutal

Sambut unit slamming brutal death metal asal Bekasi ini, yang menyerbu dengan konsep yang terbilang sangat berbeda dibanding band-band sejenis. Dari muntahan lirik misalnya, lewat album mini (EP) bertajuk “The Impact of Cruelty from Extraterrestrial” yang baru mereka lontarkan pada 4 Oktober 2021 lalu, Dissecting Flesh mengumbar dampak kekejaman makhluk angkasa luar. “Kami mengambil tema

ABOMINABLE DEVOURMENT dan Kebrutalan Debut Slamming Death Metal

Satu lagi penggilas di skena slamming death metal telah menancapkan taringnya. Sejak 7 Juli lalu, trio brutal asal Tangerang ini telah meletupkan album debutnya dengan tajuk yang cukup panjang; “Gobbling Peculiarity On Unanimously Deformation of The Gory Monstrouslamorphous” via label Brutal Mind. Menurut tuturan pihak Abominable Devourment kepada MUSIKERAS, jika diartikan secara kasar, judul tersebut

Perjalanan Brutal IMPERFORATA Menuju Perilisan “Awaken Sanity”

Berbagai macam cobaan harus dilalui unit cadas asal Madiun, Jawa Timur ini saat menggodok album pertamanya, “Awaken Sanity”. Satu-satu personelnya hengkang, dan hanya menyisakan gitaris Yogi Awan Samudra, saat Imperforata sudah siap dengan materi album dan sudah berdiri di depan gerbang rekaman.  Materi “Awaken Sanity” mulai digarap pada 2017 oleh empat personel awal Imperforata, yakni

Kebrutalan ”Diethlamide”, Cara VOSPISON Patahkan Stigma Negatif Narkoba

Kampanye tentang efek psikis jika kebablasan menggunakan narkoba yang dikoarkan unit brutal death metal asal Malang, Jawa Timur ini, sejak 2018 lalu terus berlanjut. Pada Maret 2020 lalu, Vospison sudah memanaskannya lewat dua komposisi brutal bertajuk “Morpheus” dan “Psylocybin Hypochondriasis”, yang terkemas dalam paket rekaman bertajuk “Demosick 2020”, rilisan Dismembered Records. Kini, sebuah album debut

Sudah Mendarat, Semburan Kebrutalan GEROGOT yang Eargasm!

Pada akhir 2019 lalu, pejuang distorsi mengerikan asal Surabaya ini telah mengawali era barunya, yang secara konsep musik dan produksi terdengar lebih matang. Tepatnya lewat rilisan album keroyokan (split) bertajuk “Heinous Interstellar Malformations” bersama band Virulent Excision (AS), Facelift Deformation (Hong Kong/Taiwan) dan Gravitational Distortion (Kanada). Momentum tersebut kini diteruskan lewat karya terbaru, berupa album

Album Baru DEVOURED Menukik ke Death Metal Kelam

Keberingasan brutal death metal kini sedikit dilenturkan oleh unit cadas asal Yogyakarta ini. Selepas debut album “The Lost Kingdom” yang dirilis pada 2013 lalu, yang lantas dilanjutkan menjalani tur ke berbagai kota di Indonesia, Devoured sampai pada pemikiran baru. Mereka meramu sebuah gagasan yang mengakibatkan pergeseran di konsep musiknya. Seperti yang mereka tuangkan di album

DETRITIVOR Umbar Kebengisan di Album “Scattered Remnants”

Walau diluncurkan tepat pada perayaan ‘hari kasih sayang’, tapi unit death metal yang berbasis di Yogyakarta ini malah injak gas, memberondong lewat karya album debut yang sarat amarah dan kebengisan. Album beramunisikan sembilan trek berbahaya tersebut bertajuk “Scattered Remnants” dirilis via label independen asal Jakarta, Brutal Mind. Detritivor yang diderukan oleh Pambudi Agung Wibowo (vokal),

SUFISM: “Kami Memanjakan Metalheads, Orgasme Sampai Klimaks!”

“Untuk referensi, sebenarnya kami mencoba untuk puasa mendengarkan death metal….” Ya, kalimat di atas adalah penegasan dari Sufism berkaitan dengan proses kreatif mereka saat menggarap konsep musikal album debut, “Republik Rakyat Jelata” yang telah diletupkan secara sah via label cadas, Brutal Mind pada 13 Desember 2020 lalu. Pokoknya, sambung unit brutal death metal bentukan April

CONCEIVED Akhirnya Lepas EP yang Brutal dan Kasar

Dengan mengangkat budaya lokal sebagai temanya, unit brutal death metal asal Cicalengka, Bandung Timur ini pun memuntahkan album pendeknya (EP) bertajuk “Tutup Lawang Sigotaka” hari ini. Sadist Records, label independen asal Bali dipercaya menjadi pengedarnya. Proses rekaman “Tutup Lawang Sigotaka” sendiri digarap para personel Conceived, yakni Anggoro Wisnu Purwoaji (vokal), Tino Saputra (gitar), Aulia Rizki

Lewat “Umar”, HYSTEROCTOMY Dakwah di Jalur Death Metal

Di Indonesia, di sebuah kota kecil yang dikenal sebagai kota santri bernama Pasuruan, Jawa Timur ternyata bersemayam sebuah unit death metal unik. Hysteroctomy – nama band tersebut – justru mengedepankan citra religius. Bertolak belakang dengan band-band death metal umumnya yang identik dengan lirik-lirik lagu tentang depresi, kritik spiritualitas, atau segala hal yang berkaitan dengan kengerian.

Hari Ini, HELLCRUST Tancapkan Album Maut, “Sejawat”

“Dalam ‘Sejawat’, kami berusaha menutup hal yang belum bisa kami terapkan di album sebelumnya, mulai eksplorasi permainan, sound, lirik dan lain sebagainya.” Itulah penekanan Hellcrust kepada MUSIKERAS, mengenai konsep musik yang membakar energi Japra ‘Japs’ (vokal), Arslan ‘Alan’ Musyfia (bass), Nyoman Bije (gitar), Andyan Gorust (dram) dan Dirk ‘Derik’ Marthin (gitar) di album “Sejawat”, yang

Siapkan Album Baru, VISCRAL Makin Mencekam dan Brutal

Unit death metal asal Bekasi ini akhirnya menyalak lagi. Lima tahun jeda pasca perilisan album “Egocentric Underneath of Horror” benar-benar telah menyuntikkan kobaran energi yang lebih berbahaya di tubuh band ini. Lewat single terbarunya, “Impulses To Kill” yang telah diperdengarkan via kanal YouTube dan akun Bandcamp resmi Blackandje Records sejak Jumat, 12 Juni 2020 lalu,

DECAYED FLESH Akhirnya Lampiaskan Kebrutalan “Eternal Misery”

Usai menjajal respon para metalhead lewat peluncuran CD Demo pada awal 2019 lalu, akhirnya unit brutal death metal asal Kota Pemalang, Jawa Tengah ini makin mantap untuk melampiaskan keberingasannya. Sejak 13 Juni 2020 lalu, Decayed Flesh telah meletupkan album debut penuhnya yang bertajuk “Eternal Misery” via label ekstrim asal Jakarta, Brutal Mind. Proses pengerjaan “Eternal

Musik yang Didengarkan ANDRE TIRANDA (SIKSAKUBUR) Saat #DiRumahAja

Sejak keluarnya himbauan untuk berdiam diri di rumah demi memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus Korona, banyak musisi yang akhirnya terpaksa memutus segala aktivitas luar ruangnya. Tak ada kegiatan latihan, apalagi manggung. Lalu bagaimana mereka memanfaatkan waktu selama berdiam di rumah? Sebagai musisi, tentunya sebagian besar tetap melakukan kegiatan bermusiknya, tanpa harus bertemu satu sama

“Demosick 2020”, Kebrutalan Morfin di Mata VOSPISON

Narkotika atau narkoba selalu menarik untuk diangkat sebagai tema lirik. Tapi yang dilakukan unit cadas asal Malang ini sedikit lebih mendalam. Lewat sebuah rilisan bertajuk “Demosick 2020” yang dilepas via label brutal asal Banjarnegara, Dismembered Records pada 21 Maret 2020 lalu, Vospison menjelaskan efek psikis jika kebablasan menggunakan narkoba di lagu yang bertajuk “Morpheus”. “Di

SEDERAI MUTILATION Memutilasi Hingga ke Spanyol

Sederai Mutilation adalah salah satu ‘solois’ di skena brutal death metal asal Tanah Grogot, Kabupaten Paser (Kalimantan Timur) yang berhasil menembus perhatian panggung internasional. Paling tidak, ‘band satu orang’ yang dimotori oleh Putra Riezky ini telah mencuri perhatian Pathologically Explicit Recordings, sebuah label independen asal Spanyol. Label tersebut lantas mengikat kontrak dengan Sederai Mutilation untuk

Resensi: Yang Menolak Terkubur….

(Artis) Grausig – (EP) Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone – (Prod.) 2019 Disembowel Records Salah satu album cadas paling mengerikan yang pernah dirilis pada penghujung era ‘90an, “Abandon, Forgotten And Rotting Alone” kini telah dibangkitkan oleh sang empunya, Grausig. Didasari banyaknya permintaan untuk menghadirkannya kembali, sekaligus sebagai perayaan dua dekade perilisannya, unit brutal death metal

CEREBRAL EDEMA Kembali Tunjukkan Kebrutalannya

Masih dengan kebrutalan death metal yang groovy, Cerebral Edema kembali menyalak dari belantara Kalimantan. Kali ini lewat sebuah album mini (EP) bertajuk “Feast On Carcasses” via label independen Dismembered Records. Cerebral Edema sendiri adalah sebuah unit one man project dari Banjarbaru, yang hanya dimotori satu orang musisi bernama Muhammad Hasbi Ashshiddieqy. Cerebral Edema yang baru

“Theopobium Excruciation”, Karya Kebrutalan CHALERA Saat Ini

Walau memiliki nama dengan makna yang nyeleneh – semacam umpatan dalam bahasa Padang – namun unit brutal death metal asal Bekasi, Chalera justru mengangkat hal-hal positif dalam uraian lirik-lirik lagunya. Seperti yang mereka tunagkan lewat album debut bertajuk “Theopobium Excruciation” yang sudah dirilis via label independen asal Amerika Serikat, New Standard Elite. “Kami punya konsep