Gerbang menuju perilisan album debut berformat EP bertajuk “Iridescence” telah dibuka oleh Rage of Caliban lewat sebuah single menggelora berjudul “Sirius”. Secara resmi telah tayang di kanal YouTube sejak pertengahan Maret 2021 lalu, sekaligus sebagai ajang untuk memperkenalkan personel baru, Wisnu Murti C. S. yang menjadi tandem Harlend Apriyanto S. di departemen gitar, sambil juga mengemban tugas di lini clean vocal.
Pada awalnya, “Iridescence” dicanangkan oleh Harlend, Wisnu, Yohanes Bintang Pamungkas (vokal), Daniel Crist (bass) dan Restu Widyatmoko (dram) untuk menjadi album penuh, namun di tengah jalan diputuskan berubah menjadi EP (album mini).
Khusus proses pembuatan “Sirius” yang dimulai sejak akhir tahun lalu, kepada MUSIKERAS, band metalcore/deathcore asal Yogyakarta, Jawa Tengah ini mengungkapkan mereka butuh waktu lumayan lama karena mayoritas personel sudah bekerja dan sering kali terkendala waktu untuk bertemu. Selain itu, ada beberapa bagian di aransemen yang mengalami perubahan.
Eksekusi rekaman “Sirius” serta materi EP “Iridescence” dilakukan di studio rekaman rumahan, Caliban Record milik Harlend. Termasuk tahapan pemolesan mixing dan mastering. Pengolahan musik “Sirius” sendiri merupakan gabungan dari ide para personel yang mempunyai latar belakang genre yang berbeda. Semua ideologi musik digabungkan menjadi satu untuk lagu “Sirius” maupun untuk EP “Iridescence” keseluruhan.
“Untuk referensi terbaru, Rage of Caliban mengambil contoh dari band seperti Polaris, Currents, Architects, Northlane dan Thornhill,” ujar Rage of Caliban kepada MUSIKERAS membeberkan referensi musikalnya.
.
.
Sebelum “Sirius” sendiri, Rage of Caliban yang telah menggeliat di skena sejak Juli 2015 sudah pernah merilis single “Loneliness” dan “Patriot”. Namun keduanya tidak bisa dimasukkan di paket EP “Iridescence” karena tidak adanya keterkaitan tema. Disamping itu, perubahan formasi juga membuat konsep musikal ikut bergeser.
“Selain personel, tuning dari semua lagu juga berbeda. Untuk lagu ‘Sirius’ serta EP ‘Iridescence’ ini menggunakan tuning Drop G#, sedangkan di lagu ‘Loneliness’ dan ‘Patriot’ masih memakai Drop C. Selain itu, aransemen ‘Sirius’ juga lebih modern dari lagu sebelumnya.”
Sebagai bocoran, semua lagu di EP “Iridescence” konon akan saling terhubung menjadi satu kesatuan cerita, seperti Marvel Universe. Jadi di video klip mereka pun, nantinya, akan menjadi cerita yang ‘bersambung’.
“EP ini akan menggambarkan mengenai kejadian yang dialami oleh setiap orang dan kemungkinan di setiap lagu akan menjadi cerminan dari para pendengar nantinya. Makna dari lagu ‘Sirius’ sendiri yaitu titik balik dari seseorang yang akan bangkit dari keterpurukan. Beragam masalah dan cobaan silih berganti namun percaya semua orang akan mampu mengatasinya dan akan menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya,” beber pihak band lagi.
Sejauh ini, keseluruhan lagu yang bakal menjadi amunisi EP “Iridescence” sudah rampung, hanya menyisakan proses perekaman vokal serta kemungkinan tambahan beberapa aransemen yang dibuat lebih kompleks dan lebih padat. “Target perilisan EP semoga bisa segera di tahun 2021 ini,” seru Rage of Caliban berharap. (mdy/MK01)