DEFEAT: EP “Undefeated” dan Karya Terbaru

Sambil menanti rilisan tunggal bertajuk “Stigma” untuk menyambut album terbaru, Defeat ungkap benang merah yang dimulai dari album mini (EP) “Undefeated”.
defeat
DEFEAT

Defeat sedang menggodok karya terbarunya, yang bakal berujung pada perilisan album.

Unit hardcore bentukan awal November 2022 ini telah memulainya lewat sebuah EP bertajuk “Undefeated” yang menghadirkan nuansa hardcore dengan sedikit sentuhan metal.

Sebuah karya rekaman yang menjadi penanda karakter musik yang agresif, emosional dan penuh perlawanan. Sebagai perwujudan dari proses kreatif dan eksperimen musikal yang mereka jalani selama ini.

Para personelnya; vokalis Andre Turbo, dramer Muhammad Agus Hidayat, bassis Yadi Supriadi serta gitaris Mochammad Arifin Hidayat dan Teguh Hadibrata menggarap EP dalam waktu yang relatif singkat.

“Kami langsung menggarap empat lagu dalam waktu 2-3 hari, belum termasuk mastering, karena keterbatasan waktu,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS.

Dalam peracikan komposisi serta aransemennya, pada dasarnya Defeat merujuk pada kebebasan yang terarah dalam menerapkan konsepnya.

“Baik dari segi genre metal hardcore-nya, maupun riff-riff gitarnya. So, ‘Undefeated’ adalah cerminan dari sebuah konsep musik keras yang gahar tapi cool.”

Beberapa band luar dan dalam negeri yang menjadi sumber inspirasi serta pengaruh, datang dari Lamb Of God, Hatebreed, Burgerkill hingga Jeruji.

defeat

Di antara lima lagu yang mereka suguhkan, Defeat menunjuk lagu “Sesak” sebagai komposisi yang paling menantang dengan proses yang sangat menguras energi.

“Karena ‘Sesak’ adalah ujung tombak dan awal dari perjalanan musik kami. Dengan segala riff dan alunan solo gitar gaya khas kami.”

“Lagu ini kami buat dengan penuh emosi dan perlawanan. Kami ingin pendengar merasakan apa yang kami rasakan ketika membuatnya perasaan yang penuh dengan amarah, namun penuh makna.”

EP ini juga merupakan bagian dari persiapan menuju perilisan album mendatang.

“Kami sangat bersemangat untuk berbagi seluruh album dengan dunia. Kami berharap para pendengar bisa merasakannya dengan cara yang sangat personal.”

Sejauh ini, band ini juga tengah menjalani proses rekaman lagu baru bertajuk “Stigma” di Dylan Homes Studio. “Insya Allah kami rilis awal tahun 2027,” cetus mereka memberi bocoran.

Sementara ini, dengarkan EP “Undefeated” via laman Bandcamp serta video musik lagu “Sesak” di kanal YouTube. (@mudya_mustamin/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
edane
Read More

EDANE: Tiga Dekade Album “Jabrik”

Menyambut usia perilisan 33 tahun, akhirnya album kedua Edane, “Jabrik” dihadirkan kembali oleh label Aquarius Musikindo. Kali ini ke platform digital.
bleach to death
Read More

BLEACH TO DEATH: Tajamkan Metalcore Klasik

Lebih fokus, agresif dan dinamis sambil tetap mempertahankan akar metallic hardcore menjadi identitas kuat Bleach To Death di rilisan album terbarunya.
der jager
Read More

DER JAGER: Lestarikan Heavy Metal

Sembilan komposisi lagu energik yang raw, agresif dan oldschool diberondongkan Der Jager lewat sebuah album baru bertajuk “..In Which Evil Dwells”.
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.