Karya Pertama FEUER, “Dejavu” di Ranah Metalcore yang Eksperimental 

Tentang seseorang yang sudah melakukan kesalahan dalam sebuah hubungan atau pertemanan, dan tahu bahwa kesalahan itu telah terjadi berulang-ulang. Karena sudah tidak bisa diperbaiki lagi, sehingga diputuskan hubungan itu lebih baik diakhiri.

Sinopsis kisah di atas tertuang di “Dejavu”, karya lagu pertama Feuer, sebuah tema lirik yang bisa dibilang kerap terjadi di tengah kehidupan bermasyarakat. Tapi oleh band keras asal Jakarta ini, menjadi terdengar berbeda karena dituturkan dalam bahasa metal yang tegas. Selain itu, juga sarat akan unsur eksperimental di semburan musiknya, dengan adanya suntikan elemen deathcore, elektronik dan bahkan rap/hip hop di beberapa bagian.

“Untuk segi musikal dan referensi, kami berkiblat ke Architects, lebih tepatnya lagu ‘Animals’ dari album ‘For Those Who Wish to Exist’, dan beberapa band metalcore lainnya,” ulas Feuer kepada MUSIKERAS, terus-terang.

.

.

Feuer sendiri merupakan band yang baru terbentuk pada Juli 2022 lalu. Formasinya diperkuat oleh Yosua ‘Yozwa’ Gehard (vokal), Jose ‘CJ’ Fauzan Daniswara (dram), Rully Setiawan (bass) dan Freddy ‘Freddie’ Andrew Ryandi (gitar), plus bantuan Budi Kurniawan (Vern) di lini synthesizer.

Mereka lantas menggodok “Dejavu” dari rancangan ide awal yang dibuat oleh Jose dan Freddie, yang kemudian dikembangkan bersama Rully di rumahnya dan merekamnya dengan mengandalkan perangkat studio rumahan. Hanya dalam waktu sekitar 2-3 minggu, “Dejavu” berhasil dirampungkan.

Untuk rencana kedepannya, Feuer sudah memulai proses pembuatan album mini (EP). Namun sebelum perilisannya, akan ada peluncuran lagu tunggal kedua. “Namun masih dalam proses brainstorming dan pembuatan draft,” seru Feuer lagi.

O ya, “Dejavu” merupakan rilisan tunggal pertama Feuer yang diproduksi oleh label independen Spadan Swara. Kini lagu tersebut sudah bisa digeber melalui berbagai platform digital seperti Spotify, iTunes, Apple Music, Deezer hingga Youtube. (aug/MK02)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.