SCARVOID: Perlawanan Prog-Metalcore Nintendo

Usai mengubah namanya tahun lalu, kini ScarVoid mengenalkan konsep metal yang lebih solid di rilisan pertamanya, bertajuk “Fracture” yang meraungkan perlawanan.
scarvoid
SCARVOID (Foto: Regi Lazuardi)

ScarVoid akhirnya memperdengarkan karya lagu rilisan tunggal pertamanya, berjudul “Fracture” pada 30 September 2026 lalu, sejak memutuskan mengubah nama pada 2025 lalu.

Tadinya, unit metalcore/progressive metalcore asal Bandung, Jawa Barat ini mengibarkan nama Sucksturday, yang mulai menggeliat di skena musik cadas pada 2015 silam.

Di fase awal ini, mereka sempat merilis lagu lepas berjudul “Raise Up Your Fist” pada 1 Juni 2022.

Melalui “Fracture”, formasi terkini yang digerakkan vokalis Soni Nugraha, drummer Dicky R. serta gitaris Danny Indra dan Jirei Edward Sinanju meraungkan lagu perlawanan yang lahir dari kemarahan, penindasan dan keberanian untuk tidak lagi berdiam diri.

Dengan energi yang meledak-ledak, lagu ini menggambarkan sekelompok orang yang memilih untuk bersatu ketika dihadapkan pada situasi yang terasa menindas dan tidak adil.

Alih-alih menggambarkan perlawanan sebagai perjuangan sendiri, lagu dengan lirik yang lugas dan intens ini menempatkan solidaritas sebagai sumber kekuatan utama.

Tangan yang mengepal, napas yang dalam dan keberanian untuk membuka mata menjadi simbol bahwa rasa takut dapat dihadapi ketika seseorang tahu bahwa ia tidak sendirian, lalu memilih untuk hidup dengan keberanian.

scarvoid

16th Note

“Fracture” sendiri dilahirkan dari keinginan untuk mencoba riffing gitar yang berbeda dari kebiasaan mereka selama bermain metal. Lalu karena suka dengan lagu tema di Super Nintendo, akhirnya mereka juga memasukkan unsur-unsur instrumen yang biasa ada di Nintendo tersebut.

“Pembuatan lagu ini sebetulnya terhitung cepat, sekitar satu bulan dari semenjak direkam pertama kali. Hanya, kami take ulang di (studio) Reverge supaya maksimal yang memakan waktu sekitar kurang lebih satu minggu,” beber ScarVoid kepada MUSIKERAS.

Terapan riff gitar yang berbeda lantas menjadikan “Fracture” ini unik. Elemen utamanya metal, tapi selain riff gitar, juga ada isian vokal yang agak dibuat lebih penuh.

“Kami fokus pada rhythm section yang agresif berbalas dengan synthesizer, choir-choir khas Super Nintendo menjadi support penting di lagu ini,” seru band ini mempertegas.

Mereka mengakui kebanyakan inspirasinya datang dari kombinasi game Super Nintendo serta musik dari band-band progressive metal mancanegara seperti Periphery, Veil of Maya, Dream Theater hingga Messhugah.

Dari sisi instrumen, ada sosok Jirei yang berperan penting di lagu ini. Tantangan dalam penggarapannya, lagi-lagi lebih didominasi di terapan riff gitar yang mereka akui cukup menguras energi.

“Riff gitarnya memang cukup berbeda dan intens dari kebiasaan kami bermain gitar sebelumnya. Juga lick bass-nya sedikit liar di beberapa part.”

“Untuk drum, banyak (terapan) 16th note yang terkesan mendadak muncul. Untuk vokal kami mengobinasikan scream dan clean voice tinggi dalam lagu ini.”

Usai ‘perkenalan’ di “Fracture”, ScarVoid tentu saja juga tengah menyiapkan rencana yang lebih besar. Dalam waktu dekat, mereka ingin segera merampungkan materi album debut.

“Fracture” adalah salah satu dari seluruh lagu yang sudah dipersiapkan dalam album.

“Untuk progres dapat disebut kurang lebih 85% menuju rampung, karena rekamannya sudah selesai. Tinggal paska produksinya saja.”

Karya rilisan ScarVoid bisa didengarkan di berbagai gerai pemutar musik digital. Termasuk YouTube Music. (@mudya_mustamin/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
vested
Read More

VESTED: Di Antara Metal dan Hardcore

Mencoba menonjolkan karakter yang berbeda dan segar tanpa kehilangan agresivitasnya, Vested kembali menghujam lewat rilisan baru yang menajamkan konsep itu.
dewa gitar
Read More

9 DEWA GITAR di Konser GUNS N’ ROSES Jakarta

Sembilan dewa gitar legendaris tanah air dipilih sebagai amunisi pembuka konser Guns N’ Roses yang bakal berlangsung di Senayan, 21 November 2026 mendatang.
hyper
Read More

HYPER: Keserakahan, Dosa dan Pertobatan

Perpaduan riff yang agresif, groove yang menghantam serta energi khas metalcore 2000-an menjadi bagian penting geberan Hyper di album mini (EP) terbaru.