Kabar Keras Dunia: Dari NORTHLANE Hingga MÅNESKIN

Menyambut perilisan album “Obsidian” yang rencananya diletupkan pada awal April 2022 mendatang, kelompok metalcore asal Australia, NORTHLANE pun kembali memanaskan mesinnya dengan meluncurkan single baru beserta video musiknya bertajuk “Echo Chamber”. Sebelumnya, mereka juga telah memperdengarkan single pembuka yang berjudul “Clockwork” pada 18 Maret 2021 lalu.

Sekitar sebulan setelah melampiaskan “Clockwork”, para personelnya; Jon Deiley (gitar/bass), Josh Smith (gitar), Nic Pettersen (dram) dan Marcus Bridge (vokal) pun memulai proses penggarapan “Obsidian” tanpa diperkuat oleh pembetot bassnya, Brendon Padjasek yang telah memutuskan mengundurkan diri. Jadi saat rekaman, eksekusi isian bass dibebankan kepada Jon Deiley.

.

Unit metalcore asal Australia lainnya, THE AMITY AFFLICTION juga baru saja menggelegarkan karya rekaman single terbarunya. Kali ini bertajuk “Give Up The Ghost”. Sebuah lagu yang sarat emosi, namun berat, yang tadinya tidak dimaksudkan untuk direkam, karena muncul di akhir sesi di mana mereka merekam sendirian untuk pertama kalinya. Ini juga merupakan single kedua menuju penggodokan album terbaru. Pada 15 September 2021, band yang diperkuat formasi Joel Birch (vokal), Ahren Stringer (vokal/bass), Dan Brown (gitar) dan Jon Longobardi (dram) ini juga sudah memperdengarkan single “Like Love”.

“Kami sangat menikmati memainkan materi yang berat lagi. Dan sepertinya para penggemar kami juga menyukainya,” ujar Ahren kepada media Wall of Sound tentang single “Give Up The Ghost”.

.

Masih dari album studio keempat mereka, “Wallflowers”, JINJER kembali melepas video musik untuk salah satu single dari album itu, yakni “Disclosure!”. Di video sutradara Bazil Pereverzev tersebut, diperlihatkan luapan energi meledak-ledak dari band progressive metalcore asal Ukraina tersebut. Memadukan keagresifan, suara gitar yang berdistorsi berat serta raungan vokal guttural yang telah menjadi ciri khas Jinjer selama ini. 

Menurut pembetot bass Eugene Abdukhanov, selain karena lagu itu memang merupakan trek favorit Jinjer dari album baru, juga karena melibatkan mantan gitaris mereka, Dmitriy Oksen sebagai bintang di video tersebut. “Senang bisa bekerja sama dengan dia lagi, walaupun sekarang di kapasitas yang berbeda.”

.

Akhirnya, album terbaru trio djent instrumental ANIMALS AS LEADERS mengumumkan jadwal perilisan album terbarunya yang diberi judul “Parrhesia”. Mereka menetapkan 25 Maret 2022 sebagai waktu yang tepat untuk meluncurkannya secara resmi, via label Sumerian Records.

“Sudah cukup lama (jeda) sejak kami merilis kumpulan karya. Kami sangat bangga dengan koleksi lagu dan komponen visual ini, dan kami sangat bersemangat untuk membagikannya kepada Anda semua,” ujar gitaris Tosin Abasi semangat.

Sejauh ini, Animals As Leaders sudah melepas dua single untuk menyambut perilisan album barunya, yaitu “Monomyth” dan “The Problem Of Other Minds”. Video musik “Monomyth” yang digarap oleh sutradara Telavaya Reynolds bekerja sama dengan koreografer Tlathui Maza dari Nohbords sudah ditonton sebanyak hampir 900,000 pasang mata di YouTube. Sementara di platform digital streaming, lagu itu sudah didengarkan sebanyak lebih dari sejuta orang.

.

Untuk pertama kalinya, sebuah band rock asal Italia berhasil menembus deretan peraih penghargaan di ajang bergengsi, MTV Europe Music Awards. Mereka adalah MÅNESKIN, yang sebelumnya memang masuk di berbagai deretan nominasi. Band yang beranggotakan Victoria De Angelis (bass), Ethan Torchio (drum), Thomas Raggi (gitar) dan Damiano David (vokal) tersebut dinobatkan sebagai yang terbaik di kategori “Best Rock Act”.

“Kami mencintai kalian. Tapi kami juga ingin mengatakan orang-orang selalu mengatakan pada kami bahwa kami tak akan bisa berhasil dengan musik kami. Well, saya pikir kalian semua salah,” seru pihak setelah dinobatkan menjadi pemenang.

Måneskin terbentuk di Roma pada 2016, dan sejauh ini sudah merilis album “Il ballo della vita” (2018) dan “Teatro d’ira: Vol. I” (2021).

.

Vokalis CANNIBAL CORPSE, George ‘Corpsegrinder’ Fisher telah mengumumkan bakal merilis album solonya, yang diberi judul “Corpsegrinder”. Karya rekaman tersebut bakal beramunisikan 10 lagu yang digodok bersama produser Nick Bellmore dan Jamey Jasta dari Hatebreed. Di salah satu lagunya yang berjudul “Acid Vat”, George menghadirkan Erik Rutan (Cannibal Corpse, Hate Eternal) sebagai musisi tamu. “Corpsegrinder” sendiri bakal diedarkan via label milik Jamey Jasta, yakni Perseverance Music Group pada 4 Februari 2021 mendatang. Menurut George, konsep musik di albumnya ini merupakan paduan death metal, thrash dan hardcore. “Dan bakal terdengar as heavy as hell! Saya sangat bersemangat dan tidak sabar untuk memperdengarkannya ke dunia!!!!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *