Akhirnya, Proses Rekaman Album Terbaru OBSCURA Rampung!

Ini dia, salah satu kabar yang paling ditunggu-tunggu sebentar lagi menjadi kenyataan. Lewat siaran pers yang disebarkan oleh Relapse Records, dikabarkan bahwa unit progressive metal asal Jerman, Obscura kini telah merampungkan proses rekaman album studio terbarunya. Album bertajuk “Diluvium” yang kembali digarap bersama produser V. Santura (Triptykon, Pestilence) tersebut, rencananya dirilis pada musim panas tahun ini juga.

Formasi Obscura saat ini, yakni Steffen Kummerer (vokal/gitar), Rafael Trujillo (gitar), Linus Klausenitzer (bass) dan Sebastian Lanser (dram) mengeksekusi rekaman “Diluvium” di Woodshed Studios yang berlokasi di kampung halaman mereka di Landshut, Jerman, sejak September 2017 lalu. Beberapa kontributor tamu dilibatkan di penggarapannya, termasuk Prof. Ulf Klausenitzer – ayah Linus Klausenitzer – pemain biola dan juga seorang konduktor. Lalu ada pula Jonas Baumgartl, salah satu pendiri Obscura dan menghuni band tersebut pada periode 2002 hingga 2007. Jonas menyumbangkan gesekan cello di album tersebut.

Bagi Steffen Kummerer, album “Diluvium” akhirnya menyempurnakan lingkaran penuh dari empat album yang telah mereka hasilkan sejak 10 tahun silam, yang dimulai dari ‘Cosmogenesis’, lalu ‘Omnivium’ dan ‘Akroasis’. “Bersama Rafael Trujillo, Linus Klausenitzer, Sebastian Lanser dan saya sendiri yang berpartisipasi secara setara dalam proses penulisan lagu membuat (musik) ‘Diluvium’ menjadi lebih variatif, progresif dan berwarna dari segala sisi,” urai Steffen semangat.

Pada 3 November 2017 lalu, Obscura merilis ulang album “Cosmogenesis” dalam format piringan hitam (vinyl). Sejauh ini, band bentukan 2002 yang pernah tampil di sebuah cafe di Jakarta Pusat (29 September 2011) dan di panggung Hammersonic Festival (17 April 2016) ini telah merilis empat album studio, yakni “Retribution” (2004), “Cosmogenesis” (2009), “Omnivium” (2011), “Akróasis” serta sebuah album kompilasi bertajuk “Illegimitation” (2012).

Sekadar informasi, “Akróasis” merupakan album pertama yang melibatkan Linus Klausenitzer dan Sebastian Lanser, dan merupakan satu-satunya album Obscura yang memuat kontribusi gitaris Tom Geldschläger. Saat penggarapan album “Cosmogenesis” dan “Omnivium”, Obscura diperkuat oleh mantan gitaris Necrophagist, Christian Münzner. (MK01)

Kredit foto: Christian Martin Weiss

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!
splitfire
Read More

SPLITFIRE: Dari Club/Cafe ke Panggung Rekaman

Kenyang manggung di berbagai cafe dan club di Indonesia, bahkan hingga ke kawasan Asia Tenggara, kini Splitfire makin mantap selami industri musik rekaman.