Kabar Keras Dunia: Dari LORNA SHORE Hingga HELLFEST 2022

Pada 13 Agustus 2021 mendatang, LORNA SHORE menetapkannya sebagai hari rilis album mini (EP) terbaru mereka yang bertajuk “…And I Return To Nothingness” via label Century Media Records. Dan sebagai pemanasan, unit deathcore paling gelap asal New Jersey, AS ini telah melampiaskan single pembuka berjudul “To The Hellfire”. Karya rekaman terbaru mereka ini juga sekaligus memperkenalkan kebengisan vokalis barunya, Will Ramos, yang mengeksekusi komposisi mengerikan garapan gitaris Andrew O’Connor dan Adam De Micco serta dramer Austin Archey. “…And I Return To Nothingness” digarap Lorna Shore selama kurang lebih 1,5 tahun, di tengah keterbatasan akibat serangan pandemi. Kali ini mereka kembali bekerja sama dengan produser Josh Schroeder, dan merekamnya di Random Awesome Studios di Michigan, AS. Selain “To The Hellfire”, EP baru ini juga memuat lagu “Of The Abyss” serta nomor yang dijadikan judul album, “…And I Return To Nothingness”. 

.

Record Store Day kembali dirayakan di seluruh dunia, dan salah satu band rock yang datang dengan rilisan mengejutkan khusus untuk hajatan tahunan tersebut adalah FOO FIGHTERS. Pada 17 Juli 2021 mendatang, mereka bakal merilis sebuah album bertajuk “Hail Satin” yang memuat lima karya daur ulang lagu-lagu milik grup pop legendaris, Bee Gees. Lagu tersebut adalah “You Should Be Dancing”, “Night Fever”, “Tragedy” dan “More Than A Woman” serta sebuah lagu milik Andy Gibb (adik dari para personel Bee Gees) yang bertajuk “Shadow Dancing”. Lalu lima lagu lainnya dicomot dari album live “Medicine At Midnight” yang direkam di 606 Studio, milik Foo Fighters. “Hail Satin” sendiri bakal dirilis dalam format piringan hitam dalam jumlah terbatas.

.

Album baru minilik unit modern metal asal Ukraina, JINJER bakal segera diletupkan mulai 27 Agustus 2021 mendatang via Napalm Records. Karya rekaman bertajuk “Wallflowers” tersebut bakal disesaki 11 amunisi berhulu ledak tinggi, hasil racikan formasi Tatiana Shmayluk (vokal), Roman Ibramkhalilov (gitar), Eugene Abdukhanov (bass) dan Vlad Ulasevich (dram). “‘Wallflowers’ adalah album yang berbeda dari segi visual maupun musikalitas. Ini tentang identitas kami sebagai band, sebagai individu, dan sebagai pernyataan yang jelas bahwa kami berbeda dibanding artis kebanyakan,” seru Eugene mewakili band, tentang konsep album barunya. Single pertama dari album ini adalah “Vortex”, yang mereka sebut sangat mewakili karakter “Wallflowers” secara seimbang. 

.

Akhirnya, formasi baru OBSCURA yang kembali diperkuat gitaris Christian Münzner dan bassis Jeroen Paul Thesseling sejak April-Mei 2020 lalu berhasil merampungkan penggarapan album terbarunya, yang bertajuk “A Valediction”. Dipastikan, karya rekaman terbaru unit metal ekstrim asal Jerman tersebut akan dirilis pada 19 November 2021 mendatang via Nuclear Blast. Penggarapan “A Valediction” sendiri dikerjakan Christian, Jeroen, vokalis/gitaris Steffen Kummerer (vokal/gitar) dan dramer baru David Diepold bersama produser Fredrik Nordström di Gothenburg, Swedia. Sebelum “A Valediction”, Obscura yang terbentuk pada 2002 silam ini telah merilis album “Retribution” (2006), “Cosmogenesis” (2009), “Omnivium” (2011), “Akróasis” (2016) dan “Diluvium” (2018).

.

Sebuah buku yang mengulas secara mendalam mengenai perjalanan karir band rock legendaris MOTÖRHEAD beserta motor penggerak utamanya, Lemmy Kilmister yang terbentang liar selama empat dekade, bakal diterbitkan oleh Simon & Schuster pada 7 September 2021 mendatang. Bertajuk “Motörhead: The Rise Of The Loudest Band In The World: The Authorized Graphic Novel” hasil garapan David Calcano dan Mark Irwin. Buku setebal 144 halaman ini disuguhkan dalam format bergaya ilustrasi grafis karya studio animasi Fantoons.

.

TIMES OF GRACE, band sampingan dua personel KILLSWITCH ENGAGE, Adam Dutkiewicz dan Jesse Leach akhirnya mengumumkan perilisan album studio keduanya yang diberi judul “Songs Of Loss And Separation”. Dicanangkan mulai beredar pada 16 Juli 2021 via label independen milik mereka sendiri, Wicked Good Records. Single pertama dari album tersebut bertajuk “Medusa” sudah bisa didengarkan di berbagai platform digital. Times of Grace sendiri dibentuk pada 1999 silam, dan telah menghasilkan album debut bertitel “The Hymn Of A Broken Man” pada Januari 2011 silam via label Roadrunner Record.

.

Seolah ingin membayar utang kekosongan sepanjang 2020-2021, penyelenggara salah satu festival musik terbesar di dunia, Hellfest ‘kalap’. Kemarin, mereka mengumumkan bakal menggelar “HELLFEST 2022” selama tujuh hari yang dibagi dalam dua sesi pada Juni 2022 mendatang. Sebanyak 350 band telah dipastikan bakal meramaikan festival yang digelar di Clisson, Perancis tersebut. Sesi pertama bakal dieksekusi pada 17, 18 dan 19 Juni, yang menampilkan Deftones, Faith No More, Avenged Sevenfold, Megadeth, Korn, Volbeat, Judas Priest hingga Deep Purple. Lalu sesi berikutnya digelar pada 23, 24, 25 dan 26 Juni yang menghadirkan raksasa rock seperti Scorpions, Guns N’ Roses dan Metallica, serta Nine Inch Nails, Whitesnake, Ministry, Black Label Society, Alice Cooper, Nightwish, Sabaton, Helloween, Rise Against hingga Hatebreed. Konon, gelaran festival ini juga sekaligus sebagai perayaan 15 tahun penyelenggaraannya. Untuk mengetahui daftar lengkap band-band yang akan tampil, silakan langsung melihatnya di situs resmi https://www.hellfest.fr.

.

Kredit foto: Bobby Bates (Lorna Shore)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *