Kabar Keras Dunia: Dari WAGE WAR Hingga BRAND OF SACRIFICE

WAGE WAR, unit metalcore asal Florida, AS ini telah meletupkan sebuah single baru yang brutal, bertajuk “High Horse” via label Fearless Records. Selama setahun belakangan, vokalis Briton Bond, gitaris Cody Quistad dan Seth Blake, bassis Chris Gaylord serta dramer Stephen Kluesener menghabiskan waktu, bekerja keras untuk meramu konsep menuju perilisan single tersebut. “Kami sangat bangga (akan hasilnya), jadi semoga ‘High Horse’ ini menjadi pertanda (lagu-lagu) lainnya yang akan datang,” seru Wage War lewat siaran pers resminya, semangat. Band yang terbentuk sejak 2010 lalu ini, sejauh ini telah merilis album tiga album studio, yakni “Blueprints” (2015), “Deadweight” (2017) dan “Pressure” (2019) serta sebuah EP bertajuk “The Fall of Kings” (2011). Pada musim panas ini, Wage War bakal menggelar konser di beberapa kota di Amerika Serikat bersama Beartooth, lalu dilanjutkan tur ke daratan Inggris awal tahun depan bersama I Prevail.

.

.

Label independen raksasa, Nuclear Blast Records mengumumkan telah mengontrak unit black metal asal Swedia, WATAIN untuk bergabung di bawah payung mereka. Menyusul kesepakatan kerja sama tersebut, Watain yang kini dihuni Erik Danielsson a.k.a. E. (vokal), Håkan Jonsson a.k.a. H. (dram) dan Pelle Forsberg a.k.a. P. (gitar) segera masuk studio rekaman, tepatnya di Necromorbus Studios, Uppsala untuk merekam album baru. Album sebelumnya, “Trident Wolf Eclipse” dirilis oleh band yang sudah menggeliat sejak 1998 tersebut via label Century Media. Untuk album baru Watain nantinya, rencananya ditargetkan bisa dirilis pada pertengahan 2022 mendatang.

.

.

UNDEROATH akan membuka lembaran baru 2022 mendatang dengan merilis album terbarunya, yang telah ditetapkan bertajuk “Voyeurist”. Tepatnya bakal dilepas resmi pada 14 Januari via Fearless Records. Sebagai menu pemanasan, band metalcore yang diperkuat formasi Aaron Gillespie (dram), Christopher Dudley (kibord/synth), Timothy McTague (gitar), Grant Brandell (bass), Spencer Chamberlain (vokal) dan James Smith (gitar) ini telah melampiaskan dua single segar bertajuk “Damn Excuses” dan “Hallelujah”. Judul yang disebut terakhir, menurut Tim McTague, adalah lagu yang bernuansa gelap, kelam, namun sekaligus indah dan heavy. “Voyeurist” yang beramunisikan 10 lagu juga merupakan album dimana penggarapan produksinya benar-benar dilakukan Underoath secara mandiri tanpa campur tangan pihak lain. 

.

.

Pada Desember 2020 lalu, band progressive metal TESSERACT mengundang para penggemarnya untuk bergabung dalam P O R T A L S, sebuah konsep unik nan ambisius yang menyuguhkan performa manggung dengan rancangan panggung dan penataan lampu yang sinematik. Ada 14 lagu yang mereka geber di hajatan tersebut, yang berlangsung selama lebih dari dua jam, termasuk komposisi “Tourniquet“ yang belum pernah mereka mainkan secara live sebelumnya. Kini, label independen Kscope bakal mengabadikan proyek tersebut dalam kemasan film dan soundtrack berformat Blu-Ray, CD dan piringan hitam pada 27 Agustus 2021 mendatang.

.

.

Pasukan deathcore dari Kanada, BRAND OF SACRIFICE kembali melontarkan karya rekaman baru, berupa single berjudul “Enemy.” Kali ini, mereka menghadirkan kontribusi vokal tamu dari Spencer Chamberlain (UNDEROATH). Kali ini agak unik, karena “Enemy” dirilis sebagai lagu tunggal yang tidak terkait ke album mana pun. Menurut gitaris dan produser Michael Leo Valeri, mereka menulis ‘Enemy’ dengan terapan pengembangan elemen metalcore dari lagu mereka sebelumnya seperti “Animal”, “Foe Of The Inhuman” serta “Vengeance” dengan pendekatan yang lebih melodius. Selain diedarkan secara digital streaming, “Enemy” juga dirilis dalam format piringan hitam 7 inchi dalam jumlah terbatas, yang dipaketkan dengan komik manga yang eksklusif.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *