Untuk merayakan 10 tahun perilisan “We Stitch These Wounds” tahun depan, unit rock asal California, AS, Black Veil Brides berencana akan merekam ulang album debut tersebut, plus tambahan beberapa lagu baru. Karya rekaman perdana mereka tersebut pertama kali dirilis pada Juli 2010 via StandBy Records, dan merupakan satu-satunya album Black Veil Brides yang menghadirkan kontribusi dramer Sandra Alvarenga, yang kini menghuni band Modern Day Escape.
Gitaris Jeremy “Jinxx” Ferguson beralasan, saat merekam karya rekaman pertama itu, mereka tidak didukung dana yang cukup untuk melakukan proses produksinya dengan benar. “Kami harus meminta bantuan dari sana-sini untuk merampungkannya,” tegasnya, seperti dikutip dari Myglobalmind.
Tapi jangan kuatir, Jinxx kembali menegaskan bahwa versi baru “We Stitch These Wounds” nanti tidak akan mengalami perubahan aransemen. Ia dan personel lainnya; Andy Biersack (vokal), Ashley Purdy (bass), Jake Pitts (gitar) dan Christian “CC” Coma (dram) hanya akan memoles kualitas suara rekamannya, yang bakal disesuaikan dengan gaya Black Veil Brides sekarang. Jinxx mengibaratkan album versi lama adalah demo, dan kini mereka akan mengeksekusi rekaman yang sesungguhnya.
“Kali ini kami akan memproduserinya sendiri. Harusnya bakal menyenangkan untuk merekam ulang album tersebut. ‘We Stitch These Wounds’ akan tetap terdengar seotentik aslinya. Kami tidak akan mengubah terlalu banyak, tetap terdengar sesuai dengan yang sudah dikenal orang banyak.”
Black Veil Brides yang dibentuk pada 2006 silam awalnya dikenal sebagai band rock yang sangat kental akan dandanan ala glam metal ‘80an, dengan inspirasi utama dari band seperti Kiss dan Mötley Crüe. Sejauh ini sudah menghasilkan lima album studio, yakni “We Stitch These Wounds”, “Set the World on Fire” (2011), “Wretched and Divine: The Story of the Wild Ones” (2013), “Black Veil Brides” (2014) dan “Vale” (2018). Pada Juli 2015, band ini juga sempat melepas video konser bertajuk “Alive And Burning” yang dirilis dalam format DVD dan Blu-ray. (MK03)
Kredit foto: Jonathan Weiner
.