“Justice”, lagu rilisan tunggal karya penggeber metalcore modern asal Makassar, Sulawesi Selatan yang telah diluncurkan pada akhir 2022 lalu, akhirnya mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan dalam format video musik. Pihak Samum, sekaligus ingin memvisualisasikan pesan yang mereka sampaikan di lagu tersebut, menggambarkan sebuah makna keadilan. Sebuah ekspresi keresahan secara personal yang dialami oleh vokalisnya, terhadap kehidupan, dunia, dan juga kondisinya saat mendapatkan perlakuan yang negatif dari lingkungannya.
Karya video musik tersebut diproduksi oleh Resolusi Audio Visual dan diarahkan langsung oleh Ifan Adhitya, seorang sutradara dan juga DOP dari video-video musik milik beberapa band, diantaranya seperti Frontxside dan Dead of Destiny (Makassar) dan Pindo (Surabaya).
Di karya video musiknya kali ini, Ifan menceritakan kolase momen peperangan yang tidak adil terhadap warga sipil yang terkena dampak. Adegan yang menampilkan vokalis Samum, M Amier Yudhistira S aka Dede sebagai pemeran utama.
Lagu “Justice” sendiri menjadi pembuka, nomor pemanasan menuju sebuah album yang kini tengah digodok oleh Dede, Supriadi (gitar), Aryadi B. (bass) dan Kiki Eka Hardianto (dram). Mereka mulai menggarapnya pada Desember 2021 lalu, dan merilisnya via label naungan mereka sendiri, Atonality Records. Menurut uraian pihak Samum kepada MUSIKERAS, penggarapan “Justice” menghabiskan waktu yang cukup lama.
“Karena kesibukan dari personel masing-masing yang membuat proses pengerjaannya itu memakan waktu setahun lebih,” kata mereka, menegaskan.
Namun dari sisi peracikan musiknya, Samum menyebut “Justice” berbeda dibanding konsep yang diterapkan di materi lagu “Delusi”, “More Perverse” serta lagu-lagu lainnya yang termuat di album mini (EP) “Amun-Ra”, rilisan 22 Oktober 2021. Terutama di pemilihan karakter suara gitar dan vokal.
“Kami ingin sedikit berbeda untuk pengerjaan album dibanding EP sebelumnya. Kali ini dibuat lebih berenergi penuh agar para pendengar musik metalhead di luar sana bisa merasakan apa yang disampaikan pada single ‘Justice’ ini. Di album ‘Amun-Ra’, hampir semua materinya agak ngebeat dan lebih nge-dark-lah istilahnya. Dari segi lirik juga lebih menyinggung ke persoalan politik dan kekacauan yang disebabkan oleh pemerintah, pandemik dan lain-lain. Beda sekali dengan single ‘Justice’ ini, dari segi lirik lebih ke pengalaman pribadi. Musiknya juga lebih ke metalcore modern.”
Ketika meracik formula musiknya, para personel Samum banyak mendengarkan materi musik dari band-band cadas dunia masa kini seperti Wage War, Polaris hingga Erra. “Kami juga ingin mencoba untuk membuat metalcore yang lebih modern lagi,” seru mereka.
Langkah berikutnya setelah melepas video musik “Justice” sejak 21 Juli 2023 lalu, Samum yang resmi terbentuk pada Agustus 2019 ini bakal segera masuk studio lagi untuk melanjutkan penggarapan album penuhnya. Menurut mereka, beberapa materi sudah rampung, dan harapannya bisa segera diluncurkan ke publik metal tahun ini juga. (mdy/MK01)
.
.