Lagi, Ide Gila Terbaru TOM MORELLO Dikumandangkan

Meneruskan respon menggairahkan yang dialamatkan ke album solo pertamanya, “The Atlas Underground” (2018), gitaris dan musisi rock Tom Morello akhirnya kembali merangsek lewat karya rekaman baru. Bertajuk “The Atlas Underground Fire” dan bisa dibilang ini merupakan agresi lanjutan dari album debut solonya tadi. Album rilisan perusahaan rekaman Mom+Pop Music tersebut beramunisikan 12 lagu, dan menampilkan

IQIF Kini Memompa Adrenalin Tanpa STEREOCASE

Walau sarat tantangan dalam hal teknis, tidak menyurutkan semangat solois alternative rock asal Jakarta ini untuk mewujudkan karya-karya personalnya. Usai memperdengarkan empat single sebelumnya, yakni “Before It’s Too Late” dan “Burn Me Down” pada Maret 2020, lalu “Twisted” di Februari 2021 dan “Falling” pada Juli 2021, IQIF akhirnya mempersembahkan karya rekaman album penuhnya yang diberi

“MUSIGRUNGE INDONESIA” Rayakan 30 Tahun Keliaran Grunge

Dirilisnya “Nevermind”, album milik grup rock Nirvana pada 24 September 1991 silam telah menyebabkan gelombang tsunami grunge yang berhasil melibas hampir semua sub-genre musik keras yang menguasai skena mainstream saat itu. Karya rekaman yang antara lain melejitkan single “Smells Like Teen Spirit”, “Come as You Are”, “Lithium” dan “In Bloom” tersebut menjadi salah satu album

GOODENOUGH Lepas “Massive Anger Kills Future”, dan Bersiap Menuju Nu-Punk

Unit pop punk/rock/alternative asal Cibinong, Bogor ini kembali melampiaskan kreativitas musikal mereka yang makin eksploratif. Setelah sebelumnya menegaskan eksistensinya lewat album mini (EP) “Alongside” (2019) serta single bertajuk “Take It Out” (2021) yang melibatkan vokal Sofi Maeda asal Rusia, kini Goodenough kembali melontarkan karya-karya terbarunya.  Single terkini band yang diperkuat formasi Andreas George (vokal), Yos

Single “Gak Jelas” dan Album Baru, Potret Daur Ulang Wajah TOILETSOUNDS

Anthem klasik kuartet indie-rock/grunge dari album debut “Minim” (1998) yang berjudul “Ngga’ Jelas (Nol)” mendapat suntikan nyawa baru. Kali ini judulnya disingkat menjadi “Gak Jelas”, dan diaransemen ulang oleh Toiletsounds ke dalam konsep musikal yang lebih segar. Bahkan yang mengejutkan, di versi terbaru yang telah dirilis via label Demajors Records tersebut, band asal Jakarta ini

SPITHATNORE Serukan Kegelisahan “Udara Demokrasi” Berbalut Grunge/Stoner

Band indie beraliran alternative rock asal Kota Bandung, Jawa Barat ini hadir di skena rock Tanah Air dengan ramuan musikal yang sarat ‘udara demokrasi’. Seperti judul single debut mereka yang telah diluncurkan sejak bulan lalu.  Perbedaan latar belakang musik dari para personel Spithatnore; Yogie ‘Ogie’ Prana Tan (vokal/gitar), Faisal Nugraha dan Robi ‘Obi’ Trianda (dram)

PILOTZ X ROY JECONIAH, Kolaborasi dalam Semangat Rock

“Lagu yang mereka kerjakan sangat terasa aura positifnya, mengajak kita untuk tetap semangat dalam menghadapi situasi yang sangat tidak mudah ini.” Pernyataan di atas dilontarkan oleh Roy Jeconiah, vokalis dan motor utama unit rock Jecovox, tentang single terbaru Pilotz, “Semua akan Indah pada Waktunya”. Di single rilisan Fly Music Management tersebut, Roy menyumbangkan tarikan suara

Lepas EP “Karet”, SWELLOW Kembali Riuhkan Indie-Rock

Bagi mereka yang menganut alunan indie-rock, khsusnya yang berada di seputaran Bogor, Jawa Barat, tentunya pernah mendengar nama Reid Voltus. Ya, itu nama sebuah unit indie-rock yang sempat bersinar namanya di pertengahan era 2000-an. Namun pada 2012 silam, band ini memutuskan menjauh dari hirup pikuk skena.  Kini, salah satu personel Reid Voltus, yakni Andi ‘Idam’

PAS Band tentang EP Terbarunya: “Be Yourself. F**k Trend!”

Usai ‘menggoda’ lewat dua single fresh, masing-masing bertajuk “Sesungguhnya” yang diperdengarkan pada November 2020 lalu, dan disusul “Friendship” pada awal 2021, akhirnya pendekar rock senior asal Bandung, Jawa Barat ini benar-benar kembali memanaskan mesinnya di industri rekaman. Sebuah album baru – setelah kekosongan lebih dari satu dekade sejak merilis “Romantic… Lies… and Bleeding” (2008) –

HINGAR Cetuskan EP “Grundstomme” Berkonsep Grunge ‘Progresif’

Pandemi boleh berkepanjangan, tapi keterbatasan itu justru menjadi momentum kreatif para personel unit alternative rock/grunge asal Depok, Jawa Barat ini. Hasil kasak-kusuk Hingar di studio, kira-kira sejak November 2020 lalu akhirnya berujung pada pelampiasan album mini (EP) debut bertajuk “Grundstomme” via kanal SoundCloud dan Bandcamp pada 14 Juni 2021 lalu. “Grundstomme” adalah sebuah kata dari

Dengarkan “Yorkie”, Eksplorasi REDSIX di Ranah Emo/Modern Rock

Berselang lebih dari setahun sejak munculnya pandemi Covid-19, unit modern rock asal Jakarta ini akhirnya kembali berkarya, dengan merilis single terbaru bertajuk “Yorkie”. Dari sudut pandang musikal, Redsix kali ini meramu “Yorkie” dengan pendekatan sound yang lebih berat, yang bernuansa emo/modern rock.  Ide kreatifitas tersebut adalah hasil dari proses komunikasi antar personel yang terus terjalin

AIDOAUDIO Cetuskan “Samar” yang Lahir di Persimpangan

Formasi band asal Bandung ini datang dari latar belakang genre berbeda,  seolah merepresentasikan organ tubuh yang saling menopang satu sama lain. Keberagaman hasrat musik personelnya lantas dikonversi menjadi kelebihan, dengan harapan agar menjadi kaya akan warna, suasana, dan ritme yang berbeda. Seperti yang telah tertuang lewat single debut bertajuk “Samar”. Adalah Muhamad Farid Azhari –

Ini Detail “everything after”, Karya ELEVENTWELFTH yang Dirilis di Jepang

Unik juga. Sepanjang periode 2017 hingga 2020, unit alternative math rock asal Jakarta ini berhasil mempertahankan konsistensi merilis karya rekaman single setiap 11 Desember. Sesuai nama bandnya. “out of nowhere” menandai rilisan single pertama eleventwelfth, setelah melepas album mini (EP) debut pada 2017 via Six Thirty Recordings, dan mengeksekusi tur promonya di Jepang di tahun

Distorsi Kasar THE HUMAN RAS Menghajar Ketidakadilan

Dibalut dengan distorsi gitar yang kasar, unit alternative rock asal Cianjur, Jawa Barat ini melantangkan protes keras tentang keadilan yang belum dilakukan seadil-adilnya lewat karya single debut bertajuk “Topeng”. Bagi The Human RAS, lagu ini adalah sebuah ungkapan kegelisahan dan amarah dalam menyuarakan aspirasi untuk melawan ketidakadilan. Dengan panjang lebar, band yang terbentuk pada 28

FALLEN ROSE Luncurkan Lagu Galau Berbalut Distorsi Berat

Dengan vokalis barunya, unit alternative rock asal Surabaya, Jawa Timur ini merangsek lagi. Sebuah single bertajuk “Tak Lagi Ada” dipersembahkan sebagai bagian dari petualangan menuju perilisan album.  Lirik “Tak Lagi Ada” sendiri merupakan sebuah lagu curahan hati sang bassis Hayyan Sabith, yang lantas diekspresikan ke dalam format lirik oleh gitaris Muhammad Dirham Satia. “Menceritakan tentang

Kolaborasi CHARIOT ON FIRE dan CELESTIAL HEVRTS Berlanjut, Hasilkan “Codename: Fire”

Tergiring keseruan kolaborasi memainkan lagu “Obey” milik Bring Me The Horizon yang ditayangkan di kanal YouTube sejak tiga bulan lalu, kini dua pelaku musik keras kekinian ini kembali menyatukan ide- kreativitasnya. Hasilnya, adalah sebuah single orisinil yang enerjik bertajuk “Codename: Fire”, yang telah diperdengarkan pada 12 Maret 2021 lalu. Ide awal melakukan kolaborasi itu sendiri

Ketika LLAYDTREES Serukan Perbedaan yang Eksploratif

Perbedaan dari sudut pandang atau pemikiran adalah hal yang wajar dalam berkehidupan. Namun di negeri ini, Indonesia, masih banyak ditemui masalah perbedaan yang justru menjadi polemik pelik yang tak berkesudahan. Fenomena itu, menjadi bahasan intensif unit alternative rock asal Jakarta ini, di album mini (EP) debutnya, “Million Eyes”. “Album ini menggambarkan perbedaan yang universal, seperti

MORNING SHINE Lestarikan Psychedelic Grunge Lewat “Hilang Ingatan”

Awal April lalu, trio psychedelic grunge asal Jakarta ini baru saja merilis single baru bertajuk “Hilang Ingatan”. Sebuah karya baru yang akhirnya dilahirkan Morning Shine setelah lebih dari enam tahun mengalami paceklik karya rekaman, sejak mereka melepas album berjudul “Dunia Imajinasi”. Album yang berisikan 11 trek, di antaranya “Tragedi”, “Udara Segar” dan “Erupsi” tersebut, tepatnya

TADRICK AND THE WATER Terapkan Dua Sisi Dekade Rock

Referensi dari kekentalan nafas rock era ’90an yang disaling-silangkan dengan alunan psychedelic rock ’70an menjadi kendaraan utama unit rock asal kawasan Pantura ini dalam berkarir di kancah industri rekaman. Usai menancapkan eksistensi awal lewat album mini (EP) bertajuk “Dreams are Not Fantasy” (2019) serta sebuah single berjudul “Inside of Me” (2020), kini Tadrick and The

EASTERN TRAFFIC Umbar Kisah Kematian, Setelah Terlahir Kembali

Eastern Traffic kembali menggelorakan karirnya di skena musik Tanah Air, khususnya di Yogyakarta. Tidak dengan persiapan setengah matang, namun datang dengan amunisi baru berupa sebuah album baru bertajuk “Innocent Moves” yang rencananya bakal dilepas via Species Music, pada November 2021 mendatang. Dan sebagai gerbang pembuka, band yang sempat vakum selama tujuh tahun tersebut telah meluncurkan