ICE BAR CIRCUS Rilis Video “Stupid Gigs Last Night”

Masih dari rangkaian promo “Strange Like Us”, album mini band rock alternatif asal Bandung, Ice Bar Circus yang diluncurkan tahun lalu, sebuah video musik terbaru diluncurkan awal Februari 2017 lalu. Kali ini, band yang dihuni Jaen (vokal, gitar), Caki (gitar), Sofyan (bass) dan Naufal (dram) ini memilih untuk memvisualisasikan lagu “Stupid Gigs Last Night”.

Eksekusi videonya sendiri dilakukan di sebuah coffee shop, hanya bermodalkan sebuah smartphone untuk menangkap ekspresi para personelnya di lagu tersebut. “It’s was sloppy, unbalanced, candid, called it improvisation if you like. Well.. it was Stupid Gigs Last Night,” tulis pihak band di naskah press release-nya.

“Stupid Gigs Last Night” sendiri merupakan single ketiga yang dilepas Ice Bar Circus ke media sosial. Sebelumnya, mereka telah merilis “Smoke it, won’t you?” dan “Yes She Was Mine”. Ice Bar Circus menjalani proses kreatif penggarapan “Strange Like Us” dalam waktu yang cukup panjang. “Sangat panjang kalau diceritakan,” ulas Jaen kepada MUSIKERAS. “Kami melakukan pemutakhiran lagu semenjak tiga tahun lalu, dan ketika sudah siap kami langsung melakukan proses rekaman.”

Lewat kendaraan rock alternatif versi mereka, jaen dan kawan-kawan menyampaikan berbagai tema kehidupan di tuturan lirik-lirik lagunya. “Menceritakan kehidupan menjadi pemain band secara luas, tidak spesifik. Kami bisa suatu waktu menciptakan lagu bernada dan berlirik melankolis seperti single kami yang tidak masuk album mini(‘People’), atau kami bisa tiba-tiba sangat marah, memaki-maki hal yang tidak kami sukai. Sangat tipikal manusia, hehehe. Begitu pun tentang ‘Stupid Gigs Last Night’, kami tiba-tiba ingin mendiskripsikan perasaan kecewa karena memiliki ekspektasi tentang sebuah gigs ideal.”

Karir Ice Bar Circus mulai bergerak pada 2006 silam, yang digagas oleh proyek iseng kuartet Jaen, Caki, Ardi (bass) dan Bora (dram). Awalnya menggunakan nama The S.I.N.O. Tiga tahun kemudian, setelah puas manggung membawakan lagu-lagu dari band favorit mereka, keempatnya lalu mulai memberanikan diri menulis lagu sendiri. Seiring keseriusan mereka membuat lagu, nama band pun diubah menjadi Rollsroyce, yang tak lama kemudian berubah lagi menjadi Ice Bar Circus hingga sekarang. Pada 2011, Ice Bar Circus mengalami periode sulit yang berujung pada mundurnya Ardi dan Bora. Setahun kemudian, Jaen dan Caki merekrut Sofyan dan Naufal, dan langsung memutuskan menggarap sebuah album mini, yang dimulai pada 1 Juni 2015 di Masterplan Studio Bandung. (Mdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
ancreath
Read More

ANCREATH: Akhirnya Muntahkan EP Perdana

Usai jalani proses kreatif dan masa produksi selama hampir dua tahun, akhirnya Ancreath meresmikan perilisan album mini (EP) debutnya dalam format fisik (CD).
jamsky
Read More

JAMSKY: Tahun Ini Siapkan Album Debut

Lewat lagu baru, “Taklukkan Dunia”, Jamsky mantap berkiprah secara lebih serius di skena rock Indonesia. Bahkan sisa tahun ini, diniatkan rampungkan album.
burning impact
Read More

BURNING IMPACT: Didihkan EP Debut

Bersama Cute Papa, gitaris barunya yang misterius, Burning Impact mulai panaskan lagu-lagu rekaman terbarunya yang bakal disatukan dalam sebuah album mini (EP).
cyrocist
Read More

CYROCIST: Demo Abstrak nan Beringas

Sambil menyiapkan materi album perdananya, Cyrocist melepas tiga lagu dalam kemasan demo bertajuk “Dossier MMXXVI” yang abstrak, gelap dan beringas.