Browsing Tag
band jakarta
559 posts
CLOWNSUFFER: Metalcore yang Dingin dan Kelabu
Terjangan kedua dari Clownsuffer telah dilampiaskan. Bertajuk “Unleashed”, yang menggelorakan konsep metalcore yang semakin gelap, agresif dan brutal.
AMUKREDAM: Rasa Muak yang Lebih Agresif
Formasi baru Amukredam telah menghasilkan maxi-single beramunisikan sepasang lagu baru, yang dieksplorasi menjadi jauh lebih agresif dan chaotic.
J-ROCKS: Pekik “Merdeka” yang Agresif
Jelang perayaan delapan dekade hari kemerdekaan Indonesia, J-Rocks menjadi salah satu band rock yang terlibat di proyek album kebangsaan “10 Windu Indonesia”.
LUMINESCE: Bauran Emosional Hardcore/Metalcore
Digerakkan perasaan emosional yang belum terlampiaskan sepenuhnya, Luminesce kembali rilis karya lagu baru yang sarat bauran melodic hardcore dan metalcore.
KOTAK: Rayakan Awal Kemandirian Lewat “YOLO”
Menandai akhir kerja sama dengan label rekaman besar, Kotak melesatkan lagu baru yang energik dan anthemic, sebagai wujud keberanian berjalan sendiri.
PARTY AT EDEN: Redefinisi di “REV[E/O]LUTION”
Usai mencari bentuk lewat beberapa lagu rilisan tunggal serta tiga kali pergantian vokalis, akhirnya Party At Eden menegaskan daya ledaknya di album debut.
SURI: “Fractal” Batalkan ‘Mati Suri’
Bermodalkan formasi baru dan sebuah lagu lama yang dipermak ulang, Suri melanjutkan perjalanan spiritualnya dalam formula stoner rock yang lentur.
EDANE: Tiga Dekade Album “Jabrik”
Menyambut usia perilisan 33 tahun, akhirnya album kedua Edane, “Jabrik” dihadirkan kembali oleh label Aquarius Musikindo. Kali ini ke platform digital.
DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional
Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern
Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
SIDE.B: Mendaur Ulang Semangat THIRTEEN
Sebuah ajang nostalgia diwujudkan band baru, SIDE.B lewat reinterpretasi lagu lama band Thirteen, dengan aransemen, energi dan perspektif yang berbeda.
KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal
Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.
DANZ: Trio Nekat Pindah Sekte?
Personel ADA Band, Lyla dan Govinda menyatu dalam formasi DANZ, yang menggeber formula modern rock yang lebih gelap, agresif serta eksploratif.
UNDIMENSION: Ambisi Tertinggi “Imperium Manifestopia”
Sejak 2022 lalu, Undimension terus kembangkan identitas musikalnya melalui pendekatan teknikal, progresif dan sinematik, yang kini digelorakan di album debut.
SIKSAKUBUR: Menyiksa Lagi, Rilis “Dari Langit”
Agresivitas Siksakubur kembali menyala. Tanpa kawalan gitaris Andre Tiranda, namun unit death metal ini berhasil rampungkan karya album mini (EP) terbarunya.