SWORD OF SCREAM Rilis Single Deathcore Rasa Metalcore

“Tidak ada satu manusia pun yang tidak memiliki potensi dalam dirinya. Semua sama, tidak ada yang jauh lebih baik. Yang ada hanya mereka yang mau keluar dari kegelisahan dan keterpurukan dan terus berusaha.”

Itulah inti pesan moral yang ingin disampaikan Sword of Scream lewat karya rekaman perdananya, yang bertajuk “Vana Illusion”. Unit deathcore asal Malang tersebut telah meluncurkan singlenya itu sejak 12 Juni 2018 lalu, sebagai bentuk support mereka untuk seluruh rekan mereka yang merasa sedang mengalami keterpurukan.

“Kami ingin mengajak mereka semua melakukan hal yang sama dalam hidup untuk menjadi manusia yang lebih baik, setiap orang bisa melakukan itu,” seru pihak band, kepada MUSIKERAS.

Proses rekaman “Vana Illusion” sendiri digarap Ivan (vokal), Chris (dram), Reffy (gitar) dan Syam (bass) di Cave Studio, sebuah studio rekaman rumahan milik salah satu jebolan Ikabama UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), sebuah unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang juga menaungi Sword of Scream. Keseluruhan proses dilakukan selama tiga hari, yang baru dimulai di penghujung bulan puasa sehingga mereka harus sesegera mungkin merampungkannya. “(Karena) Semua personel kami bukan asli Malang, dan kami juga (melakukannya) di tengah-tengah kesibukan kuliah yang padat!”

Untuk olahan musiknya, deathcore rasa metalcore menjadi pilihan yang ideal buat para personel Sword of Scream untuk melampiaskan ekspresi kreatifnya. Karena menurutnya, mereka ingin mencoba gebrakan berbeda di skena musik di Malang lewat geberan riff-riff yang catchy. Band-band luar seperti Whitechapel, Chelsea Grin, Thy Art Is Murder, Oceans Ate Alaska hingga As I Lay Dying adalah sebagian sumber referensi Sword of Scream.

“Keistimewaan deathcore sendiri terletak pada breakdown-nya yang bikin orang menggangguk-anggukkan kepala. Kami mencoba membuat suatu ciri khas yang berbeda pada genre tersebut.”

Sword of Scream terbentuk pada November 2017 lalu, yang diawali formasi Ivan, Reffy, Chris dan Agung (gitar). Namun karena kesibukannya, Agung terpaksa mengundurkan diri. Lalu saat menggarap single “Vana Illusion”, ketiga personel yang tersisa merekrut Syam untuk mengisi lini bass. Sementara untuk penampilan panggung, Sword of Scream menambahkan seorang gitaris additional untuk memperkaya soundnya. (Mdy/MK01)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *