Ini Wajah Baru LAST GOAL!, Lebih ‘Gelap’ dan Maskulin

Last Goal! Party akhirnya bergolak lagi. Kali ini mengibarkan nama yang dipersingkat menjadi Last Goal! saja. Lalu, juga dengan kekuatan formasi terbaru; Fahrizal ‘Jal’ Achmad (vokal), Daniel ‘Asido’ Asido (gitar), Vallian ‘Val’ Hanjani (gitar) dan Ramadhyan ‘Beck’ Beckham (dram), unit electrocore asal Jakarta ini melepas album baru bertajuk “Back In Time Black Edition” (#BITBE).

Ya, sesuai judulnya, karya rekaman ini memang mengacu ke album mereka sebelumnya, yakni “Back In Time” yang dirilis pada 2016 silam. Tepatnya, “Back In Time Black Edition” yang beramunisikan 10 trek tersebut memang merupakan karya daur ulang dari materi album tadi, plus beberapa single sebelumnya seperti “Did You Know”, “Let It Burn”, “Aku, Kau Mereka”, “Bersama Mereka”, “Wild and Free”, “Find You”, “Too Late”, “Not Perfect”, “The One” (akustik) dan “New World” (akustik).

Perubahan signifikan tentunya terletak pada bagian vokal yang sekarang digawangi oleh Jal dengan suara khasnya. Jal yang tadinya berdiri di lini gitar adalah satu-satunya personel asli sekaligus ‘otak’ utama Last Goal! yang masih bertahan. Tentunya, konsep terkini band bentukan Maret 2013 ini terlepas dari karakter sebelumnya yang selalu diisi vokalis wanita. Tercatat, posisi itu sebelumnya sempat diisi oleh Mustika Kamal, Gadisya Jasmine dan Trianita Azizah.

Di luar urusan vokal, band yang pernah menjalani tur Asia dengan mengunjungi beberapa negara seperti Malaysia, Singapura dan Jepang, serta sempat pula menjadi band pembuka konser band rock dunia seperti Neckdeep, Attila dan Secrets ini juga menebar penyempurnaan dari sisi instrumentasi serta nuansa (vibes) di “Back In Time Black Edition”. Mereka mengklaim, kali ini dibangun dengan pendekatan musikal yang lebih ‘gelap’ dan maskulin.

“Karena album kali ini merupakan sebuah jembatan menuju album berikutnya yang bakal dirilis pada September dengan tajuk ‘Rebuilt. Recovery. Rebirth’. Untuk referensi kami full experiment yang nantinya juga banyak kami tumpahkan di album berikutnya. Sejauh ini penggarapan album baru (sudah mencapai) 50% karena masih mencari segi musikalitas yang berbeda, yang tetap mencerminkan musik Last Goal! itu sendiri,” beber Last Goal! kepada MUSIKERAS, ungkapkan alasannya.

“Back In Time Black Edition” sendiri digarap Last Goal! selama kurang lebih sebulan. Dalam menjalani prosesnya, para personelnya mengaku tidak menemukan kesulitan berarti. Saat ini, “Back In Time Black Edition” sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital seperti Spotify, iTunes dan Deezer. (mdy/MK01)

.

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
majnun
Read More

MAJNUN: Demo yang Kasar dan Mentah

Kini Majnun menjalani rangkaian Manjadda Wajada Tour 2026 untuk memaksimalkan gaung rilisan terbarunya, bertajuk “Demo 2026” yang kasar dan mentah.
ocean
Read More

OCEAN: Lebih Liar, Gelap dan Brutal

Narasi konfrontatif terhadap kemunafikan, doktrin dan praktik keagamaan menjadi sorotan OCEAN di karya terbarunya, sambil membawa warna musikal berbeda.
repton
Read More

REPTON: Naik Kelas di “Slam On Air”

Menegaskan konsep musiknya yang ‘abu-abu’, Repton meluncurkan album penuh kedua, “Slam On Air” yang dirancang untuk menghantam dada, tanpa kompromi.