Kabar Keras Dunia: Dari OPETH Hingga WHITESNAKE

Karena adanya konflik kepentingan, dramer Martin Axenrot akhirnya tak bisa meneruskan karirnya di unit progressive rock/metal OPETH, terhitung sejak pertengahan November 2021 lalu. Sebagai gantinya, Opeth kini telah menunjuk Sami Karppinen dari unit symphonic metal Swedia, THERION untuk mengisi posisi lowong tersebut. 

Martin Axenrot sendiri tergabung di Opeth sejak 2006 silam. Kendati menyedihkan, namun menurut Mikael Åkerfeldt, bandnya kini tidak sedang berada di kondisi yang bisa berlama-lama memikirkan kehilangan tersebut. Bagi vokalis, gitaris dan pendiri Opeth tersebut, mereka harus terus berjuang. “Kami sangat bersyukur Sami membantu kami, membuat tur ini menjadi mungkin. Selain itu, dia cukup luar biasa. Kami semua berharap yang terbaik untuk Ax dalam semua dan segala upayanya di masa depan. Dia telah menjadi bagian yang sangat penting dari band selama bertahun-tahun.”

.

Setelah mengumumkan perekrutan vokalis dan musisi multi-instrumentalis Dino Jelusick untuk menebalkan formasi WHITESNAKE pada Juli 2021 lalu, kini band rock legendaris tersebut kembali menghadirkan personel baru. Empat hari lalu, vokalis dan motor penggerak utama Whitesnake, David Coverdale telah mengumumkan pembetot bass terbaru bandnya, yakni musisi wanita berdarah Irlandia bernama Tanya O’Callaghan. Ia masuk menggantikan Michael Devin yang mengundurkan diri seminggu lalu, setelah terlibat di Whitesnake selama 11 tahun dan menghasilkan tiga album studio.

Tanya O’Callaghan sendiri, sebelumnya sudah sering berkontribusi di berbagai proyek panggung dengan banyak musisi, di antaranya mendukung Steven Adler (eks Guns N’ Roses), Dee Snider (eks Twisted Sisters), Maynard James Keenan (Tool), Nuno Bettencourt (Extreme), Michael Angelo Batio dan Orianthi. Tanya sekaligus menjadi musisi wanita pertama yang pernah menghuni Whitesnake, sejak band itu terbentuk pada 1978 silam.

.

Grammy Awards 2022 akhirnya sudah mengumumkan daftar nominasi calon penerima penghargaan terbaik dari berbagai bidang kategori. Di ranah metal, kembali didominasi nama-nama lama seperti DEFTONES untuk lagu “Genesis”, DREAM THEATER dengan “The Alien”, GOJIRA untuk “Amazonia”, MASTODON untuk “Pushing The Tides” dan ROB ZOMBIE dengan single “The Triumph Of King Freak (A Crypt Of Preservation And Superstition)” yang bakal bertarung memperebutkan trofi “Best Metal Performance”.

Sementara itu, di kategori “Best Rock Performance”, ada AC/DC lewat lagu “Shot In The Dark”, BLACK PUMAS dengan “Know You Better (Live From Capitol Studio A)”, mendiang CHRIS CORNELL lewat lagu “Nothing Compares 2 U”, lalu FOO FIGHTERS dengan “Making A Fire” dan Deftones lewat single “OHMS”.

Nama-nama yang kurang lebih sama, juga bertarung di kategori “Best Rock Song” serta “Best Rock Album”. Selain Foo Fighters, AC/DC dan Chris Cornell, juga ada WEEZER, KINGS OF LEON, MAMMOTH WVH dan PAUL MCCARTNEY.

Malam puncak pemberian penghargaan Grammy Awards ke-64 sendiri bakal digelar pada 31 Januari 2022 mendatang di Crypto.com Arena (sebelumnya bernama Staples Center) di Los Angeles, California dan ditayangkan via jaringan televisi CBS. 

.

MIRE, band baru yang diperkuat oleh mantan gitaris AS I LAY DYING, Nick Hipa kembali menunjukkan taringnya. Band yang kembali menghadirkan kontribusi dari Jesse Beahler, dramer THY ART IS MURDER tersebut telah menghajar lewat karya rekaman single terbaru berjudul “A New Found Rain”. Single sebelumnya bertajuk “Refined” diluncurkan pada awal Oktober lalu. Mire telah mencanangkan bakal merilis album studio debutnya pada 17 Desember 2021 mendatang. Oh ya, selain Nick, Mire juga diperkuat oleh gitaris Ryan Glisan dan vokalis Benton McKibbern.

.

Gitaris BORN OF OSIRIS, Lee Patrick McKinney bersiap melepas materi album solo keduanya yang diberi judul “In The Light of Knowledge”. Rencananya akan mulai beredar pada 14 Januari 2022 via label Sumerian Records. Sebagai nomor ‘penggoda’, Lee yang mengaku banyak terpengaruh para gitaris idolanya seperti Randy Rhoads, Eric Johnson, Dimebag Darrell, Steve Vai, Yngwie Malmsteen, Steve Ray Vaughan hingga Joe Satriani, baru-baru ini telah memperdengarkan single pertamanya, sebuah komposisi instrumental berjudul “Stormrage”. Album itu sendiri bakal beramunisikan delapan lagu, di antaranya bertajuk “Crystal Song”, “Vitruvian Park”, “The Reason” dan “The Maven (In The Sky)”. Album pertama Lee, “Infinite Mind” dirilis pada 2019 lalu. Born of Osiris sendiri telah merilis album barunya yang bertitel “Angel or Alien” pada 2 Juli 2021 lalu.

.

Setelah penantian selama delapan tahun, akhirnya album terbaru dari unit death metal asal Swedia, HYPOCRISY yang bertajuk “Worship” dirilis. Single pertama dari album yang diedarkan via label Nuclear Blast Records itu bertajuk “Chemical Whore”. 

“Worship” sendiri memuat 11 trek berbahaya dan ganas. Umumnya terinspirasi oleh perpaduan antara modern dan kuno, dimana Hypocrisy yang dimotori formasi Peter Tägtgren (vokal/gitar), Mikael Hedlund (bass) dan Reidar ‘Horgh’ Horghagen (dram) sekali lagi menemukan cara untuk menggabungkan ide-ide inovatif dengan suara klasik untuk menghadirkan sesuatu yang dapat dinikmati oleh para metalhead dengan kekaguman dan kekuatan brutal. Sejauh ini, band yang terbentuk sejak Oktober 1991 silam ini telah merilis 13 album studio. 

.

Ilustrasi foto: Opeth (Foto oleh Steve Thrasher)

Jika Anda - para pembaca Musikeras - menyukai tulisan-tulisan kami dan ingin membantu / peduli akan kelangsungan karir media kami, dengan senang hati kami menerima donasi dari Anda secara sukarela. Bantuan dana bisa dikirimkan (transfer) via aplikasi OVO Musikeras 083822872349. Berapa pun bantuan Anda sangat berharga buat kami. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *