DREAM THEATER Resmi Gelar Konser 10 Agustus 2022

Para penggemar musik keras – atau khususnya yang haus akan gelaran konser berhawa progresif dari ranah rock dan metal – boleh bersuka cita. Lewat sebuah konferensi pers yang digelar kemarin (29/6), di sebuah hotel di Solo, Jawa Tengah, telah diumumkan secara resmi bahwa unit prog-rock legendaris asal AS, Dream Theater bakal kembali menggelar konsernya di

Libas Kejenuhan, DEVIANT ROGUE Terjun ke Ranah Hardcore

Kebosanan, di banyak kesempatan, justru bisa mengarahkan seseorang atau suatu kelompok untuk melakukan kegiatan positif untuk mengalihkan perhatian dan untuk membuat hidup menjadi lebih bergairah. Seperti yang dilakukan kuartet musisi asal Purworejo, Jawa Tengah ini. Hasil dari kejenuhan mereka akhirnya melahirkan sebuah band berpaham hardcore bernama Deviant Rogue. Berawal saat memasuki 2021 lalu, untuk menutup

Kabar Keras Dunia: Band Rock/Metal Terlaris dalam 40 Tahun Terakhir

Media jajak pendapat, Pollstar.com, kembali mengungkap data terakhir tentang insan musik dunia yang mencatat penghasilan kotor terbesar dari gelaran konser-konsernya. Namun kali ini, merupakan angka rangkuman dari seluruh data yang pernah dicatat Pollstar sejak 1980 silam hingga hari ini. Nah, berikut datanya, yang khusus meneropong penghasilan band-band rock ternama. Yang tertinggi adalah The Rolling Stones,

HUMANIMAL Panaskan “Mercy”, dengan Menggelar Orasi “Rakjat”

Atas nama misi untuk saling mengisi dan menyuarakan aspirasi, unit hardcore berunsur dasar hiphop, Humanimal menggandeng orator yang aktif di YouTube, yakni Peri Sandi Huizche untuk berkolaborasi. Kedua pihak saling bersinergi di lagu rilisan tunggal terbaru Humanimal yang bertajuk “Rakjat”. Sekadar informasi, Peri Sandi Huizche – atau yang akrab disapa Sandi – merupakan seorang penyair

HEARTED Hembuskan Hardcore yang Semakin Muram

Kemuraman di lagu rilisan tunggal sebelumnya, “Mind the Pathetic” kembali dihembuskan oleh unit new school hardcore asal Semarang, Jawa Tengah ini. Di karya rekaman terbarunya yang bertajuk “End”, Hearted melampiaskan kepenatan dan kemarahan dosis tinggi atas keseharian yang tak lagi menyenangkan, bahkan sudah terasa memuakkan. “Dari sebuah proses perenungan cukup lama untuk mendalami sebuah arti

Menolak ‘Tunduk’ pada Pandemi, THIRTEEN Klarifikasi Eksistensi

Paham ‘whatevercore’ makin tegas dieksplorasi oleh kuartet keras asal Jakarta ini. Sekaligus untuk menampik anggapan mereka hiatus, Thirteen pun kembali menggebrak skena lewat lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “Tunduk”.  Apa itu ‘whatevercore’? Ya sesuai arti harafiahnya, ‘whatever’ bermakna ‘terserah’ atau ‘apa pun’. Sementara ‘core’ sendiri berarti ‘inti’. Dalam konteks musik Thirteen, mereka pun memadukan berbagai

Berkonsep Metalcore-Etnik Hibrida, LXDM Lepas “Until the End of Day (Sangu Pati)”

Walau sempat kehilangan gitaris, lalu yang terakhir kibordis, plus terpaan pandemi yang belum benar-benar usai, tidak menyurutkan semangat band metal asal Malang, Jawa Timur ini untuk terus berkarya. Kini, diperkuat empat personel, La Xavier De Mystelltain (LXDM) pun kembali menerjang lewat karya rekaman baru, sebuah lagu rilisan tunggal bertajuk “Until the End of Day (Sangu

Dengan Vokalis Baru, BANGKAR Menyolek ‘Gadis Selatan’

Ingin konsisten di jalur hard rock, plus tekad besar untuk produktif, membuat kuartet rock asal Jakarta ini tak berhenti membakar kalori kreativitasnya. Usai album “Suara Malam” yang dilepas pada awal 2022 lalu, kini Bangkar kembali memecah kuping pendengar rock lewat lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “Gadis Selatan”. Apa yang berbeda di karya terbaru mereka ini?

Kekuatan Baru HEARTFELT Geser Hardcore ke Metalcore

Usai mengenalkan diri lewat lagu rilisan tunggal debut bertajuk “Redzone” lebih dari setahun lalu, unit cadas asal Batam, Kepulauan Riau ini meneruskan momentum eksistensinya. Di karya rekaman terbarunya, “ELI”, mereka hadir dengan konsep musik yang berbeda, juga dengan formasi yang berubah. Terhitung sejak Desember 2021, Heartfelt telah menambah personel di lini gitar, sebelum fokus mengerjakan

Gerakan ROCK IN MY WAY, Satukan Rock dalam Perbedaan

Ketika pandemi menyerang, hampir segala sisi kegiatan perekonomian di Tanah Air meradang. Dan dampaknya juga dirasakan di dunia hiburan, dimana para musisi tidak bisa mendapatkan ijin dan melakukan kegiatan konser atau manggung.  Tapi sebagian musisi, tak ingin menyerah begitu saja. Tommy ‘Exentrix’ Rahmat Sukarno, vokalis dari grup Exentrix, Surabaya salah satunya. Kondisi itu menerbitkan gagasan

Kabar Keras Dunia: ALTER BRIDGE, SLIPKNOT, GOD FORBID, DEEP PURPLE, AEROSMITH, A DAY TO REMEMBER

Tampaknya, aksi panggung SLIPKNOT di Hammersonic Festival 2023 mendatang bakal menjadi bagian dari tur promo album terbaru mereka. Karena pada 30 September 2022 mendatang, gerombolan ‘belatung’ asal Iowa, AS tersebut akan meluncurkan karya album penuh terbarunya yang bertajuk “The End, So Far” via label Roadrunner Records. Penggarapan produksi album tersebut, diproduseri oleh Slipknot sendiri, bersama

Resensi: Lestarikan Artefak Cadas, Rayakan Kiprah 35 Tahun

(Artis) ROXX – (Album) self-titled – (Prod.) 2022 KamarMusik.id & Total Metal Music Oleh @mudya_mustamin Bagi pemuja rock dan metal Tanah Air era awal 90-an, kini boleh bernafas lega. Karena akhirnya, niat merilis ulang album debut ‘self-titled’ Roxx yang kerap juga disebut ‘black album’ sudah terwujud. Diupayakan kehadirannya oleh pihak Roxx sendiri, bekerja sama dengan

Aksi Stoner BURNER Saat Menjadi ‘Generasi Lupa Diri’

Selaras dengan jalan pikiran di tiap-tiap insan membawa nafsu, mengedepankan muslihat palsu, dan sikap mawas diri yang angkuh. Menjadi sebab lupa diri, menguasai diri, menjadikannya sebagai sesembahan baru atas paradigma zaman beserta rupa-rupanya. Seperti itulah proses penggarapan dan implementasi dari buah pikir yang dicurahkan unit stoner rock asal Surabaya, Jawa Timur ini, lewat lagu rilisan

RAW Menghujat Kekerasan Seksual di “What’s Normal”

“When you normalize the things you should be criticizing. Rape, violance, harassment, what’s fuckin’ normal?” Komplotan hardcore punk asal Cipanas, Jawa Barat ini melampiaskan keresahannya terhadap tingginya angka kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual di sekitar mereka, lewat sebuah lagu rilisan tunggal bertajuk “What’s Normal?”. RAW melihat, seolah sudah menjadi hal yang lumrah ketika kekerasan terhadap

ROOTS Pertegas Eksistensi, Kembali Eksplorasi Metal-Reggae di EP

“Saya berambut gimbal karena Max Cavalera dari Sepultura, bukan (karena) reggae, hahaha…!” Sepintas, melihat tongkrongan Bayu Setiawan – atau yang lebih dikenal dengan nama Bayu Roots – memang terlihat seperti seorang musisi reggae. Berambut panjang dan gimbal. Dan memang, ia sempat tergabung sebagai gitaris di Gangstarasta, band beraliran reggae, pada 2005 silam. Tapi sebenarnya, kecadasan

ABRAKADAVER Semakin Brutal di Rilisan “Perkosa”

Usai merilis album berbagi (split) bertajuk “Slit The Throat of Oligarchs” bersama R.K.K. pada akhir Januari lalu, yang lantas diikuti dengan menjalani tur ke beberapa kota, kini Abrakadaver melanjutkan gebrakannya. Kali ini tanpa band tandem, dengan melontarkan karya lagu rilisan tunggal terbaru berjudul “Perkosa”. Karya rekaman tersebut, sekaligus penanda pergantian formasi di lini vokal dan

Konser “DREAMER: Tahta Hitam”, Semangat yang ‘SpektaKiller’!

Walau tadinya tanpa terdorong niat untuk merilis album, rupanya rangkaian keriuhan di kubu Dreamer terus bergulir. Paling tidak, sampai semalam (17/7), kobaran api unit metal berhawa gothic asal Jakarta ini masih menyala, dan bahkan akhirnya sukses menggelar konser tunggal di M Bloc Live House, Jakarta Selatan.  Pertunjukan itu sendiri bertitel “Tahta Hitam”, dan diembel-embeli kalimat

Kabar Keras Dunia: ARCHITECTS, METALLICA, PANTERA, LACUNA COIL, FEAR FACTORY, BEARTOOTH

Sepertinya sedang tren, merilis atau menginfokan perilisan album secara mendadak. ARCHITECTS salah satunya, yang tanpa woro-woro langsung mengabarkan bakal meluncurkan album terbarunya yang bertajuk “The Classic Symptoms Of A Broken Spirit” pada 21 Oktober 2022 mendatang via label Epitaph. Dan pada waktu bersamaan, juga langsung memperdengarkan lagu rilisan tunggal pembuka dari album tersebut, “Tear Gas”.

Resensi: Mempertahankan ‘Kesuraman’ yang Eksploratif

(Artis) Interpol – (Album) The Other Side of Make-Believe – (Prod.) 2022 Matador Records . Gaya pelampiasan lagu yang di banyak kesempatan terdengar ‘kasar’, namun dibalut dengan elemen atmosfirik yang menghipnotis membuat trio rock asal New York, AS ini sekali lagi mampu mempertahankan posisinya, sebagai pejuang kebangkitan post-punk yang selalu layak diperhitungkan hingga hari ini.