Single Baru IN HURRICANE RHYTHM, Terapkan Rock Kearifan Lokal

In Hurricane Rhythm melanjutkan momentum pergerakannya, dengan merilis single terbaru bertajuk “Gadis Pembawa Lentera” pada 14 Mei 2021 lalu. Jaraknya sekitar setahun lebih, sejak merilis single “Pandora” yang pertama kali diperdengarkan pada 7 Februari 2020. 

Single tersebut, di liriknya, mengungkapkan tentang seseorang yang dikucilkan dari lingkungan sosialnya, akibat adanya kecemburuan terhadap dirinya karena memiliki reputasi sangat baik, yang tidak dimiliki orang-orang sekitarnya. Sebuah lagu yang merepresentasikan sifat iri seseorang terhadap kelebihan orang lain, yang lantas menggiring ke perbuatan untuk menjatuhkan atau menyingkirkan dengan segala cara.

Namun dari sudut pandang musikal, unit rock asal Jakarta ini meyakinkan tidak ada perbedaan konsep yang terlalu jauh di antara kedua single tersebut. Band yang diperkuat formasi Berry (vokal/scream), Tebe (gitar/vokal), Stefan Lopez (bass) dan Banu Satrio (dram) ini tetap menjaga identitas warna musik In Hurricane Rhythm seperti sebelumnya, yakni alunan melodik punk dengan aksen rock ballad.

“Secara umum, untuk referensi banyak terpengaruh dari punk oldskool sampai modern, ’90an sampai 2000an. Kami ingin membuat image band dengan kearifan lokal yang sarat akan pesan moral dan tema sosial,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS. 

.

.

Proses kreatif penggarapan “Gadis Pembawa Lentera”, termasuk eksekusi rekamannya, dilakukan pada pertengahan April 2021 di SJM Studio, dan dibantu oleh Romano di bangku produser. Keseluruhan proses terbilang cukup efisien, dimana mereka bisa mengatur waktu di antara kesibukan para  personelnya. 

“Dan pada akhirnya single ini dapat dirampungkan menyusul video klip yang memang sudah ditargetkan rilis pertengahan Mei 2021.” 

Lebih jauh, lagi-lagi jika dibandingkan dengan “Pandora”, In Hurricane Rhythm menyebut “Gadis Pembawa Lentera” masih membawa musikalitas yang masih senada.

“Hanya perbedaan cara komposisi progresi kordnya dengan warna yang lebih sedikit ‘manly’, tapi dengan tidak menghilangkan ciri khas dari IHR di rilisan-rilisan terdahulu. Easy listening, lyrical dengan ketukan dram simpel yang secara keseluruhan dari instrumen menjadi rhythm section yang balance  untuk mengiringi nada lagunya.”

Setelah perilisan “Gadis Pembawa Lentera”, In Hurricane Rhythm kini tengah menyiapkan beberapa materi untuk dipersiapkan menjadi sebuah album. Mereka akan melanjutkan beberapa konsep yang sudah disiapkan sebelumnya. “Dan juga akan ada kolaborasi dengan beberapa musisi di rilisan kami yang akan rilis sesegera mungkin.”

Sebelum melahirkan “Pandora” dan “Gadis Pembawa Lentera”, kuartet yang terbentuk sejak pertengahan 2004 silam ini sudah pernah merilis single “My Empty Heart” dan “So Bad”, serta album debut bertajuk “Obsesi dan Cerita” pada 27 Februari 2009. Lalu pada 2013, sempat pula meluncurkan dua single, masing-masing berjudul “Naluri Semesta” dan “Diam”. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
hazar
Read More

HAZAR: Bukan Sekadar ‘Menghajar Keras’

Menandai pergantian tahun, Hazar letupkan rilisan album debut bertajuk “Minor Dramatic”, yang sarat gaya hardcore dengan irisan metal dan punk.