Arch Enemy akhirnya menjawab teka-teki tentang siapa vokalis terbarunya. Pada 19 Februari 2026, raksasa melodic death metal asal Swedia tersebut meluncurkan lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “To The Last Breath” yang menghadirkan suara vokalis terbarunya untuk pertama kalinya.
Adalah Lauren Hart, yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis Once Human, band melodic death metal yang dimotori gitaris Logan Mader (Machine Head). Selain itu, ia juga pernah terlibat di Divine Heresy, band proyekan Dino Cazares (Fear Factory) serta menjadi vokalis tamu di unit power metal asal AS, Kamelot.
Vokalis Arch Enemy sebelumnya, Alissa White-Gluz mengumumkan pengunduran dirinya pada 23 November 2025 lalu, setelah menghabiskan waktu selama 12 tahun bersama.
Sepanjang periode itu, Alissa yang awalnya bergabung menggantikan Angela Gossow pada 2014 silam, telah terlibat di penggarapan album “War Eternal” (2014), “Will To Power” (2017), “Deceivers” (2022) dan “Blood Dynasty” (2025).
Saat ini, Arch Enemy diperkuat gitaris Michael Amott, dramer Daniel Erlandsson, bassis Sharlee D’Angelo dan gitaris Joey Concepcion. Formasi ini – beserta Alissa – sempat manggung di Bali United Studio, Jakarta Barat pada 23 Mei 2024 (baca liputannya di sini).

Logo Baru
Album ke-10 Lamb Of God, “Into Oblivion” bakal dilepas ke ranah publik metal mulai 13 Maret 2025 lalu via label Century Media Records dan Epic Records.
Di karya terbarunya ini, masih tetap mengedepankan ciri khas mereka, namun sekaligus merambah eksplorasi baru secara musikal.
“Rasanya seperti kami telah sampai pada titik dimana hampir tidak ada lagi batasan kreativitas bagi kami,” ujar gitaris Mark Morton lewat siaran pers resminya.
“Selama 25 tahun, kami telah menyaksikan musik metal berevolusi dan melewati begitu banyak siklus. Kami berada tepat di tengah-tengah—menjadi bagian darinya—yang memberi kami sudut pandang yang sangat luas.”
Di banyak bagian dalam album barunya, Mark mengakui, bahwa mereka menggunakan rekaman-rekaman awal sebagai katalis untuk menciptakan musik yang terasa modern dan segar, namun tetap merayakan semangat asli band ini.”
Mark, vokalis Randy Blythe, gitaris Willie Adler, bassis John Campbell serta dramer Art Cruz menjalani proses seleksi yang ketat saat menulis materi untuk “Into Oblivion”.
“Sangat penting bagi kami semua untuk merasa bahwa kami memiliki sesuatu yang unik dan inspiratif untuk ditawarkan,” seru Mark kembali meyakinkan.
“Into Oblivion” sendiri memuat 10 lagu baru – termasuk “Sepsis” yang menjadi unggulan pembuka – plus satu trek bonus dengan total durasi selama 39 menit, 16 detik.
Album ini juga sekaligus menandai penggunaan logo baru dari band asal Richmond, Virginia (AS) bentukan 1994 silam ini.
(*/MK04)