Sejak terbentuk pada pertengahan era ‘90an silam hingga sekarang, unit grindcore senior asal Tangerang, Borox tetap menempel kuat di kulit terdalam skena musik bawah tanah Tanah Air. Bahkan belum lama ini, Bone (vokal), Dodoy (bass), Master (dram) dan Gore (gitar) telah melampiaskan sebuah komposisi cadas bertajuk “Keras” yang dipromosikan dalam format video klip.
Borox sendiri terakhir kali mengeluarkan rilisan single pada 2010 lalu, lewat sebuah album kompilasi bertajuk “Agent of Brutality”, yang juga melibatkan band-band ‘sakit’ lainnya seperti Deadsquad, Siksa Kubur, Death Vomit, Trauma dan banyak lagi.
Single “Keras” yang proses penggarapan rekamannya dieksekusi selama sekitar dua bulan di AirStudio Tangerang, dipilih untuk dibuatkan video klip karena dianggap cocok. “Masih relevan untuk didengar saat ini. Lirik dan musiknya sangat tepat untuk menyampaikan keaadaan sosial yang terjadi saat ini,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.
Dan sesuai dengan judulnya, Borox pun mengerahkan energi maksimal dalam penggarapan komposisi “Keras”. “Masih dengan ciri bermusik kami, tetap mengusung grindcore dengan sound yang padat (tight) ala Napalm Death, Terrorizer dan Brujeria.”
Dalam perjalanannya, Borox diperkuat oleh formasi yang kerap berganti. Pernah dihuni oleh musisi dari band-band seperti Pernicius Hate, Kiamat, Sleager dan Delirium Mental. Sebelum “Keras”, Borox tercatat telah merilis beberapa karya rekaman, yaitu album split bersama band Extreme Hate (2001), album mini (EP) “It’s About Whole Truth” (2004) serta album penuh “Annihilation of the Generation” (2007).
Setelah perilisan lagu “Keras”, dalam waktu dekat ini, Borox sudah merencanakan akan mengumpulkan materi yang bakal direkam untuk kebutuhan album penuh. Rencana rilis tahun depan. (aug/MK02)
.