HELLDRAVEN Hidupkan ‘Arwah’ TOTEN, Lesatkan Dua Rilisan Baru

Dengan formasi baru, trio cadas asal kota Sintang, Kalimantan Barat ini kembali memanaskan bara setelah tertidur selama lebih dari lima tahun. Sejak  awal 2022 lalu, Helldraven mulai menggarap materi-materi baru, dan sudah menghasilkan beberapa trek seperti “Fly With The Fire” dan “Terror of Fears” yang sudah ditebar di berbagai platform digital streaming sejak 5 November 2022 lalu.

Khusus lagu “Fly With The Fire” sendiri sebenarnya sudah pernah dirilis pada 2014 silam, saat Helldraven masih memakai nama Toten di Yogyakarta. Tapi tahun ini, nama Helldraven diresmikan, seiring dengan perubahan di konsep musik mereka.

“Jadi bisa dibilang ‘Fly With The Fire’ ini merupakan single yang direkam ulang dan dikemas dalam versi Helldraven, ditambah dengan satu materi baru berjudul ‘Terror Of Fears’ yang kami rilis secara bersamaan. Proses dari awal hingga rilis, tidak terlalu memakan waktu lama. Secara keseluruhan persiapan dimulai pertengahan Agustus, dan output-nya sudah dirilis awal November 2022. Kami merekam materinya di Loudstone Studio, Sintang, Kalimantan Barat,” papar pihak band kepada MUSIKERAS, menjelaskan proses kreatifnya.

.

.

Konsep baru yang diterapkan Hasbiandi (gitar), Teguh Kurnia (vokal) dan Fahril Pradana (dram) di dua komposisi tadi bermuara di degup groove metal, namun disuguhkan lewat kekentalan nuansa yang tajam dan gelap pada setiap lagu. “Namun tetap mengaplikasikan konsep ‘groovy’ pada karakter sound dan komposisi instrumennya. Dengan harapan, apa yang ingin kami sampaikan di musik kami akan mudah diterima pendengarnya. Sebagai acuan, kami mengambil referensi dari band-band seperti Pantera, Sepultura, Jungle Rot, Gorefest, Gojira, Lamb Of God dan lain-lain. Namun kami berusaha menciptakan ciri khas tersendiri untuk musik kami.”

Usai perilisan lagu rilisan tunggal “Fly with the Fire” dan “Terror of Fears”, rencananya Helldraven bakal terus menyempurnakan amunisi-amunisi baru, yang dalam waktu dekat akan disiapkan untuk masuk ke tahap rekaman.

O ya, Toten yang menjadi cikal bakal pengibaran Helldraven terbentuk pada 2014, yang diinisiasi oleh Teguh Kurnia, mantan vokalis Excausated (Yogyakarta) dan Hasbi, mantan gitaris Radical of Revolution, juga dari Yogyakarta. Keduanya mengawali agresi Toten dengan konsep duo, dan lebih banyak menggeber komposisi-komposisi thrash metal milik Sepultura dan Megadeth. Nama Helldraven sendiri diambil dari nama belakang Eric Draven, tokoh fiksi dari cerita “The Crow”, yang lantas diagbungkan dengan kata ‘hell’ yang berarti neraka.

Dengarkan konsep baru “Fly with the Fire” dan “Terror of Fears” di aplikasi Spotify, Apple Music, Amazon music, Joox, Deezer, iHeartRadio, Resso, YouTube Music hingga TikTok. (aug/MK02) 

.

.

2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darksovls
Read More

DARKSOVLS: Energi Baru Usai Coki Hengkang

Sebagai lanjutan dari rilisan “Frustrasi Kolosal”, Darksovls kini melontarkan “Spektrum Kedap Cahaya”, menandai era baru yang lebih depresif.
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.