Rizky Fernanda (vokal), Sandi Putra (gitar), Farhan Fathur Fernandar (dram) dan Andry Cahyadi (bass) yang tergabung di unit metalcore asal Bandung, Anesthesia akhirnya bisa bernafas lega. Paling tidak, belum lama ini mereka bisa merilis single baru bertajuk “Neverland”, salah satu trek dari album mini mereka, “The Verse of Wrath” yang rencananya juga dirilis tahun ini.

Pengolahan aransemen musik untuk “Neverland” sendiri dieksekusi oleh Sandi Putra, yang dipadukan dengan tuturan lirik karya Rizky Fernanda. Mereka merekamnya di Escape Studio dengan bantuan Simon In Place untuk pengolahan mixing dan mastering.
Menurut tuturan pihak band kepada MUSIKERAS, proses pembuatan lagu “Neverland” maupun album “The Verse of Wrath” sendiri terbilang sangat lama karena ada sedikit masalah di dalam Anesthesia sendiri. “The Verse of Wrath” mulai dipersiapkan sejak Anesthesia menggarap lagu pertama berjudul “Syair Kemurkaan” pada 2013 silam. “Tapi kami berdiri kembali untuk menggarap lagu ‘Neverland’ yang bercerita tentang manusia yang berharap abadi dan setia bersama omong kosong dirinya sendiri.”
Lalu konsep musik keseluruhan lagu di album terekat kuat oleh latar belakang musikal para personelnya, dimana sumber inspirasi dan referensinya tidak jauh-jauh dari paham deathcore, metalcore, post-hardcore hingga nü metal. Dan akhirnya, mereka pun memilih fokus pada metalcore sebagai jalan tengah, yang antara lain terinspirasi dari band-band seperti As I Lay Dying, Parkway Drive, Miss May I, Upon a Burning Body hingga August Burn Red.
“Lalu kami padukan dan kami ambil ide-ide tersebut yang sesuai dengan metalcore itu sendiri dan kebutuhan kami. Keistimewaan genre ini, untuk orang-orang awam yang kurang mengerti metal dan lebih menyukai yang easy listening mungkin dapat menerima musik ini di telinga mereka,” urai pihak Anesthesia lagi.
September 2013 Anesthesia terbentuk di Bandung, Jawa Barat dengan nama awal, Anthem of Ra. Saat itu personelnya adalah Sandi Putra, Rizky Fernanda, Farhan Fernandar dan Aldi ‘Icip’ Fawwaz (gitar). Tapi tidak lama, Icip memutuskan keluar dengan suatu alasan, dan digantikan oleh Pran yang sekaligus menjadi momentum perubahan nama menjadi Anesthesia. Lagu pertama Anesthesia yang berhasil dirampungkan berjudul “Syair Kemurkaan” yang lantas membuka jalan ke penggarapan album “The Verse of Wrath”, yang tak lain merupakan bahasa Inggris dari judul ‘Syair Kemurkaan’. Sebelum perilisan “Neverland”, sempat terjadi lagi beberapa kali pergantian personel. (Mdy)
mantaaaps