Browsing Tag
metalcore
515 posts
VSONOMA: Seimbangkan Metal dan ‘Pop’
Unit alternative/modern rock asal Malang, Jawa Timur, VSONOMA mengubur Baka Ranger, dan menandainya dengan merilis “The One”.
ELEEVEN TWENTYTWO: “Kami Terinspirasi ‘Metalcore Perjuangan’!”
Melanjutkan pencapaian positif di rilisan “Rise”, Eleeven Twentytwo kini memperluas jangkauan musiknya ke ranah metalcore awal yang lebih pekat.
ALCEENA INSIDE: Emosi Kekecewaan dalam Metal Kekinian
Unit modern metal pendatang baru dari Yogyakarta, Alceena Inside baru saja melepas lagu rilisan tunggal pertamanya, sebagai pengenalan.
REIWA: Unit Modern Metalcore Berlirik Tajam
Pada 26 Februari 2025 lalu, Reiwa akhirnya meresmikan peluncuran album mini (EP) pertamanya, “Simulacra” yang memuat tiga lagu berlirik tajam.
BLYTHED: “Kami Ingin Sangar Seperti Randy Blythe!”
Lewat album mini (EP) “Traitors”, Blythed menunjukkan kualitas bermusik yang sangar, yang tidak terkonsentrasi pada satu aliran metal tertentu.
CATASTROPHIA: “Kami Ingin Ciptakan Suasana Brutal!”
Unit cadas asal Sidoarjo, Jawa Timur, Catastrophia kembali lagi lewat rilisan tunggal terbaru, yang cenderung mengeksplorasi deathcore gaya lama.
BUILDERS MY SKIN: Kreativitas Modern Metal Bernuansa Dark
Dari format duo berkembang menjadi band seutuhnya, akhirnya disahkan Builders My Skin lewat karya rilisan tunggal terbarunya, “Bitter”.
BLISSTERING: “Single Kami Tajam, Sakit dan Menghantam!”
Usai debut panggung di Hellprint “Kecil Tapi Party”, kini Blisstering siap menggebrak skena metal dengan lagu yang sarat emosi dan intensitas.
CARVE THE WRATH: “Kami Tidak Menghibur, tapi Mengganggu!”
Membuka agresi debutnya menuju perilisan album mini (EP) tahun ini, Carve the Wrath memuntahkan “Sadder”, lagu pertama yang sarat kemarahan.
DROP INSIDE: “Kami Terdengar Fresh di Skena Metalcore”
Unit metalcore Drop Inside kembali muntahkan emosi liarnya lewat lagu baru, “Redam Amarah”, yang berkonsep metalcore pemicu adrenalin.
10 Album Mancanegara Capai Dua Dekade di 2025
Banyak album keras dengan kualitas jempolan yang dirilis dua dekade silam. Sepuluh di antaranya, kami anggap tetap terdengar relevan hingga hari ini.
BOUNDLESS: Megafon untuk Membakar Emosi
Karya rekaman baru Boundless, “Dead Of This” merupakan lagu nu-metalcore yang memuntahkan kemarahan, pemanasan menuju album penuh.
ETERNAL: “Kami Band Metalcore Bernuansa Nu-Metal.”
Unit cadas pendatang baru asal Bandung, Jawa Barat, Eternal menancapkan eksistensi debutnya di Tanah Air lewat karya lagu bertajuk “End Game”.
LORE FROM THREAD: “Kami ‘Banger Maniacs’!”
Dari Bandung, Lore From Thread kembali muntahkan amunisi tunggal bertajuk “Heterodox”, berkonsep modern metalcore yang berat.
SIDELINE: Heavy tapi Pop, atau Pop tapi Heavy?
Lewat album mini (EP) debutnya yang berjudul “Relapse”, Sideline menyuntikkan kegurihan pop ke dalam komposisi rock yang garang.