UNDELAYED Tebarkan Ketakutan dan Rintangan di “Vultures”

Unit progressive metalcore asal Bintaro, Tangerang Selatan, Undelayed baru saja merilis video musik kedua mereka, “Vultures” yang dicomot dari album mini perdana “Primordial”. Dengan mengambil latar bernuansa gunung bebatuan, Yanuar Rizky (vokal), Dimas Radityo (gitar dan vokal latar), Dzikri Mufidi (gitar), Edrian Sutarya (bass dan vokal latar), Yudha Erlangga (drum) merasa lokasi tersebut selaras dengan elemen-elemen ambient yang bersemayam dalam “Vultures”.

Undelayed mencoba menuturkan tentang perjuangan dan mimpi-mimpi mereka dalam bermusik di lagu tersebut, yang dalam perjalanannya kerap menemui berbagai hadangan dan rintangan. “Ada berbagai rintangan, ketakutan tersendiri yang harus dilewati dan itu tidaklah mudah. Tentunya dengan berjuang bersama-sama dan tekad yang kuat, maka rintangan dan ketakutan itu dapat ditaklukan dan mimpi-mimpi dapat terwujud,” ujar Yanuar Rizki kepada MUSIKERAS.

Ketakutan dan rintangan tersebut digambarkan dalam video “Vultures” sebagai sosok hitam yang mengejar mereka. Kendati begitu, Undelayed tidak melulu menampilkan elemen berbau kecemasan atau hadangan tetapi juga mencoba menyampaikan pesan positif kepada pendengarnya dengan sebuah tuturan lirik yang berbunyi; “Kejarlah mimpi-mimpi kalian dan teruslah berjuang seberat apapun rintangan itu.”

Dari sisi musik, “Vultures” juga menjadi satu-satunya lagu bertensi pelan yang terdapat dalam album mini “Primordial”. Dikemas lewat perpaduan gitar clean yang ditambah dengan nuansa ambient, distorsi gitar yang padat, clean vocal yang menenangkan, scream yang buas, serta suguhan yang memberikan pengalaman yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. “Lagu ini dibuat untuk memanjakan kuping para pendengar,” tandas Yanuar meyakinkan.

Album mini “Primordial” sendiri digarap selama delapan bulan dan dirilis pada Februari 2017 lalu. Meski terbilang cukup panjang dan melelahkan, mereka mengaku puas dengan hasil akhirnya karena proses rekamannya dijalani dengan sangat menyenangkan. “Primordial”, Undelayed artikan sebagai tingkatan awal dari perjalanan karir metal mereka yang masih terbentang di depan mata.

Sejak pertama kali terbentuk pada 10 April 2015 lalu, hingga sekarang, konsep musikal Undelayed sangat terpengaruh pada band-band semisal Issues, Erra, Novelist, In Hearts Wake dan Northlane. Sebelum merilis video musik “Vultures”, Undelayed telah merilis video musik dari single perdana, “Apresiasi” yang menampilkan Dhenaldi dari Divide, band post-hardcore asal Jakarta. (Riki)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.