Album Terbaru THE HAUNTED Bakal Lebih Heavy dan Dinamis

Tiga tahun setelah merilis “Exit Wounds”, unit heavy metal asal Gothenburg, Swedia, The Haunted akhirnya kembali menelurkan karya rekaman baru. Pada 25 Agustus 2017 mendatang, album baru band yang dihuni formasi Patrik Jensen (gitar), Jonas Björler (bass), Adrian Erlandsson (dram), Marco Aro (vokal) dan Ola Englund (gitar) tersebut bakal merilis album studio kesembilannya yang bertajuk “Strength In Numbers” via label Century Media Records.

Saat penggarapan rekaman yang dilakukan di Parlour Studios, Kettering, Northamptonshire, Inggris, para personel The Haunted bekerja sama dengan Russ Russell, produser yang pernah memoles album milik Napalm Death, Dimmu Borgir hingga The Exploited. Saat ini, Russ tengah mengeksekusi tahap mixing dan mastering.

“Sejauh ini hasilnya sangat heavy. Sebuah pengalaman yang luar biasa bekerja dengan Russ Russell,” ungkap Ola Englund. “Sikap perilaku positifnya sangat membantu kami untuk benar-benar mengerahkan yang terbaik saat rekaman.”

Di beberapa wawancara media, Ola sedikit membocorkan konsep musik yang dianut di album “Strength In Numbers”. Menurut mantan gitaris Six Feet Under tersebut, dibanding album “Exit Wounds” yang sangat intens dari awal hingga akhir, kali ini The Haunted menyuguhkan musik yang lebih variatif dan dinamis. Lebih fokus pada kualitas dan tidak melulu mengejar target untuk memainkan lagu yang bertempo cepat.

Perputaran roda karir The Haunted dimulai pada 27 Juli 1996, saat Patrik Jensen dan mantan personel At the Gates, Adrian Erlandsson sepakat membentuk band baru. Tak sampai dua tahun, mereka langsung mendapatkan kontrak rekaman dengan label Earache Records, dan merilis album debut self-titled pada 1998. Album tersebut membuat The Haunted dinobatkan sebagai pendatang baru terbaik tahun itu, sementara albumnya sendiri dipilih oleh Terrorizer Magazine sebagai album terbaik tahun itu. Setelah itu, The Haunted rutin merilis album, yaitu “Made Me Do It” (2000), “One Kill Wonder” (2003), “Revolver” (2004), “The Dead Eye” (2006), “Versus” (2008), “Unseen” (2011) dan “Exit Wounds” (2014).

Kredit foto: Daniel Falk/Framed Noise

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.