Metallica Luncurkan Video “Moth Into Flame”

Menjelang perilisan resmi album terbaru “Hardwired…To Self-Destruct” yang rencananya mulai diedarkan pada 18 November 2016 mendatang via Blackened Recordings, raksasa metal Metallica kemarin telah meluncurkan video musik dari single kedua, yang bertajuk “Moth Into Flame”. Video tersebut disutradarai oleh Tom Kirk. Sebelumnya, tepatnya 18 Agustus lalu, Metallica juga telah memperdengarkan single baru berjudul “Hardwired”.

Di luar kemasan standar, versi deluxe edition album baru itu nantinya akan disertai beberapa lagu daur ulang (cover), di antaranya seperti sebuah lagu medley Ronnie James Dio, lalu “Remember Tomorrow” (Iron Maiden) dan “When A Blind Man Cries” (Deep Purple). Selain itu, ada pula versi live dari lagu “Hardwired” yang direkam Bank Stadium, Minneapolis, bulan lalu.

 

Dari segi tema lirik, Lars Ulrich mengungkapkan bahwa “Hardwired…To Self-Destruct” yang direkam di studio pribadi Metallica di San Rafael, California bersama produser Greg Fidelman kebanyakan memuat sisi gelap dari sebuah hubungan. “Bukan hanya (hubungan) dengan orang lain, namun juga dengan pribadi tersembunyi di dalamnya.”

Sejak 13 September lalu, Metallica telah merilis buku bertajuk “Metallica: Back To The Front”, yang mengupas tuntas kisah-kisah di balik penggarapan salah satu album terbaik Metallica, “Master Of Puppets” (1986). “Dua tahun penggarapan buku ini. Kami benar-benar tidak sabar untuk segera berbagi dengan Anda semua,” ujar Metallica lewat siaran pers resminya.

“Metallica: Back To The Front” digarap bersama penulis Matt Taylor, antara lain memuat wawancara mendalam dengan Ray Burton, ayah dari mendiang Cliff Burton, pembetot bass Metallica yang meninggal secara tragis akibat kecelakaan bis pada September 1986 silam, saat melakukan perjalanan tur di Eropa. Selain itu juga menyajikan ratusan foto yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Saat penyusunan buku ini, Matt Taylor melakukan proses wawancara yang sangat intensif, menggali ingatan para personel Metallica dan pihak-pihak yang terkait dalam proses penggarapan album “Master of Puppets”. Termasuk produser Flemming Rasmussen serta Michael Wagener yang bertanggung jawab di lini mixing, para kru lapangan, hingga para personel band Anthrax dan Armored Saint yang menjalani tur bersama Metallica saat itu.

“Master Of Puppets” dirilis pada 24 Februari 1986 dan merupakan album Metallica pertama yang dirilis via major label, tepatnya oleh Elektra Records. Di peringkat album terlaris Billboard pada masa itu, album tersebut hanya menapaki urutan 29, namun angka penjualannya lumayan fantastis di Amerika, terjual lebih dari enam juta keping. Album yang antara lain memuat lagu “Battery”, “Welcome Home (Sanitarium)”, “Orion” (Instrumental) dan “Master Of Puppets” ini juga merupakan album terakhir yang melibatkan kontribusi Cliff Burton.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *