Teriakan INGRAIN Menuju Perilisan Album

Ingrain, band asal Bandung yang mengusung musik rock/metal akhirnya bisa fokus menggarap album pertamanya. Sejak terbentuk pada awal 2013, mereka telah merekam beberapa lagu yang belum pernah resmi dipublikasikan hingga kehilangan salah seorang gitarisnya pada 2014. Tahun berikutnya, Ingrain kembali mulai mencoba menulis lagu untuk album pertamanya dengan sedikit pendekatan ke genre metal. Namun karena kesibukan masing-masing personelnya, baru pada akhir 2016, single pertama yang berjudul “Teriakan” bisa dirilis. Dan pada awal 2017, materi-materi lagu yang terkumpul sejak 2015 kini tengah diproses rekaman untuk album dan rencananya akan rilis pada Mei atau Juni 2017 mendatang.

Selain “Teriakan”, Ingrain yang kini dihuni formasi Auva (gitar), Bayou (bass), Fuad (dram) dan Izi (vokal) juga telah merekam sebuah lagu berjudul “Dinamika Manusia”. Kedua lagu tersebut merupakan komposisi hasil kerja sama Auva dan Bayou, yang dieksekusi dengan tempo yang cepat serta groove yang rapat. Kekuatannya terdengar dari setiap instrumen, rhythm yang rapat, namun tetap groovy, dengan pattern yang mampu memacu adrenaline. Paduan distorsi hi-gain serta permainan riff cepat Auva menjadi suguhan yang cadas saat beradu dengan kinerja Izi di lini vokal yang sesuai dengan kebutuhan komposisi.

Kehidupan sehari-hari menjadi inspirasi penulisan lirik di Ingrain, yang kebanyakan ditulis Auva. Pesan yang disampaikan adalah, bahwa semua masalah yang ada dapat diselesaikan apabila manusia mau menggunakan seluruh kemampuan yang ada. “Audiens diajak untuk selalu kembali melihat dirinya masing-masing, meskipun masalah demi masalah akan datang silih berganti,” ulas pihak band, seperti yang tertulis di press release.

Diakui oleh pihak Ingrain, proses rekaman menuju album perdana mereka terbilang lama karena mereka beberapa kali menemui kendala teknis. “Cenderung agak lama dikarenakan kami mengalami trial and error dalam komposisi musik, mulai dari riff sampai vokal, sampai akhirnya menemukan komposisi yang pas untuk kedua lagu tersebut. Lalu merekam ulang dibantu oleh teman-teman kami serta Openx (gitaris Doomnation) untuk mastering,” ungkap Bayou kepada MUSIKERAS.

Berbicara soal genre, Bayou menyebut Ingrain cukup banyak melebur pengaruh dan sumber inspirasi, yang dilatari latar belakang musikal para personelnya. Terentang mulai dari Alice in Chains, Lamb of God, The Winery Dogs, Dir En Grey, Sum 41, Rising of the North Star, Korn hingga Feared. “Kami coba menggabungkan beberapa unsur musik seperti stoner, hardcore, groovy metal, punk dan funk,” cetus Bayou. Oh ya, asal nama Ingrain sendiri merupakan ide dari Auva, yang bermakna, sifat yang sudah mengakar atau tabiat yang sulit diubah. (Mdy)

https://www.reverbnation.com/ingrainsound?wordpress=1

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
regu pemburu
Read More

REGU PEMBURU: Membunuh dari Dalam

Di amunisi terbarunya, “Labirin Pikiran”, Regu Pemburu mengungkap problema insomnia yang terus berulang setiap malam, yang terasa nyata dan liar.