KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
killer of gods
KILLER OF GODS

Killer of Gods kembali menghunus karya rekaman yang menampar kuping. Kali ini sebuah album bertajuk “The Conquering Demagogue”, dimana band asal Semarang, Jawa Tengah ini terus menunjukkan konsistensinya.

Menghadirkan karya-karya ekstrem yang tidak hanya mengedepankan agresivitas musikal, tetapi juga menyuarakan kritik terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.

Beramunisikan sembilan komposisi, “The Conquering Demagogue” mengangkat tema-tema mengenai kritik sosial serta buruknya sistem pemerintahan.

Juga mengurai kesenjangan sosial, diskriminasi, keserakahan, dominasi kelompok tertentu, kebiasaan buruk hingga manipulasi isu dan kebohongan publik.

Seluruh gagasan tersebut diterjemahkan melalui pendekatan brutal death metal yang sarat nuansa gore, gelap serta sarat intensitas. Menjadikan album ini sebagai representasi kemarahan terhadap realitas yang semakin membusuk.

Bagi Killer of Gods yang digerakkan formasi vokalis Moki Wicaksono, gitaris Pino Arpito, bassis Albim Maulidin Rahman dan dramer Muhammad Yasin Yusuf, proses produksi album ini merupakan perjalanan yang paling emosional dan berkesan.

Sekaligus, paling berkesan sepanjang perjalanan band ini. Seluruh materi diciptakan secara kolektif, melewati berbagai tantangan teknis maupun non-teknis.

Kemudian penyatuan waktu, pemikiran, dan visi dari setiap personel menjadi fondasi utama dalam melahirkan karya yang mereka anggap sebagai babak baru bagi Killer of Gods.

“Karena, semua materi dari awal hingga akhir kami buat secara kelompok dengan melewati beberapa halangan teknis maupun non teknis, menyatukan waktu dan pikiran untuk kemudian diolah menjadi karya,” urai mereka kepada MUSIKERAS.

Eksekusi rekaman “The Conquering Demagogue” dilakukan di studio BlackBox Creative Lab (Semarang) dan Winsome Studio 666 (Solo). Tahapannya dimulai sejak 13 Agustus 2023 hingga 31 Maret 2024 lalu.

Prosesnya lantas berlanjut ke pemolesan mixing dan mastering sekitar 6-7 bulan, dimana pengerjaannya dipercayakan kepada Wildhan Andhi R. di Winsome Studio 666.

“Kami memulai pembuatan album terbaru ini dari workshop terlebih dahulu sebelum penulisan materi, setelah itu membuat guide agar mempermudah proses penulisan. Dan jika ada revisi sangat memungkinkan untuk diedit atau diubah.”

killer of gods

Tusukan Brutal

Berbeda dibanding karya-karya rekaman Killer Of Gods sebelumnya, mereka menyebut “The Conquering Demagogue” lebih fresh dan memiliki ciri khas tersendiri.

“Arah konsep kali ini lebih cenderung berkiblat ke brutal death metal AS, dimana kecepatan dan kerapatan menjadi daya tarik tersendiri dengan tidak menghilangkan harmonisasi.”

Salah satu trek yang menurut mereka menarik sekaligus menantang bisa didengarkan di komposisi bertajuk “Dark Tomb”.

“Karena menurut kami, selain cepat, lagu ini cukup menguras konsentrasi pada saat proses perekamannya, serta ada beberapa part dimana terdapat break riff dan triplet.”

Sedikit banyak, band bentukan 3 Januari 2011 ini banyak mendengarkan dan menyerap inspirasi dari beberapa nama besar di skena brutal death metal mancanegara.

Di antaranya band-band asal AS seperti Gorgasm, Disgorge dan Severed Savior, juga Brutus (Belanda) serta berbagai pionir lainnya dalam skena ekstrem.

“The Conquering Demagogue” juga dianggap oleh para personel Killer of Gods menandai era baru perjalanan karier band ini. Dipenuhi berondongan riff yang lebih kasar, entakan blast beat yang brutal serta geraman vokal yang lebih dalam dan menghantam.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang terasa seperti tusukan demi tusukan yang menembus tubuh—sebuah rasa sakit yang kami undang untuk dirasakan bersama!”

Sejak 11 Juli 2026 lalu, “The Conquering Demagogue” sudah menggerahkan berbagai gerai musik digital. Sementara video musik salah satu lagunya, “Equivalent Rhetoric” juga telah tayang melalui kanal YouTube BrutalMind.

Sebelumnya, Killer Of Gods juga telah merilis tiga album penuh, yaitu “Replica To Hell” (18 Juni 2013), “Mental Retardation Force” (24 Mei 2016) dan “Alliance of the Damned Fortress” (22 Februari 2019). (@mudya_mustamin/MK01)

Susunan lagu:

  1. Infvcktion
  2. The Conquering Demagogue
  3. Paradox Joke
  4. Terrible Habbit
  5. Killed By Isuued
  6. Tyrannical One Handed Domination
  7. Equivalent Rhetoric
  8. Miserable Bearer
  9. Dark Tomb
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.
side.b
Read More

SIDE.B: Mendaur Ulang Semangat THIRTEEN

Sebuah ajang nostalgia diwujudkan band baru, SIDE.B lewat reinterpretasi lagu lama band Thirteen, dengan aransemen, energi dan perspektif yang berbeda.
violentia
Read More

VIOLENTIA: Kasar, Bising dan Kacau

Sebuah album mini (EP) debut, “V.I” (dibaca: V-one/satu) akhirnya dikoarkan Violentia setelah tertunda cukup lama, disulut kobaran hardcore/metal yang bengis.