Hasil pengabadian penampilan panggung Blind Guardian, band pionir power metal progresif asal Jerman, dari beberapa konsernya saat menggelar tur Eropa pada 2015 lalu kini siap dinikmati oleh para penggemarnya lewat tiga keping cakram padat (CD) serta paket empat piringan hitam (vinyl). Album rekaman konser bertajuk “Live Beyond The Spheres” tersebut bakal dirilis pada 7 Juli 2017 mendatang via label Nuclear Blast.

Bagi para personel Blind Guardian, yakni Hansi Kürsch (vokal), André Olbrich (gitar), Marcus Siepen (gitar) dan Frederik Ehmke (dram), album ini merupakan sebuah karya ambisius yang tidak mudah diwujudkan. Secara garis besar, menurut Hansi Kürsch, perjalanan tur tersebut sangat mulus dan setiap konser terbilang sempurna. Tapi pada akhirnya, setiap personel harus menonton dan memilih setiap lagu dari 30 konser yang direkam berulang kali.
“Hanya ada dua atau tiga versi dari setiap lagu yang (dicalonkan) bisa dimasukkan ke dalam album. Kami lantas harus memutuskan versi terbaik, yang tentunya harus yang paling impresif. (Bagian) Inilah yang tak ada habisnya dibahas!”
Lagu-lagu yang akhirnya dipilih, lanjut Hansi lagi, menghadirkan energi istimewa, yang membuat kesalahan-kesalahan kecil tidak lagi menjadi hal yang penting. “Lagu-lagunya terasa hidup. Selalu ada yang terjadi pada setiap show. Kami sangat puas saat orang-orang bernyanyi bersama kami, bersenang-senang dan pulang ke rumah dengan hati senang.”
“Live Beyond The Spheres” sendiri antara lain menghadirkan 22 lagu terbaik Blind Guardian seperti “Nightfall”, “Lord Of The Rings”, “And Then There Was Silence”, “The Bard’s Song (In The Forest)”, “Valhalla” hingga “Mirror Mirror”.
Geliat karir Blind Guardian dimulai pada pertengahan era ‘80an di Krefeld, Jerman Barat. Awalnya, band yang disebut-sebut sebagai pengusung genre power metal dan speed metal yang paling berpengaruh ini menggunakan nama Lucifer’s Heritage. Tapi saat bersiap merilis album pertamanya, “Battalions of Fear” pada 1988, namanya pun berubah menjadi Blind Guardian. Beberapa albumnya yang dianggap para penggemarnya sebagai karya terbaik Blind Guardian adalah “Somewhere Far Beyond” (1992), “Imaginations from the Other Side” (1995) serta “Nightfall in Middle-Earth” (1998). (MK03)
Kredit foto: Hans Martin Issler
.