Inilah Sembilan Nama Rockstar yang Diimpikan THE JABA

Satu lagi band yang berhasil memanfaatkan keterbatasan dalam pandemi dengan berkarya. Hasil dari mengisi kegiatan di rumah membuat unit rock asal Subang, Jawa Barat ini berhasil menggarap sembilan lagu untuk materi album perdana mereka. Dan usaha itu menuai keberuntungan, The Jaba lantas dipertemukan dengan Yobbi Ananta dari Grim Studio, Jakarta yang siap memproduseri karya-karya mereka. 

Sebuah single bertajuk “Jadi Rockstar” mengawali karir The Jaba yang dihuni formasi Joanes Krisminarno a.k.a. Anes (vokal), Omid Komit (gitar), Rudi Antomi Budiman a.k.a. Rudh Abhe (bass) dan Muhamad Kemal Fasya (dram). Lagu tersebut sudah ditebar ke berbagai kanal sejak 20 September 2021 lalu. 

Sebenarnya, pengonsepan rangka musik “Jadi Rockstar” sudah dimulai sejak 2018 lalu, sebelum wabah Covid-19 datang menghadang. Nah, saat masyarakat harus bertahan di rumah, di situlah dimulai proses pembuatan materi lagu “Jadi Rockstar” yang lebih serius, bersama beberapa materi lagu lainnya.

“Kurang lebih satu tahun kami membuat sembilan lagu untuk album. Sampai saat ini, kondisi masih juga belum kondusif akhirmya kami sepakat bersama produser produksi Yobbi Ananta untuk merilis salah satu dari sembilan lagu tadi sebagai wujud kreatiftas The Jaba,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, mengungkapkan latar belakang proses kreatif mereka.

.

.

Single “Jadi Rockstar” sendiri cukup unik. Lagu yang dibangun dari persenyawaan classic rock dan blues tersebut menyebut sembilan nama musisi rock senior Tanah Air di tuturan liriknya. Karena lagu itu sendiri bercerita tentang mimpi untuk menjadi bintang rock seperti idola mereka terdahulu. Dan dengan kecanggihan teknologi saat ini, sepertinya siapa pun bisa dan bebas menjadi apa saja, seperti yang diinginkan di zaman serba viral saat ini. 

Musisi rock – yang seluruhnya merupakan vokalis – yang disebutkan di lagu tersebut adalah Roy Jeconiah (Jecovox/eks Boomerang), Krisyanto (Jamrud), Ecky Lamoh (eks Edane/Elpamas), Doddy Katamsi (eks Elpamas), Andy /rif, Ixan Rantas (eks Sahara), Once (Dewa), Heri Batara (eks Edane) dan rocker wanita Sylvia Saartje. Salah satu pertimbangan lain memilih nama-nama tersebut karena sesuai dengan penyebutan konsonan kata. 

“Puji Tuhan mereka mengizinkan, bahkan support untuk namanya dipakai di lirik sebuah lagu. Motivasi kami, khususnya untuk musik rock, harus tetap terus beregenerasi dengan generasi sekarang dan mendatang dengan memperkenalkan nama-nama sembilan rockstar Indonesia. Kami berharap (bagi) musisi yang belum tahu rockstar yang kami sebut dalam lirik, mereka akan mencari melalui media siapa rockstar tersebut dan menjadikannya inspirasi untuk musisi rock muda buat berkarya dan berkonsistensi,” urai The Jaba lagi, semangat.

Sementara itu, dari segi konsep musik, The Jaba berusaha menempatkan komposisi musik rock yang berbeda-beda dalam setiap materi lagu. Ada bertempo balada, lalu blues, rock n’ roll, hard rock bahkan rock progresif. Serta juga ada sebuah lagu yang bagian akhirnya memainkan ketukan ganjil di lagu yang berjudul “Progresif Cinta”.

Sejauh ini, penggarapan album tersebut sudah menyelesaikan sesi rekaman serta pemolesan tahapan mixing, dan sisa merampungkan proses mastering yang juga dieksekusi oleh Yobbi Ananta. Untuk target perilisannya, The Jaba berharap tahun depan sudah bisa diwujudkan. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *