Straightout meneruskan momentum semangatnya, setelah 27 tahun menjadi bagian penting dari skena metal Indonesia.
Kini, band cadas asal Jakarta ini membuktikan energi yang terus berkobar itu lewat peluncuran lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “Void To Perish”.
Namun kali ini, Straightout lagi-lagi diperkuat formasi baru. Berbeda dibanding saat menggarap karya lagu lepas sebelumnya, “Solace” yang diluncurkan pada 31 Oktober 2021 silam.
Kini, khususnya saat penggarapan “Void To Perish” serta materi album kelima yang tengah dipersiapkan perilisannya, Straightout digerakkan oleh gitaris Firman Fitrianto (Pipinx) dan Badar Haryono, dramer Prama Pramurdito, bassis Arslan Musyfia dan vokalis Elvan Zaenal Natadilaga.
Kendati demikian, secara musikal, mereka tetap mempertahankan ciri khas yang mengedepankan agresivitas, sarat energi dan melodius. Namun yang membuat lagunya itu semakin kuat adalah warna baru yang sedikit berbeda dibanding beberapa album sebelumnya. Juga narasi emosional yang dikemas dalam lirik, vokal dan nuansa musiknya.
“Ada sedikit perbedaan warna baru dari vokal dan ambience musiknya,” cetus Pipinx, menjelaskan kepada MUSIKERAS.
Namun secara keseluruhan, walau kedatangan personel-personel baru, tidak mengganggu keutuhan karakter musik Straightout sebelumnya. Dan Pipinx juga menegaskan, mereka pun tidak berusaha mengikuti tren di ranah metal saat ini.
“Kami nggak mengacu dan mungkin nggak terlalu peduli dengan (tren) itu, karena Straightout sdah terbentuk dengan karakter yang seperti ini.”
Selain itu, juga tidak mengacu ke referensi mana pun, atau ke band tertentu, saat menggarap materi musiknya. Termasuk dalam peramuan karakter bunyinya.
“Dari dulu kami bikin materi yang mengalir gitu aja. Malah kadang pas materinya udah jadi, kami saling tanya-tanya apakah ini cukup metal…,” seru Pipinx lagi sambil tertawa.
Tapi dari sisi produksi, metode yang diterapkan tidak berbeda dibanding penggarapan album-album sebelumnya. Hanya ada eksplorasi serta penyesuaian terhadap sound, sesuai yang band inginkan.
“Void To Perish” serta seluruh materi yang bakal memenuhi album terbaru Straightout nanti, sebenarnya merupakan kombinasi karya-karya yang telah ditulis Pipinx sejak 2018 hingga 2022 dengan materi yang ditulis bersama personel baru.
“Materi ini sebenarnya sudah ada guide dan siap diisi instrumen oleh personel sebelumnya. (Namun) Karena satu dan lain hal, akhirnya materinya tidak pernah terekam dan (akhirnya) dilanjutkan oleh member yang sekarang.”
Sejauh ini, persiapan menuju perilisan album terbaru sudah hampir mencapai 90% dari keseluruhan produksi. Bahkan sebelum Elvan bergabung, seluruh pengisian instrumen musik sudah rampung direkam. Dan kini, keseluruhan materi – termasuk vokal – hanya menyisakan sentuhan akhir untuk penyempurnaan.
Album terbaru Straightout yang memuat delapan trek tersebut juga bakal menghadirkan beberapa bintang tamu. Mereka adalah Dimas Satrio (mantan vokalis Straighout), Novy (vokalis Voodoo) serta Tantri Syalindri Ichlasari (vokalis Kotak).
Jika tak ada kendala, perilisan resminya akan diwujudkan akhir tahun ini. (mdy/MK01)