Geber “Primordial”, Kini BEBAS PUKUL Makin Heavy dan Fresh

Dengan vokalis barunya, unit cadas asal Bojonegoro, Jawa Timur ini mencoba melontarkan gempuran-gempuran yang mengejutkan. Diawali lewat single terbarunya, “Primordial” yang telah dilampiaskan ke skena digital, khususnya YouTube dan Bandcamp. Karya rekaman ini rencananya bakal menjadi salah satu lagu yang turut memanaskan album kedua Bebas Pukul, yang rencananya bakal diletupkan pada akhir tahun ini. M.

THEATERING Serukan Single “Freedom of Human Right” Bernotasi Metal-Etnik

Band ini menjunjung visi ingin mengedepankan atau mengembalikan ciri khas musikalitas di kota kelahiran mereka, Malang, Jawa Timur yang sejatinya adalah salah satu barometer musik rock Indonesia. Theatering menggeber musikalitas rock yang dikolaborasikan dengan notasi etnik, plus imbuhan permainan gitar berkontur shred, yang menerapkan pola riff dan teknik palm-mute berbalut distorsi low sound nan padat.

Di Usia 13, MIKA RAFELLO Gaet ROY JECONIAH dan Lahirkan Single Metal Karya Sendiri

“Kagum juga karena ternyata Mika baru belajar gitar, komposisi lagu, produksi sampai mixing praktis waktu pandemi dimulai 2020 lalu, sementara umurnya waktu belajar itu belum genap 13 tahun.” Ungkapan di atas datang dari Roy Jeconiah, vokalis Jecovox yang berkolaborasi dengan Mika Rafello di sebuah single bertajuk “Ketika Aku Di Ketika” (Lemiks Records). Ini adalah karya

CHILDREN OF GAZA Soroti Krisis di Gaza Lewat EP “HARB”

Keprihatinan akan isu sosial dan kemanusiaan yang saat ini terjadi di Palestina mengusik unit metal Children of Gaza untuk kembali ‘menghunus pedang’ lewat karya rekaman terbarunya, sebuah album mini (EP) bertajuk “Harb”. Band bentukan 1 Januari 2010 tersebut ingin membangun rasa simpati dan empati para pendengarnya di “Harb”, untuk menyuarakan ketidakadilan yang menimpa masyarakat Palestina.

Ini Alasan KOMUNAL Merilis Vinyl “Hitam Semesta” dan “Gemuruh Musik Pertiwi”

Semakin banyak band yang menggalakkan kembali keseruan memiliki album-album rilisan fisik. Khususnya yang berformat piringan hitam (vinyl). Dan unit stoner beringas Komunal terbilang lumayan bernafsu ikut mengisi ceruk pasar menarik dan bergengsi tersebut, walau biaya produksi serta harga jualnya masih tergolong mahal.  Lewat inisiasi pihak band yang bekerja sama dengan label Disaster Records, kedua pihak

MURAM Lampiaskan Kerinduan akan Panasnya Arena Moshpit

Band rock dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini ingin bersenang-senang, dengan kondisi yang tidak menyenangkan. Mereka menancapkan identitas Muram sebagai nama band, karena berangkat dari kegelisahan, terinspirasi dari banyaknya permasalahan dan konflik yang terjadi di Bumi Pertiwi, sehingga menjadikan wajah negeri ini… muram. Sejak terbentuk pada 2019 lalu, Muram gencar menyuarakan isu tentang lingkungan, sosial, dan

Usai ‘Menepi’, ZUES Cetuskan “Blacklist” yang Gahar Hari ini

Keras, memacu adrenalin, anthemic, namun tetap easy listening. Itulah target utama Zues, unit cadas asal Yogyakarta yang baru saja merilis single terbarunya sejak ‘menepi’ dari bilik rekaman, usai perilisan album “Buka Mata Buka Telinga” pada 2005 silam. Tapi ‘pertapaan’ yang mereka jalani akhirnya terbayarkan. Single baru Zues yang bertajuk “Blacklist” menunjukkan pengembangan konsep musikal yang

Lewat Debut “Discourse”, F.R.A.N.K Rambah Ranah Metal

“Meskipun terdiri dari tiga personel, kami sepenuhnya tidak memiliki niat menjadi seperti Nirvana atau band grunge lainnya. Bahkan sebenarnya, musik kami sekarang banyak terinspirasi dari band legenda seperti Metallica dan Megadeth!” Sebuah klarifikasi yang sangat tebal dari unit hard rock asal Bandung ini, demi menghindari salah paham terhadap konsep musikalnya. Karena memang – seperti yang

Terhadang Pandemi, HUMANIMAL dan OUTRAGE Cetuskan Proyek “Humanrage”

Berawal ketika Humanimal dan Outrage gagal melanjutkan tur “Dignotour 2020” bersama karena harus terhenti di tengah jalan akibat hempasan pandemi, maka tercetuslah gagasan untuk melanjutkan niat berkolaborasi tersebut. Solusinya adalah merilis sebuah album berbagi (split) bertajuk “Humanrage”. Karya produksi rekaman yang bakal diedarkan dalam format fisik oleh kerja sama beberapa label independen sekaligus, yakni Trueside,

“Persetan”, Amarah Black Sabbath dalam Raungan BAD PREACHER

Nama band asal Semarang, Jawa Tengah ini dipilih karena para personelnya ingin merepresentasikan diri mereka sebagai pengkhotbah yang menyampaikan suatu kenyataan buruk yang terjadi dalam sosial. Bad Preacher menebarkan lirik-lirik yang bertemakan keresahan dan kritik sosial. Lalu unek-unek itu dikumandangkan lewat buncahan musik berhawa amarah yang terinspirasi Black Sabbath. Pada awal Februari 2021, konsep tersebut

Dengarkan ‘Desahan’ 3D di Video Animasi SERINGAI

“Lirik ‘Ishtarkult’ cerita tentang seks, cukup tersiratlah. Tapi untuk (konsep) video, dari dulu memang pengen punya video animasi tapi belum pernah kejadian. Belum pernah ketemu partner yang gue mau. (Karena) Gue fans animasi science fiction, pengen terapin di video ‘Ishtarkult’.”  Kalimat di atas dilontarkan vokalis dan penulis lirik unit rock oktan tinggi, Seringai, Arian Arifin

BANGKAR Lepas “Jeruji” dengan Darah Baru di Vokal

Sejak 2018 lalu, sepak terjang band asal Jakarta ini konsisten di jalur classic rock dalam berkarya. Para personelnya, yakni Arditya Prasetyo a.k.a. Dix (bass), Rachmat Julian a.k.a. Julian (dram), Arya Pradana (gitar) dan Ananta Mahatyanto a.k.a. Nanta (vokal) ini melebur kontur hard rock dengan balutan unsur heavy metal. Seperti yang sekali lagi tertuang di lagu

SYSTEM OF A DOWN Rilis Dua Single Baru untuk Kemerdekaan Artsakh

Penantian publik metal yang mendambakan karya baru dari unit cadas asal California, AS ini akhirnya menemui ujungnya. Dua komposisi baru sekaligus bertajuk “Protect the Land” dan “Genocidal Humanoidz” mendadak diletupkan ke udara pada 5 November 2020 lalu, setelah selama 15 tahun mengalami kevakuman.  Tapi rupanya, kesibukan serta drama sarat ego yang melatarbelakangi sulitnya vokalis Serj

HESTRAIGHT: “Kami Suka Sound Berat, Padat dan Lugas!”

Usai menjalani masa vakum pasca kehilangan dua personel mereka, plus terhadang masa pandemi Covid-19, kini unit stoner rock/heavy metal asal Gowa, Sulawesi Selatan ini menyatakan siap untuk kembali mengibarkan eksistensinya di ranah musik keras. Hasilnya sebuah demo self-titled mereka luncurkan sejak 22 Oktober 2020 lalu secara independen. Dirilis dalam format fisik (CD) yang dipaketkan dengan

30 Tahun Lalu, MEGADETH Rilis Mahakarya “Rust in Peace”

Bulan ini, tiga dekade lalu, “Rust in Peace” diperdengarkan ke publik metal dunia. Salah satu masterpiece dari salah satu band legendaris dan monster thrash metal, Megadeth. Menghadirkan sebagian komposisi terbaiknya, yakni “Holy Wars… The Punishment Due”, “Hangar 18” dan “Tornado of Souls” serta dukungan formasi terbaik Megadeth yang paling disegani hingga kini; Dave Mustaine (vokal/gitar),

Capai 50 Tahun, “Paranoid” yang ‘Satanic’ Dirilis Ulang

Bicara tentang musik metal dan tema-tema Satanic, album inilah biangnya. Selain penerapan riff-riff gitar yang rendah, berat, gelap dan kelam, “Paranoid” juga antara lain menyuguhkan lagu “War Pigs”, sebuah komposisi  yang tadinya sempat diniatkan berjudul “Walpurgis”, nama dari semacam ritual Kristen kuno di Eropa, yang bertujuan mengusir pengaruh-pengaruh setan dan penyihir. Namun pihak label Black

Ini Kebanggaan INVASI dalam Skena Musik Cadas

Jika menyukai getaran distorsi yang memicu headbang, pendatang baru asal Bandung ini bisa jadi salah satu vitamin. Mereka antara lain memadukan pengaruh dari Pantera dan Lamb of God, yang lantas diramu sedemikian rupa oleh para personelnya menjadi sebuah komposisi groovy berjudul “Replica of Justice”. Lagu ini merupakan single kedua dari Invasi, band yang baru terbentuk

KAUSA Panaskan Amarah Menuju “Una In Pepertuum”

Sebuah pemantik kecil bertajuk “Strata Setara” telah diletupkan Kausa, unit keras yang dirakit oleh sekelompok pemuda ‘pemarah’ Jakarta. Dengan karya terbaru tersebut, mereka memanaskan rencana untuk sebuah kebakaran besar. Kobaran yang terbentuk dari akumulasi kemarahan, yang akan dimuntahkan lewat album kedua berjudul “Una In Pepertuum”. Kausa sendiri adalah ruang ekspresi lain dari Lukman ‘Luks’ Laksmana,

JECOVOX Merambah Metal di Single “Anarkis yang Kronis”

Jecovox yang dimotori oleh Roy Jeconiah, mantan vokalis band rock Boomerang, akhirnya kembali melanjutkan proyek album tetralogy “The Moon”, “The Sun”, “The Dreams” dan “The Believes”. Cukup lama jedanya karena “The Moon” sendiri sudah dilepas sejak 2013 silam. Sebagai pemanasan, Roy dan personel Jecovox lainnya, yakni Ary Argon (bass), Adi Rakasiwi (dram), Iqbal (gitar), Aditya