Gerombolan grindcore berbasis Jakarta, Goads akan memberikan penghormatan kepada idola mereka, Nasum dengan menjebloskan diri ke dalam album kompilasi “Indonesian Tribute to Nasum” yang akan dirilis PlayLoud Records di penghujung 2017. Band yang digawangi oleh Lyn (vokal), Venny (gitar), Ifin (bass), dan Achong (dram) ini siap berdampingan dengan deretan ‘penggerinda’ lainnya semisal Noxa, Dead Vertical, Proletar, Hurt ‘Em, Cosmix Vortex, Jigsaw, Bersimbah Darah, Extreme Decay dan masih banyak lagi.
Di album kompilasi tersebut, Goads akan menghidangkan trek bertajuk “I Hate People” yang dicomot dari album ketiga Nasum, “Helvete” (2003). Dipilihnya lagu berdurasi 1 menit 36 detik ini diakui vokalis Lyn, memiliki barisan lirik yang selaras dengan kondisi Indonesia saat ini. “Sangat related dengan apa yang terjadi di masyarakat (Indonesia) belakangan ini. Contohnya, dengan munculnya organisasi-organisasi tertentu yang memaksakan orang lain untuk berfikir sejalan dengan mereka,” ungkapnya, kepada MUSIKERAS.
Kendati demikian, demi memertahankan karakter dan konsep asli dari lagu milik band Swedia itu, Goads tidak mengubah esensi aransemen “I Hate People” secara berlebihan. “Perbedaannya mungkin cuma dari karakter vokal Lyn. Untuk musik, kurang lebih hampir sama dengan versi aslinya. Kami lebih menampilkan sound signature dan tone kami dengan tidak keluar dari konsep lagu dari Nasum sendiri,” tutur Venny.
Selain terlibat di album kompilasi “Indonesian Tribute to Nasum”, Goads juga siap melempar album penuh perdananya dalam waktu dekat. Venny mengatakan, album yang akan dirilis oleh Lawless Records itu sudah rampung dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk disemaikan. Di dalamnya, berisi gabungan materi dari album mini (EP) mereka sebelumnya, “Jadikan Aku Ancaman” dan lagu-lagu baru.
“Selain seluruh materi di EP sebelumnya kami rekam ulang, kami juga akan menampilkan Ronald (Carnivored) di salah satu trek di album ini. Sejauh ini, kami sudah menyelesaikan proses mixing dan tanggal pasti perilisannya kami serahkan kepada pihak Lawless. Tapi kami ingin tahun ini semua kelar,” tambahnya.
Melalui album penuh tersebut, Goads akan kembali membuktikan kepada khalayak metal Tanah Air, kerja keras yang mereka lakukan telah membentuk tembok kokoh untuk terus berkarya. Karena itu, barisan komposisi yang bersemayam di dalamnya juga akan tetap menampilkan tiga elemen kengerian: liar, kasar dan ganas!
Sebagai informasi tambahan. Album mini “Jadikan Aku Ancaman” dirilis pada Agustus 2015 lalu dalam dua format; versi CD yang dirilis via TRC Records dan versi kaset yang diluncurkan via PlayLoud Records. EP tersebut berisi tujuh lagu yang direkam di studio Osiris oleh Amri Putradjaja. Dua singel dari album tersebut sarat amarah: “Jadikan Aku Ancaman” dan “Frenemies”. (Riki)
.