LIAM GALLAGHER Akan Konser di Jakarta, dan Rilis Single “Wall of Glass”

Setelah mengumumkan pembubaran bandnya, Beady Eye pada 25 Oktober 2014 lalu, Liam Gallagher akhirnya mengarahkan konsentrasi sebagai artis solo. Hasilnya, sebuah single baru bertajuk “Wall Of Glass” (Warner Bros.) telah dirilis oleh mantan vokalis Oasis tersebut pada akhir Mei 2017 lalu, sebagai pemanasan sebelum merilis album solonya yang berjudul “As You Were”.

Dan dalam rangka promo menyambut album tersebut, Liam Gallagher pun menggelar tur dunia. Salah satunya akan menyambangi Jakarta, Indonesia. Rencananya, adalah promoter Nada Promotama (Promoter) bekerja sama dengan Collective Touring (Co-Promoter) yang bakal menggelar konser bertitel “Liam Gallagher Live In Jakarta 2017” tersebut, tepatnya di Ecovention Ancol pada 8 Agustus 2017 mendatang.

Pihak promoter yang sebelumnya pernah mendatangkan dua band rock asal Amerika Serikat, yakni MAE dan The All American Rejects, mengaku hanya butuh waktu beberapa jam untuk memutuskan mengundang Liam ke Jakarta. Karena sebelumnya, tim manajemen Liam Gallagher sudah terlebih dahulu melakukan pembicaraan dengan Collective Touring, tepatnya sejak Februari 2017 lalu. Mengingat nama Liam Gallagher yang dianggap masih punya banyak penggemar di Indonesia, negosiasi dengan pihak manajemen Liam pun tidak berlangsung lama.

Ditambah lagi, pihak manajemen Liam juga memastikan bahwa lagu-lagu Oasis juga bakal dikumandangkan di konser tersebut. Seperti yang telah dipastikan oleh CEO Collective Touring, PJ Panji. “Ketika mereka (manajemen Liam Gallagher) menawarkan Liam untuk tampil di Indonesia, hal pertama yang langsung kami tanyakan adalah, apakah Liam akan membawakan lagu Oasis atau tidak,” tutur PJ. “Dan kami sangat bersemangat ketika mereka menjawab dengan yakin,‘Yes, he will sing some Oasis hits!’. Tanpa pikir panjang, kami (langsung) mengonfirmasi untuk membawa Liam Gallagher ke sini,” urainya menegaskan.

Di Jakarta, penampilan Liam akan didukung formasi band solonya, yang beranggotakan Mike Moore (gitar), Jay Mehler (gitar), Drew McConnell (bass), Dan McDougall (dram) dan Christian Madden (kibord).

Tiket “Liam Gallagher Live in Jakarta 2017” sendiri sudah mulai dijual per 2 Juni 2017 lalu, yang terbagi dalam dua sesi, yaitu presale dan normal. Kini, kuota presale sudah habis terjual, jadi hanya menyisakan tiket harga normal yang akan ditutup pada akhir Juli 2017. Spot penonton akan terbagi menjadi empat kategori, yakni Tribune A (Rp 500.000,-), Tribune B (Rp 650.000,-), Festival (Rp 850.000,-), Rock Pit (Rp 1.100.000,-). Tiket akan dijual secara online oleh Thepointofsale.co.id untuk semua kategori dan juga melalui kiostix.com untuk kategori Festival dan Rock Pit.

Liam Gallagher mendapatkan nama besarnya lewat band rock fenomenal, Oasis, yang terbentuk di Manchester, Inggris, pada 1991 silam. Band ini didirikan oleh Liam (vokal), Paul ‘Bonehead’ Arthurs (gitar), Paul “Guigsy” McGuigan (bass), dan Tony McCarroll (drums). Setelah itu, Noel Gallagher yang merupakan kakak dari Liam, masuk sebagai gitaris band tersebut. Setelah menelurkan album “Definitely Maybe” pada 1994, nama Oasis sebagai salah satu pengusung genre Britpop mulai menorehkan reputasi berbahaya saat merilis album “(What’s the Story) Morning Glory?” setahun kemudian. Album inilah yang melahirkan lagu-lagu klasik Oasis seperti “Wonderwall”, “Don’t Look Back In Anger” dan “Champagne Supernova”. Saat Oasis bubar delapan tahun lalu, Liam mendirikan band bernama Beady Eye bersama para mantan personel Oasis, selain Noel. Band ini kemudian menelurkan dua album yaitu “Different Gear, Still Speeding” (2011) dan “BE” (2013). (MK01)

Kredit foto: Rankin

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.