FELLBEAST Asah Keagresifan Menuju “Break the Chain”

Sejak tahun lalu, Fellbeast sebenarnya sudah siap dengan sebuah karya album berjudul “Break the Chain”. Namun lantaran terhadang pandemi, pejuang metal asal kota Serang, Banten ini pun merasa waktunya kurang tepat. Sehingga, jadwal perilisannya pun dibekukan sementara, sambil memberi ruang yang lebih lega untuk mempromosikan lagu rilisan tunggal debutnya, “Walking on Fire”. Lalu sekitar lima

MIKA RAFELLO Semakin Berbahaya

Keisengan yang lahir dari kebosanan saat menjalani pembatasan akibat pandemi ternyata terus berlanjut dan semakin serius. Mika Rafello, ‘bocah’ yang bisa dibilang baru ‘lahir’ sebagai musisi tahun lalu saat masih menginjak usia 13 tahun, kembali melanjutkan agresi ajaibnya lewat sebuah lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “Temporal Sequence”. Di komposisi berformat instrumental tersebut, Mika menggaet shredder

Kabar Keras Dunia: Dari PORCUPINE TREE Hingga ALTER BRIDGE

Menyambut selebrasi perilisan album “Closure/Continuation” pada 24 Juni 2022 yang bakal diedarkan via label Music For Nations/Megaforce Records, unit progressive rock asal Inggris, PORCUPINE TREE bakal menggelar tur di kawasan AS, Kanada, Meksiko dan Chili sepanjang September dan Oktober mendatang. Untuk memperkuat formasinya, Selain vokalis, gitaris dan motor penggerak utama Porcupine Tree, Steven Wilson, lalu

Kabar Keras Dunia: Dari BLOODBATH Hingga LED ZEPPELIN

Buku bertitel “Led Zeppelin Five Glorious Nights” yang ditulis oleh Dave Lewis bakal diterbitkan ulang oleh Rufus Publications pada Oktober 2022 mendatang. Bakal ada dua edisi yang diproduksi untuk versi terbaru, yakni kemasan berukuran 250mm persegi berformat hardback yang mewah, khusus untuk pemesanan awal (pre-order) seharga £59 atau lebih dari 1 juta jika dirupiahkan. Satu

ANIMATRONIX ID Tumpahkan Skenario Metal yang Variatif

Kisah pribadi sang vokalis yang hidup tanpa orang tua atau keluarga di sekitarnya, lalu rasa dikucilkan karena memiliki jalan hidup yang berbeda dengan orang lain, hingga ke masalah keimanan menjadi tema utama yang diteriakkan unit metal asal Jakarta ini lewat karya rekaman album debutnya yang bertajuk “Human Scenario”. Makanya, rancangan sampul “Human Scenario” pun menggambarkan

ROTOR Tak Lagi Menyisakan Siapa-siapa….

Hari ini berita duka kembali menghantam. Penggebuk dram rock/metal legendaris Tanah Air, Abu Bakar Bufthaim meninggal dunia akibat serangan jantung. Bakar – demikian sapaan akrabnya – tercatat sebagai personel pionir pergerakan thrash metal di Indonesia, Rotor. Ia juga memperkuat band metal legendaris lainnya, yakni Suckerhead, tepatnya sejak penggarapan album ketiga, “Paranatural” (1998). Tapi di album

Kabar Keras Dunia: Dari SKID ROW Hingga MISERY INDEX

Mahagrup rock bentukan 2013 silam, THE DEAD DAISIES kembali merilis salah satu lagunya dari rekaman konser Live From Daisyland. Kali ini yang bertajuk “Bustle And Flow” yang direkam dari aksi panggung mereka di Rock City di Nottingham, Inggris tahun lalu. Video yang menjadi materi promo lagu itu diambil dari tur “Like No Other” yang meliputi

Dirasuki ‘Roh’ Black Sabbath, AGE OF SPIN Kobarkan Single “Godus”

Mengenyam heavy rock berpotensi metal yang berkiblat pada sekte Sabbathian dengan sentuhan ragam hibrida, kuintet asal Bandung ini menjadikannya bahan bakar untuk melesatkan karya rekaman debut bertajuk “Godus”. Age of Spin membangun single tersebut dari kumpulan riff berat yang menggetarkan kuping. Band ini mengklaim, pengembaraan musikal mereka berangkat dari kegemaran terhadap musik Black Sabbath, lalu

JECOVOX Kembali Panaskan Mesin Menuju “The Sun”

Usai menggetarkan kuping pemujanya lewat komposisi gahar, “Anarkis yang Kronis” yang dilepas pada Juli 2020 lalu, mesin tempur Jecovox dipanaskan lagi. Menyongsong album “The Sun” yang dicanangkan bisa rilis tahun depan, band rock yang dimotori mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah ini kembali melontarkan single baru bertajuk “Unbroken” via JVox Records.   Lagu yang aransemen serta

10 Lagu Rock Terbaik Dunia 2021 Pilihan MUSIKERAS

Oleh @mudya_mustamin Rock masih tetap menarik. Rentang cakupan komposisinya juga semakin lebar. Mulai dari pengaruh psikedelik dan blues ‘70an membentang hingga rock yang terkontaminasi elemen kekinian seperti emo, post-hardcore hingga sedikit metal. Sepanjang 2021, 10 single inilah yang kami anggap terbaik dari sekian banyak rilisan single yang menyesaki kuping.  . GRETA VAN FLEET, “Heat Above”

FELLBEAST Siapkan Karya Cadas Berkadar Thrash/Doom/Sludge/Nu Metal

Pandemi, di sisi lain, memang kerap menjadi momentum penyatu jalinan silaturahim. Seperti yang dialami oleh unit heavy metal asal kota Serang, Banten ini. Album debut mereka yang bertajuk “Break The Chain” akhirnya bisa diselesaikan setelah para personelnya mendapat kesempatan untuk berkumpul kembali dan rehat dari segala kesibukan. “Ini adalah proses rekaman album perdana bagi semua

Geber “Primordial”, Kini BEBAS PUKUL Makin Heavy dan Fresh

Dengan vokalis barunya, unit cadas asal Bojonegoro, Jawa Timur ini mencoba melontarkan gempuran-gempuran yang mengejutkan. Diawali lewat single terbarunya, “Primordial” yang telah dilampiaskan ke skena digital, khususnya YouTube dan Bandcamp. Karya rekaman ini rencananya bakal menjadi salah satu lagu yang turut memanaskan album kedua Bebas Pukul, yang rencananya bakal diletupkan pada akhir tahun ini. M.

THEATERING Serukan Single “Freedom of Human Right” Bernotasi Metal-Etnik

Band ini menjunjung visi ingin mengedepankan atau mengembalikan ciri khas musikalitas di kota kelahiran mereka, Malang, Jawa Timur yang sejatinya adalah salah satu barometer musik rock Indonesia. Theatering menggeber musikalitas rock yang dikolaborasikan dengan notasi etnik, plus imbuhan permainan gitar berkontur shred, yang menerapkan pola riff dan teknik palm-mute berbalut distorsi low sound nan padat.

Di Usia 13, MIKA RAFELLO Gaet ROY JECONIAH dan Lahirkan Single Metal Karya Sendiri

“Kagum juga karena ternyata Mika baru belajar gitar, komposisi lagu, produksi sampai mixing praktis waktu pandemi dimulai 2020 lalu, sementara umurnya waktu belajar itu belum genap 13 tahun.” Ungkapan di atas datang dari Roy Jeconiah, vokalis Jecovox yang berkolaborasi dengan Mika Rafello di sebuah single bertajuk “Ketika Aku Di Ketika” (Lemiks Records). Ini adalah karya