Rayakan 30 Tahun, ROXX akan Rilis “Anthem”

ROXX bangkit kembali dan siap menderu. Unit thrash metal legendaris Indonesia ini rupanya tetap kokoh walau telah ditinggal oleh gitaris dan salah satu pentolannya, Jaya pada awal 2016 silam. Dan menjelang perayaan 30 tahun karirnya, ROXX bakal merilis album baru bertajuk “Anthem” pada April 2017 mendatang.

Sebagai pemanasan, sebuah single berjudul “Black Status” telah diluncurkan lebih dahulu. Lirik lagu karya gitaris DD Crow dan vokalis Trison Manurung tersebut menyorot fenomena dunia media sosial di Indonesia belakangan ini, yang berpotensi memecah belah kesatuan.

“Liriknya jujur-brutal apa adanya, mengenai kritik sosial politik masa kini, betapa muaknya melihat negeri terpecah-belah karena kepentingan, terutama di era digital dan medsos seperti sekarang ini,” ulas pihak band via press release.

“Anthem” digarap dengan formasi baru ROXX, yakni Trison, Toni Monot (bass), Raiden Soedjono (dram) serta duet gitaris Iwan Achtandi dan DD Crow. Dan untuk mewujudkan rekaman dan perilisannya, kali ini ROXX bekerja sama dengan produser eksekutif Ilham Johan dan Putra Mandala Production.

Ada sembilan lagu yang termuat di “Anthem”, terdiri dari lima lagu baru plus empat lagu lama yang direkam ulang, yakni “Society Way”, “Ada Tiada”, “5 Cm” serta lagu anthem ROXX sepanjang masa, “Rock Bergema”. Versi asli lagu-lagu tersebut termuat di album “Black” yang dirilis via label Blackboard pada Agustus 1992 silam.

Namun di versi barunya ini, menurut DD Crow yang dihubungi MUSIKERAS, tak ada lagu yang mengikuti aransemen asli. “Rata-rata diaransemen ulang, diganti kordnya. Ada yang diganti beat-nya dikit. Ada juga yang cara nyanyinya diubah.”

Perubahan aransemen ini dilakukan dengan alasan sebelumnya sudah ada lagu yang pernah direkam ulang seperti versi aslinya. “Kayak lagu ‘5cm’ dan ‘Rock Bergema’ sudah pernah dirilis ulang di album ‘Retake’ dengan aransemen yang sama. Tapi di album baru ini, aransemennya nggak terlalu banyak juga perubahannya, mengingat beberapa lagu sudah terlalu pakem aransemennya. Seperti di ‘Rock Bergema’, kami cuma ubah nada dasar sama beat, ada yang beda dikit. Riff utama nggak diubah karena trademark lagunya ada di riff itu,” papar DD memperjelas.

ROXX secara resmi tampil pertama kali di depan umum pada 1 April 1987 di Jakarta dengan formasi awal,  yakni Trison, Jaya, Arry Yanuar (dram), Tony (bass) dan Iwan (gitar). Debut mereka dimulai ketika menjadi runner up di gelaran “Festival Rock Se-Indonesia” pada 1989 versi Log Zhelebour. Single pertama mereka,“Rock Bergema” lantas termuat di album kompilasi “Festival Rock Log Zhelebour 1989”. Pada 10 Agustus 1999, Arry meninggal dunia dan sempat membuat ROXX vakum. Dalam sejarah musik rock Indonesia, ROXX disebut-sebut sebagai salah satu pelopor pergerakan musik metal di ranah underground di Indonesia. Sebelum “Anthem”, ROXX sudah merilis album “Roxx (Album Hitam)” (1992), “Nol” (1994), “Bergema Lagi” (2004), “Retake” (2009) dan “Jauh dari Tuhan” (2013). (Mdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *