Kebrutalan ”Diethlamide”, Cara VOSPISON Patahkan Stigma Negatif Narkoba

Kampanye tentang efek psikis jika kebablasan menggunakan narkoba yang dikoarkan unit brutal death metal asal Malang, Jawa Timur ini, sejak 2018 lalu terus berlanjut. Pada Maret 2020 lalu, Vospison sudah memanaskannya lewat dua komposisi brutal bertajuk “Morpheus” dan “Psylocybin Hypochondriasis”, yang terkemas dalam paket rekaman bertajuk “Demosick 2020”, rilisan Dismembered Records. Kini, sebuah album debut

Setelah Satu Dekade, EXTREME DECAY Menggerinda Lagi

Komposisi grindcore kebanyakan dibangun dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Dalam waktu sesempit itu, bagaimana kiat merekonstruksi kebisingan yang sesuai dengan standar yang diinginkan oleh band pelantunnya? Unit cadas senior asal Malang ini punya jawabannya. Extreme Decay malah menganggap kondisi itu sebagai sebuah keuntungan. Lagu bertempo pendek itu baik karena jika yang dengar menyukainya, mereka selalu bisa

Kali Ini, BABIRUSA Geber Distorsi ke Alam “Gaib”

Walau sempat terhadang pergantian vokalis serta terpaan pandemi Covid-19, unit crossover thrash metal asal Malang, Jawa Timur ini tidak kehilangan kebuasannya. Tanpa ampun, kini Babirusa menyeruduk publik metal Tanah Air lewat karya album debut mereka yang berjudul “Gaib”. Ada delapan trek liar nan mematikan, yang disuguhkan dengan tempo cepat khas dari Babirusa. Termasuk di antaranya

COLDERRA Lanjutkan Gairah Power Metal dengan Formasi Baru

Band berkarakter power metal asal Malang, Jawa Timur ini nyaris tidak terdengar gaungnya, sejak merilis album perdana “Quantum Imagination” pada pertengahan 2018 silam. Ya, mereka memang sempat vakum. Beberapa tahun belakangan, vokalis Iwan Ruby Sasmita mengakui, lumayan banyak proyek sampingan serta pekerjaan lain di luar musik yang harus ia selesaikan sehingga membuat Colderra terlambat membuat

‘Pengkhianatan’ AVERMENTS dalam Balutan Post Hardcore/Melodic Hardcore

Satu lagi band yang mencoba bertahan dari kejemuan pandemi Covid-19, lalu menggelegak, memanas untuk segera melahirkan karya-karya musik berdistorsi panas sebagai pelampiasan kreativitas. Terbentuk pada Januari 2020 lalu, sindikat post-hardcore/melodic hardcore asal Kota Malang, Jawa Timur ini tercatat telah memulai gebrakannya lewat single sarat amarah, “Realize the Sin” pada Desember 2020 lalu. Dan tak butuh

“7MM”, di Bawah Todongan Magnum TAKE A STAB

Kuartet hardcore/punk asal Kota Malang, Jawa Timur ini mengeksekusi momentum dengan baik. Adanya perubahan formasi menggiring Take A Stab ke sebuah pergeseran konsep musik, yang berujung pada sebuah single membara bertajuk “7mm”. Karya rekaman tersebut sudah dirilis di berbagai kanal sejak 20 April 2021 lalu, via sebuah label independen yang juga berasal dari Malang, Thronekill

Jelang “Parrhesia”, LAISSEZ-FAIRE Serukan Hardcore ‘Terbalik’

Kali ini, unit melodic hardcore asal Kota Malang ini ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Lewat single ketiganya, “Terbalik”, mereka memutuskan mengolaborasikan tiga vokalis dengan karakter berbeda, termasuk vokalis Laissez-Faire sendiri. Hasilnya, single dinamis rilisan Samstrong Records tersebut diklaim telah menciptakan sesuatu yang tidak pernah didengar pengikut band bentukan 2012 silam ini sebelumnya. Hingga saat ini,

BOOM BOOM CAR Tegaskan Eksplorasi di Ranah Alternative/Stoner Rock

Berawal dari sebuah acara jamming pada akhir 2018 lalu, unit rock eksperimental asal Malang, Jawa Timur ini ini akhirnya menemukan kesamaan visi dalam mengembangkan keahlian bermusik. Walau sering bertentangan alur, pendapat, serta beberapa kali terjadi pergantian personel, namun Boom Boom Car akhirnya bisa diwujudkan dalam formasi tetap pada pertengahan 2019. Dan terbukti, hanya butuh beberapa

NOOSE BOUND Perdalam Kombinasi Hardcore-Metalcore di “Lost In The Plot”

Menyambut tahun baru, sekaligus membuka jalan menuju perilisan album debut Noose Bound yang bakal digeber pada pertengahan 2021, unit cadas asal Malang ini pun meluncurkan single terbarunya yang bertajuk “Lost in the Plot”. Sebuah karya rekaman baru yang menerapkan konsep hardcore berbeda dibanding dua single sebelumnya, “Paint Me Red” dan “The Needle”. “Menurut kami pribadi,

“Secret Showcase” dan Post-Hardcore di Mata MIKA

Banyak cara untuk menjaga kewarasan selama menjalani masa pandemi yang sudah berlangsung hampir setahun. Seperti yang dilakukan unit post-hardcore asal Malang, Jawa Timur ini. Sambil memanaskan mesin kreativitasnya untuk merampungkan materi album yang rencananya bakal dirilis tahun ini, mereka pun melampiaskan sebuah konten berformat live session bertajuk “MIKA – Secret Showcase” yang bisa disaksikan via

ELIMINATOR Geber Sarkasme Heavy Thrash Metal di “Keparat”

Lewat pesan-pesan di lirik yang dibalut geberan keberingasan heavy thrash metal, unit cadas asal Malang, Jawa Timur ini ingin menghapuskan, atau menyingkirkan orang-orang yang berpikiran dangkal. Itulah visi mereka dalam bermusik, serta alasan memilih “Eliminator” sebagai nama band. Setidaknya itu juga tergambar dari single terbaru mereka yang bertajuk “Keparat”. “Melodi gitar dan ritem sangat mendalami

RUANG KENDALI Menghantui dengan Notasi Rock Repetitif

Berbahan bakar nuansa muram, dengan rayapan vokal dingin menusuk serta lirik yang merasuk ke dalam aransemen repetitif menghantui, “Reprise” menjadi perkenalan yang baik bagi unit rock pendatang baru dari Malang, Jawa Timur ini. Ruang Kendali menghidupkan nuansa alternative rock era ‘90an sampai awal 2000an dengan sentuhan notasi yang akrab dengan telinga pendengar muda. Benang merah

TIRANT: “Benang Merah Kami Adalah Rock yang Fresh!”

Unit rock asal Malang, Jawa Timur ini merilis karya rekaman album perdananya, “Anomali” di tengah pandemi, tepatnya pada 13 November 2020 lalu. Ya, kenapa tidak? Karena menurut Tirant, justru di masa inilah konsumsi orang-orang terhadap internet sangat meningkat. “Dalam masa pandemi memang semua serba berubah. Termasuk pola konsumsi musik. Masyarakat punya pola baru untuk merasa

BLACKSWAN: “Kami Mengamalkan Perintah Al-Qur’an!”

Musik hanyalah musik. Sebuah ‘kendaraan’ untuk memuat pesan, untuk disampaikan kepada tujuan atau khalayak. Dalam konteks yang diterapkan unit cadas asal Malang ini, mereka memilih metalcore sebagai sarana pelampias misi dan visinya dalam bermusik, sekaligus berdakwah.    Seperti yang mereka terapkan di single-single yang pernah dirilis, seperti “Masif Infotainment”, “Malhamah Kubra”, “Trump” dan juga “Anti

SHELLIN: “Progressive Rock Istimewa karena Unsur Eksplorasinya.”

Berkubang di kedalaman riak musik progresif memberi kepuasan tersendiri bagi unit penganut progressive rock asal Malang, Jawa Timur ini. Karena secara definisi dan prakteknya, genre progresif memberikan kebebasan yang sangat luas bagi mereka dalam bereksplorasi. Sebuah kemerdekaan sebagai musisi, yang akhirnya bisa mereka lampiaskan secara nyata di album rekaman perdananya yang bertajuk “Bhaskara”. “Secara garis

EXCROWDED Lepas dari Keterpurukan “Under The Trapped”

Pejuang hardcore asal Malang, Jawa Timur ini menyebut kehadiran mereka sebagai nafas baru yang mampu memberikan warna untuk skena hardcore independen di kotanya, lewat paduan gaya oldschool dan modern. Sebuah formula yang telah mereka tandaskan lewat album “Self Control” rilisan Juni 2020 lalu, serta sebuah visualisasi dari single “Under the Trapped” yang telah tayang di

BABIRUSA Pertegas Racikan Crossover Thrash di Single Terbaru

Thrash metal, bagi sebagian metalhead, mungkin mulai terdengar usang dengan cakupan penggemar yang semakin terbatas. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, namun kuartet dari Malang ini terbilang keras kepala dan menolak untuk punah. Di mata mereka, crossover thrash metal yang menjadi kitab utamanya justru menggelar ruang eksplorasi yang lebih lebar. “Yang membuat crossover thrash metal menjadi

“Relocate The Fate” adalah Terkaman ‘The New SHARKBITE’

Deretan lagu “Real is Rare”, “Malignance” serta single “Shallow Proof” yang telah dialirkan ke publik musik keras sejak sekitar enam bulan lalu akhirnya sampai ke muaranya. Pada 22 Agustus 2020 lalu, karya album bertajuk “Relocate the Fate” yang antara lain memuat lagu-lagu tadi telah dirilis resmi via kerja sama Disaster Records dan Maternal Disaster. Selain

Wajah Baru DEMONIC MASSACRE, Beringas dan Pekat

Usai tidur panjang dari pergolakan skena musik keras, akhirnya unit blackend deathcore asal Malang ini memutuskan bangkit dari pembaringannya yang nyaman. Tanpa basa-basi, Demonic Massacre langsung menggebrak lewat single debut bertajuk “Paradogma”, dimana band yang terbentuk pada November 2016 ini melampiaskan keresahan mengenai keadaan sekarang yang dipenuhi kebohongan demi kebohongan serta provokasi yang memperalat dogma

GAGAL GINJAL Cegat Kegagalan, Muntahkan “Modern Age”

Usai puasa karya selama dua tahun, kini unit punk rock asal Kota Malang, Jawa Timur ini kembali bergolak, dengan merilis sebuah single berdistorsi tinggi bertajuk “Modern Age”. Single tersebut juga menandakan berlanjutnya proses pengerjaan album kedua mereka yang telah tertunda karena hengkangnya sang dramer. Secara umum, “Modern Age” sekaligus bercerita tentang deklarasi Gagal Ginjal sebagai

FASIK Serukan “Arise” Sebagai Peringatan Perang Akhir Zaman

Perang akhir zaman akan terjadi. Tanda-tanda kiamat telah tampak di depan mata, apalagi dengan adanya wabah virus corona yang semakin menunjukkan bahwa manusia sedang melangkah menuju ke fase terakhir kehidupan. Kini saatnya untuk bangkit mempersiapkan kedatangan hari akhir. Itulah inti dari geraman lirik yang dicecarkan oleh Fasik lewat single terbarunya, “Arise”. Karya rekaman yang menghadirkan

APATRIDES Menolak Mentok, Jajal Live Session

Karena menolak energi kreativitasnya terhenti di kala pandemi, unit hardcore punk asal Kota Malang ini pun menggarap video live session dan menayangkannya di kanal YouTube. Sebagai pembuka, Apatrides menyodorkan video lagu “Wreck Em’ All “ sebagai persembahan awal. Rencananya, akan ada empat track yang bakal mereka unggah secara berkala selama tiga minggu ke depan. “Kami