PERIPHERY Luncurkan Video Konser “Follow Your Ghost”

Tak banyak yang bisa dilakukan selama masa karantina akibat tersebarnya virus Corona di sebagian besar belahan dunia. Tapi unit progressive metal/djent asal Washington, AS ini tak bisa tinggal diam. Untuk melanjutkan promo album terbarunya, “Periphery IV: Hail Stan” yang dirilis label 3DOT Recordings, eOne dan Century Media sejak tahun lalu, Periphery kembali meluncurkan video musik baru untuk lagu “Follow Your Ghost”.

Namun kali ini materi video mengambil stok dari penampilan panggung Periphery di Dallas, AS beberapa waktu lalu. Perekaman gambar dan pengeditannya dieksekusi oleh Randy Edwards, sementara perekaman suara dan mixing dilakukan oleh Ronnie Young. Sebelumnya, Periphery juga telah merilis single “Blood Eagle” dan “Garden in the Bones” dari album “Hail Stan” tersebut.

Untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, Periphery yang kini dihuni formasi Spencer Sotelo (vokal), Misha ‘Bulb’ Mansoor (gitar), Jake Bowen (gitar), Mark Holcomb (gitar) dan Matt Halpern (dram) meluangkan waktu selama setahun penuh, khusus untuk penggodokan sembilan komposisi yang termuat di album “Hail Stan”. Benar-benar penuh kebebasan. Untuk mengontrol produksinya, Misha Mansoor juga menempati kursi produser, bersama Adam ‘Nolly’ Getgood, mantan personel Periphery periode 2012 – 2017.

“Sebelumnya kami tak pernah mampu melakukan itu. Kualitas pekerjaannya benar-benar menyita waktu kami. Kami benar-benar harus melakukan segala yang kami inginkan,” seru Jake Bowen via siaran pers resminya.

“Kami mengosongkan semua jadwal untuk mewujudkannya. Kami singkirkan aturan-aturan, batasan-batasan dan tenggat waktu. Kami mengejar kebebasan,” ujar Mark Holcomb menimpali.

Sejak terbentuk pada 2005 silam, Periphery telah merilis lima album studio, yakni “Periphery” (2010), “Periphery II: This Time It’s Personal” (2012), “Juggernaut: Alpha” dan “Juggernaut: Omega” (2015), “Periphery III: Select Difficulty” (2016) dan “Periphery IV: Hail Stan” (2019). Selain itu, juga ada dua rilisan album mini (EP), yaitu “Icarus EP” (2011) dan “Clear” (2014).

Berkaitan dengan sub-genre djent, Periphery disebut-sebut sebagai salah satu band yang mempopulerkannya ke ‘dunia nyata’, mengembangkan teknik yang sebelumnya sudah diterapkan oleh Fredrik Thordendal, gitaris Meshuggah. Selain Periphery, band-band yang sangat kental menganut aliran djent di antaranya adalah Sikth, Mnemic, Animals as Leaders, Tesseract dan Textures. (MK03)

Kredit foto: Travis Shinn

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
clownsuffer
Read More

CLOWNSUFFER: Metalcore yang Dingin dan Kelabu

Terjangan kedua dari Clownsuffer telah dilampiaskan. Bertajuk “Unleashed”, yang menggelorakan konsep metalcore yang semakin gelap, agresif dan brutal.
amukredam
Read More

AMUKREDAM: Rasa Muak yang Lebih Agresif

Formasi baru Amukredam telah menghasilkan maxi-single beramunisikan sepasang lagu baru, yang dieksplorasi menjadi jauh lebih agresif dan chaotic.
lamb of god
Read More

LAMB OF GOD: 20 Tahun Album “Sacrament”

Dirilis pada 22 Agustus 2006 silam, “Sacrament” menjadi karya suci Lamb of God, yang lantas dikenang sebagai salah satu album metal terbaik sepanjang masa.