Evanescence akhirnya menjamah kawasan Asia Tenggara sebagai salah satu tujuan tur konsernya, dalam rangka mempromosikan album “Sanctuary”, yang akan dirilis pada 5 Juni 2026 mendatang.
Tapi kali ini, band rock fenomenal yang masih dimotori vokalis dan penulis lagu utamanya, Amy Lynn Lee ini hanya memilih satu destinasi untuk menggelar konsernya. Secara eksklusif, Kuala Lumpur, Malaysia dipilih untuk hajatan istimewa tersebut.
Sebuah penantian yang sangat bermakna bagi para penggemar Evanescence di negara tersebut, setelah jeda selama 14 tahun sejak terakhir kali menggelar konser pada 2012 silam.
Oleh Hello Universe, pihak penyelenggara untuk Kuala Lumpur, konser tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Hoki Nasional, Bukit Jalil pada 28 November 2026.
Kembalinya Evanescence ke Malaysia bukan sekadar konser, tetapi juga momen yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para penggemar yang tumbuh bersama musik mereka.
Sebuah kesempatan langka untuk menyaksikan band yang mengombinasikan rock alternatif, metal, pengaruh gothic serta elemen orkestra ini secara langsung sekali lagi, yang menjanjikan malam nostalgia rock yang tak terlupakan.

Penjualan Tiket
Evanescence yang dibentuk di AS pada 1994 silam telah memikat penonton di seluruh dunia selama lebih dari dua dekade. Nama mereka pertama kali melesat ke jajaran elit rock dunia ketika merilis album debut “Fallen” via label Wind-Up Records pada 4 Maret 2003 silam.
Sebuah album yang antara lain memuat beberapa lagu favorit para penggemarnya, seperti “Bring Me to Life”, “Going Under”, “My Immortal” dan “Everybody’s Fool”. Hingga hari ini, angka penjualan “Fallen” telah mencapai lebih dari 17 juta keping di seluruh dunia.
Dipimpin suara khas Amy Lee, band ini terus memberikan penampilan yang sarat emosi yang beresonansi lintas generasi. Ia bisa mempertahankan momentum ketangguhan bandnya, walau melewati proses gonta-ganti personel yang cukup sering.
Untuk tur dunianya kali ini, Evanescence diperkuat formasi Amy, gitaris Tim McCord dan Troy McLawhorn, dramer Will Hunt serta bassis terbarunya, Emma Anzai.
Menambah keseruan, Evanescence juga bakal memperdengarkan lagu-lagu terbarunya dari album “Sanctuary” yang digarap bersama produser Zakk Cervini, Jordan Fish dan Nick Raskulinecz.
Termasuk di antaranya dua lagu rilisan tunggal berjudul “Afterlife” dan “Who Will You Follow” yang telah diperdengarkan ke publik. “Afterlife” sendiri turut menghiasi soundtrack film serial animasi TV berjudul “Devil May Cry”.
Hello Universe sebagai promotor menjanjikan bakal menyuguhkan produksi internasional skala penuh pada pertunjukan Evanescence di Kuala Lumpur mendatang. Menggabungkan audio yang berkualitas serta visual panggung yang imersif.
Tiket akan mulai dijual pada 8 Mei 2026, pukul 10:00 pagi waktu setempat melalui GoLive-Asia. Para penggemar diimbau untuk mengamankan tiket mereka lebih awal karena diperkirakan akan menjadi pertunjukan yang sangat diminati.
Detail lebih lanjut tentang kategori tiket dan harga akan segera diumumkan. Pantau terus akun Instagram Hello Universe.
Beberapa hari sebelum Evanescence, Hello Universe juga dipastikan menggelar konser My Chemical Romance selama dua malam berturut-turut. Tepatnya pada 19 dan 20 November 2026. Seluruh tiket untuk kedua jadwal tersebut sudah habis terjual. (*)