Browsing Tag
band jakarta
562 posts
SUPERFICIALIST: Konsep Rock yang Tidak Biasa
Menggeliat di era pandemi, superficialist lalu mengalami pergantian formasi hingga akhirnya terbentuk konsep rock unik yang segera terabadikan dalam album.
STEPFORWARD: Capai 30 Tahun, dan Tak Ingin Mati
Tiga puluh tahun Stepforward. 30 Agustus dan album mini (EP) “Tak Pernah Mati”. Angka 30 dan satu kalimat judul yang akhirnya bertemu dalam satu momen.
LURRUH: Tetap Marah di Lagu “Bilur”
Di lagu terbarunya, Lurruh menyinggung bagaimana manusia sering terlihat kuat dari luar, namun rapuh dan hancur di dalam, dalam kemarahan metallic hardcore.
CLOWNSUFFER: Metalcore yang Dingin dan Kelabu
Terjangan kedua dari Clownsuffer telah dilampiaskan. Bertajuk “Unleashed”, yang menggelorakan konsep metalcore yang semakin gelap, agresif dan brutal.
AMUKREDAM: Rasa Muak yang Lebih Agresif
Formasi baru Amukredam telah menghasilkan maxi-single beramunisikan sepasang lagu baru, yang dieksplorasi menjadi jauh lebih agresif dan chaotic.
J-ROCKS: Pekik “Merdeka” yang Agresif
Jelang perayaan delapan dekade hari kemerdekaan Indonesia, J-Rocks menjadi salah satu band rock yang terlibat di proyek album kebangsaan “10 Windu Indonesia”.
LUMINESCE: Bauran Emosional Hardcore/Metalcore
Digerakkan perasaan emosional yang belum terlampiaskan sepenuhnya, Luminesce kembali rilis karya lagu baru yang sarat bauran melodic hardcore dan metalcore.
KOTAK: Rayakan Awal Kemandirian Lewat “YOLO”
Menandai akhir kerja sama dengan label rekaman besar, Kotak melesatkan lagu baru yang energik dan anthemic, sebagai wujud keberanian berjalan sendiri.
PARTY AT EDEN: Redefinisi di “REV[E/O]LUTION”
Usai mencari bentuk lewat beberapa lagu rilisan tunggal serta tiga kali pergantian vokalis, akhirnya Party At Eden menegaskan daya ledaknya di album debut.
SURI: “Fractal” Batalkan ‘Mati Suri’
Bermodalkan formasi baru dan sebuah lagu lama yang dipermak ulang, Suri melanjutkan perjalanan spiritualnya dalam formula stoner rock yang lentur.
EDANE: Tiga Dekade Album “Jabrik”
Menyambut usia perilisan 33 tahun, akhirnya album kedua Edane, “Jabrik” dihadirkan kembali oleh label Aquarius Musikindo. Kali ini ke platform digital.
DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional
Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern
Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
SIDE.B: Mendaur Ulang Semangat THIRTEEN
Sebuah ajang nostalgia diwujudkan band baru, SIDE.B lewat reinterpretasi lagu lama band Thirteen, dengan aransemen, energi dan perspektif yang berbeda.
KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal
Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.