“Kingdoms Disdained”, Dokumen Aural MORBID ANGEL

Legenda death metal Amerika Serikat, Morbid Angel akan meledakan album studio kesembilan mereka dalam format cakram padat, piringan hitam (vinyl) dan digital pada 1 Desember 2017 mendatang via Silver Lining Music dan JVC (untuk pasar Jepang). Dengan judul “Kingdoms Disdained”, album tersebut menandai pertemuan kembali gitaris pendiri band, Trey Azagthoth dan bassis/vokalis Steve Tucker.

“Kingdoms Disdained” direkam di Mana Studios di St. Petersburg, Florida dan diproduseri oleh Morbid Angel dengan Erik Rutan (Cannibal Corpse, Hate Eternal, Six Feet Under, Belphegor), Azagthoth, Tucker dan dramer Scotty Fuller (Annihilated; sebelumnya dari Abysmal Dawn) yang serta merta menciptakan tujuh helai komposisi death metal dinamik yang meluluhlantakkan.

Barisan komposisi semisal “Garden Of Disdain”, “Architect And Iconoclast” dan “The Pillars Crumbling” sangat menggambarkan kreativitas luar biasa Azagthoth dengan isian gitar Tucker yang tidak tertandingi. Cukup memutar “Kingdoms Disdained” sekali, dan Anda akan  menyadari inilah satu-satunya dokumen berbasis aural yang mengisahkan tenggelamnya dunia ke dalam keputusasaan. “Judul albumnya mengatakan itu semua,” cetus Tucker meyakinkan.

“Semua orang sudah muak dan tidak ada yang tahu bagaimana cara memperbaikinya. Kami punya semua perang mini ini di lingkungan kami, kota, negara, dan kami punya orang dengan berbagai pendapat yang menyebabkan kekacauan, namun setiap orang melakukan apa yang mereka rasa benar. Yang semuanya membuat terasa seperti dunia telah mencapai titik awal kegilaan dan kebingungan,” pungkasnya.

Pada Januari 2017 lalu, Morbid Angel menambahkan nama Dan Vadim Von (gitaris/frontman band death metal Vadimvon) ke dalam line-up mereka sebagai gitaris kedua. Ia bergabung ke dalam formasi Morbid Angel sebagi pengganti gitaris Norwegia, Destructhor (alias Thor Anders Myhren), yang hengkang dua tahun lalu.

Baru-baru ini, mantan frontman Morbid Angel, David Vincent berkolaborasi dengan sejumlah musisi – termasuk mantan dramer Yeung – untuk menampilkan sejumlah lagu lawas Morbid Angel di bawah nama proyek musikal I Am Morbid. Vincent terlibat di enam album Morbid Angel, yakni “Altars of Madness” (1989), “Blessed are the Sick” (1991), “Covenant” (1993), “Domination” (1995), “Entangled in Chaos” (1996) dan “Illud Divinum Insanus” (2011).

Morbid Angel sendiri, sejak terbentuk pada 1983 silam, telah merilis sembilan album penuh, dua album live, dua album kompilasi, satu EP dan satu demo. Majalah musik Inggris, Terorrizer menempatkan album debut “Altars of Madness” di urutan pertama daftar “Top 40 Greatest Death Metal Albums”. Sementara majalah Decibel menganugerahi gitaris Trey Azagthoth sebagai gitaris death metal nomor satu sepanjang masa. (Riki)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.