SURKENSONIK Kumandangkan Gemuruh Sonik Rock

Lewat single pembuka bertajuk “Gemuruh”, trio rock Surkensonik datang membawa kombinasi kegaduhan dan gambaran kemarahan universal yang dilukis secara surreal. Single tersebut kini telah diedarkan via label Demajors dan sudah bisa didapatkan via kanal-kanal digital seperti iTunes, Spotify, Apple Music dan Joox.

Liriknya bertema alam, ditulis oleh Alexander Gurion (vokal/gitar/piano/synth), yang lantas dipermanis dengan beberapa kata oleh Ariel Shomron (dram/synth/Xylophone/Djembe/Shaker) dan Rendi Jamhur (bass/gitar). Riff lagunya sendiri datang dari ide Ariel saat bermain gitar, di saat ia tengah tergila-gila menonton anime Japan. Lalu menjadi semakin solid ketika ditambahi riff gitar Alexander Gurion di bagian reff. Lalu petikan Rendi pada bass juga membawa warna tersendiri di lagu ini, menjadi berwarna dark jazzy degung Sunda. Dan selain tambahan isian gitar dari Lafa Pratomo, menit-menit terakhir “Gemuruh” juga menghadirkan teriakan (vokal latar) Adria Sarvianto, Isnanda Sofman, dan Dimas Purnomo yang membuat lagu tersebut semakin terdengar bertenaga.

“Kami ingin membuat sebuah lagu psychedelic rock atau sonik rock, genre yang kami buat untuk kami sendiri, dengan warna kami sendiri,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS. “Dan karena waktu itu lagi kebanyakan nonton One Piece, Samurai X, Attack on Titans (anime), lalu mendegarkan Jimi Hendrix, Motorhead, Soundgarden dan Antemasque akhirnya lahirlah ‘Gemuruh’… hehehe.”

Lebih jauh, Surkensonik juga menegaskan bahwa ide-ide lagu banyak mereka dapatkan dari menonton kartun-kartun Jepang, alam, games, outer space hingga kejadian di dunia dan luar dunia. “Sepertinya semua hal yang bagus untuk dijadikan pesan yang keren melalui musik. Karena kami sekumpulan pemalu…  hahaha!”

Terbentuknya Surkensonik sendiri dimulai di Jawa Barat pada akhir 2013, saat para personelnya kuliah. Awalnya didorong keinginan untuk membentuk band dengan unsur heavy thrash metal dan hard rock yang kuat. Namun lantas mengalami beberapa perubahan genre, serta perubahan personel, yang akhirnya tersisa bertiga. “Sekarang kami lebih ingin bermain musik yang bisa didengar secara universal yang dibalut sisi surreal. Dan waktu masih muda, impian terbesar kami ingin menguasai dunia seperti The Beatles dan Metallica… hahaha.”

Ide nama band Surkensonik terbilang unik. Surken mereka artikan ‘surreal’ karena mencintai ‘surrealist art’. Juga diartikan sebagai ‘shuriken’, sebuah senjata tersembunyi tapi berbahaya (dipopularkan para pendekar Ninja di Jepang). Lalu ada kata ‘sonik’, yang jika diartikan secara universal adalah sesuatu yang berhubungan dengan suara alam atau sound waves. “Lalu kami menggabungkan ‘surken’ dengan ‘sonik’ untuk mengartikan the power of nature sound. Dan Surkensonik, menurut kami, terdengar lebih keren, karena seperti Supersonic.”

Setelah single “Gemuruh”, Surkensonic berencana untuk merilis beberapa single dan video sebelum meluncurkan album fisik akhir tahun ini. (MK01)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *