12 LAGU METAL TERBAIK INDONESIA 2020 Versi MUSIKERAS

Oleh @mudya_mustamin . Kesuraman yang menyelimuti sebagian besar kehidupan manusia sepanjang 2020 akibat terpaan pandemi, tidak menyurutkan lahirnya karya-karya rekaman metal bertaji. Tidak mudah memilah-milahnya menjadi (hanya) selusin lagu yang menurut kami terbaik di 2020 ini. Tapi setidaknya, karya-karya inilah yang kami anggap paling sukses menggerinda, mengombinasikan kreativitas yang nyaris tak bertepi, orisinalitas, keunikan serta

Jelang “Parrhesia”, LAISSEZ-FAIRE Serukan Hardcore ‘Terbalik’

Kali ini, unit melodic hardcore asal Kota Malang ini ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Lewat single ketiganya, “Terbalik”, mereka memutuskan mengolaborasikan tiga vokalis dengan karakter berbeda, termasuk vokalis Laissez-Faire sendiri. Hasilnya, single dinamis rilisan Samstrong Records tersebut diklaim telah menciptakan sesuatu yang tidak pernah didengar pengikut band bentukan 2012 silam ini sebelumnya. Hingga saat ini,

MORNING SHINE Lestarikan Psychedelic Grunge Lewat “Hilang Ingatan”

Awal April lalu, trio psychedelic grunge asal Jakarta ini baru saja merilis single baru bertajuk “Hilang Ingatan”. Sebuah karya baru yang akhirnya dilahirkan Morning Shine setelah lebih dari enam tahun mengalami paceklik karya rekaman, sejak mereka melepas album berjudul “Dunia Imajinasi”. Album yang berisikan 11 trek, di antaranya “Tragedi”, “Udara Segar” dan “Erupsi” tersebut, tepatnya

TADRICK AND THE WATER Terapkan Dua Sisi Dekade Rock

Referensi dari kekentalan nafas rock era ’90an yang disaling-silangkan dengan alunan psychedelic rock ’70an menjadi kendaraan utama unit rock asal kawasan Pantura ini dalam berkarir di kancah industri rekaman. Usai menancapkan eksistensi awal lewat album mini (EP) bertajuk “Dreams are Not Fantasy” (2019) serta sebuah single berjudul “Inside of Me” (2020), kini Tadrick and The

Abaikan Kompromi, PENNY TOMLIN CIRCUS WAGON Gelar Sirkus Rock

Atas nama kebebasan berkarya seni, duo alternative/post-punk asal Jakarta ini pun akhirnya melampiaskan unek-unek musikalnya lewat sebuah rilisan album mini (EP) bertajuk “Parade Parade” pada awal April 2021 lalu. Ada lima lagu yang gelindingkan, yakni “Anjing & Babi”, “Kucing Kampung”, “Ruang Imajinasi (The Intro of Dinadi)”, “Dinadi” dan “Anjing & Babi (Acoustic Demo)”. Sebelumnya, kegamangan

EASTERN TRAFFIC Umbar Kisah Kematian, Setelah Terlahir Kembali

Eastern Traffic kembali menggelorakan karirnya di skena musik Tanah Air, khususnya di Yogyakarta. Tidak dengan persiapan setengah matang, namun datang dengan amunisi baru berupa sebuah album baru bertajuk “Innocent Moves” yang rencananya bakal dilepas via Species Music, pada November 2021 mendatang. Dan sebagai gerbang pembuka, band yang sempat vakum selama tujuh tahun tersebut telah meluncurkan

SEMPRE AMORE Semburkan Dark Hardcore yang ‘Kasar’ dan ‘Kotor’

Walau baru resmi dikibarkan pada 11 November 2020 lalu, di tengah gejolak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tapi Sempre Amore langsung bergerak cepat memanfaatkan masa ‘status quo’ untuk melahirkan karya lagu perdananya.   Geliat band ini dimulai dari ide gitaris Fernando Yehezkiel Arthur Mamangkey a.k.a. Yeski (Second Sight) dan vokalis Sahwana Shugra a.k.a. Awank

HAWTHORN Kubur Radicalism, Lalu Menerjang dengan Konsep Baru

Usai menanggalkan nama sebelumnya, Radicalism, unit hardcore asasl Bekasi ini langsung menerjang lewat single debut bertajuk “Leave”. Sebuah ekspresi yang dilampiaskan saat berada dalam kekecewaan, namun di saat bersamaan masih tersimpan harapan, yang akhirnya membentuk dilema dan kegelisahan.  Dalam penggarapan “Leave”, Hawthorn – nama barunya – mencoba menggaet salah satu vokalis dari unit Hardcore asal

BOOM BOOM CAR Tegaskan Eksplorasi di Ranah Alternative/Stoner Rock

Berawal dari sebuah acara jamming pada akhir 2018 lalu, unit rock eksperimental asal Malang, Jawa Timur ini ini akhirnya menemukan kesamaan visi dalam mengembangkan keahlian bermusik. Walau sering bertentangan alur, pendapat, serta beberapa kali terjadi pergantian personel, namun Boom Boom Car akhirnya bisa diwujudkan dalam formasi tetap pada pertengahan 2019. Dan terbukti, hanya butuh beberapa

THE MELTING MINDS Rapalkan Kisah Epik Legenda Kejawen

Unit rock asal Yogyakarta, Jawa Tengah ini merupakan kelompok eksperimen imajinasi, yang baru saja merilis single keduanya, berjudul “Possessing The Witch” melalui label independen mereka sendiri, Boneless Records. Sebelumnya, band yang tercipta dari ketidakaturan yang teratur pada 2020 lalu, oleh vokalis dan gitaris Slinky Bones, gitaris Ahmad Tubagus, multi-instrumentalis Dhandy Satria, bassis Restu Prabawa, synth/singer

Unit Hardcore RIGHTING WRONG Visualisasikan “Tragedi Fantasi”

Di saat cuaca tak menentu, di tengah pandemi, dan juga pasca ditinggalkan salah satu personelnya, Righting Wrong harus kembali memutar otak untuk terus bergerak. Salah satu yang berhasil tereksekusi adalah ide untuk proses pembuatan video klip lagu “Tragedi Fantasi” yang sempat tertunda untuk beberapa waktu.  Berbeda dibanding pengerjaan video klip mereka sebelumnya yang berjudul “Born

RAGE OF CALIBAN Semburkan Darah Segar Menuju EP “Iridescence”

Gerbang menuju perilisan album debut berformat EP bertajuk “Iridescence” telah dibuka oleh Rage of Caliban lewat sebuah single menggelora berjudul “Sirius”. Secara resmi telah tayang di kanal YouTube sejak pertengahan Maret 2021 lalu, sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan personel baru, Wisnu Murti C. S. yang menjadi tandem Harlend Apriyanto S. di departemen gitar, sambil juga

THURSDAYRIOT Lepas “Kognisi” yang Lebih Modern

Unit metal asal Bandung ini kembali melepas karya rekamannya. Sebuah single terbaru bertajuk “Kognisi”, yang dirilis untuk menghadirkan visibilitas pada sebuah hubungan antara kepercayaan, pengetahuan dan perilaku.  Dalam penggarapan single terbarunya ini, Thursdayriot juga melibatkan mantan personelnya, yakni dramer Iqbal yang pernah menghuni band tersebut periode 2011-2016 serta gitaris Fahmi (2008 – 2012). Iqbal sendiri

Usai ‘Menepi’, ZUES Cetuskan “Blacklist” yang Gahar Hari ini

Keras, memacu adrenalin, anthemic, namun tetap easy listening. Itulah target utama Zues, unit cadas asal Yogyakarta yang baru saja merilis single terbarunya sejak ‘menepi’ dari bilik rekaman, usai perilisan album “Buka Mata Buka Telinga” pada 2005 silam. Tapi ‘pertapaan’ yang mereka jalani akhirnya terbayarkan. Single baru Zues yang bertajuk “Blacklist” menunjukkan pengembangan konsep musikal yang

Album Baru DEVOURED Menukik ke Death Metal Kelam

Keberingasan brutal death metal kini sedikit dilenturkan oleh unit cadas asal Yogyakarta ini. Selepas debut album “The Lost Kingdom” yang dirilis pada 2013 lalu, yang lantas dilanjutkan menjalani tur ke berbagai kota di Indonesia, Devoured sampai pada pemikiran baru. Mereka meramu sebuah gagasan yang mengakibatkan pergeseran di konsep musiknya. Seperti yang mereka tuangkan di album

Dari Batam, HEARTFELT Bakar Zona Merah Hardcore

Terinspirasi akan situasi politik di Tanah Air saat ini, dimana oknum pejabat korupsi, serta yang menggunakan kekuasaannya untuk menekan masyarakat, maka unit cadas asal Batam, Kepulauan Riau ini pun melampiaskannya lewat karya rekaman single debut berrtajuk “Redzone”. Makna lagu yang menghadirkan vokal tamu dari Dhenaldi Savirio (Divide) tersebut, adalah untuk menyadarkan generasi muda untuk peduli

KOMPILASI VIKING Dibangkitkan, Serukan “Melawan Rasis”

Tujuh belas tahun lamanya tertidur, akhirnya proyek album “Kompilasi Viking” yang digagas sebagai bagian dari dukungan perjuangan tim sepakbola Persib dari Bandung, Jawa Barat kembali dibangkitkan. Dua rilisan serupa sebelumnya, “Kompilasi Viking Vol.1” dan “Kompilasi Viking Vol. 2” masing-masing diedarkan pada 2002 dan 2004 silam. Tapi kali ini, pesan-pesan yang terkandung di lirik lagu-lagu di

Lewat Debut “Discourse”, F.R.A.N.K Rambah Ranah Metal

“Meskipun terdiri dari tiga personel, kami sepenuhnya tidak memiliki niat menjadi seperti Nirvana atau band grunge lainnya. Bahkan sebenarnya, musik kami sekarang banyak terinspirasi dari band legenda seperti Metallica dan Megadeth!” Sebuah klarifikasi yang sangat tebal dari unit hard rock asal Bandung ini, demi menghindari salah paham terhadap konsep musikalnya. Karena memang – seperti yang

Era Baru GENOCIDE Menuju “Your Deathwish No Longer Exists” Dimulai

Ya, era baru unit death/grind metal asal kota Yogyakarta ini telah menggelegak. Kali ini mengumbar unsur black metal serta post-rock yang terkadang berubah menjadi teknikal, lewat single gahar nan gelap bertajuk “The Rise of Death Gospel”. Lagu ini mengantar para pemuja gempuran distorsi liar menuju persiapan penyambutan album “Your Deathwish No Longer Exists” yang akan

Resensi: Cabikan Teror Berdarah untuk Penganiaya Fauna

(Artis) Vox Mortis – (Album) Avignam Jagat Samagram – (Prod.) 2021 Cerberus Productions/Demajors Selusin lebih raungan penjemput ajal – khususnya ditujukan kepada para penindas hewan – telah dilampiaskan oleh pasukan cadas asal Jakarta ini. Judul album diartikan ‘semoga selamatlah alam semesta’, diambil dari bahasa Sanskerta, dan juga dikenal sebagai motto atau semboyan dari badan pencarian

Kubur CAPTAIN JACK, kini ZIMA Kibarkan Single “Sisi Gelap”

“Captain Jack tidak bubar, Captain Jack masih ada. Hanya saja kami berempat mengundurkan diri kemudian membentuk ZIMA. Penyebabnya, terlalu komplek dan panjang untuk dijelaskan. Secara singkat, penyebabnya karena sudah waktunya untuk pecah!” Kalimat yang dikirim ke MUSIKERAS di atas terlontar dari empat musisi yang pernah menjadi pondasi utama Captain Jack, band rock asal Yogyakarta. Keempatnya