Browsing Tag
alternative rock
259 posts
COSTIVE: “Kami Pertahankan Energi ‘Mentah’ Emo”
Sambil menyiapkan album debutnya, Costive kembali merilis karya terbaru berjudul “Outworn”, yang memuntahkan lirik mentah yang sarat emosi.
SHADOWBOURNE: Pelampiasan Vokal Pop di Eksplorasi Metal
Lagu kedua dari album mini (EP) perdana Shadowbourne, telah divisualisasikan dalam format video musik. Sarat ledakan emosi yang agresif.
SIEMENTS: “Kami Membangun Atmosfer yang Lebih Mencekam”
Identitas musikal Siements terdengar semakin matang dan berani di album mini (EP) terbarunya, “House of Vultures”. Lebih gelap, padat dan agresif.
AZNIG: “Di Jepang, Skena Metal Lebih Terorganisir!”
Salah satunya dimotori oleh musisi asal Indonesia, AZNIG yang berbasis di Tokyo ini telah merilis sebuah album yang menjadi puncak evolusi mereka.
MAIVE: ’Bloodshot’ untuk Luapkan Kemarahan
Gebrakan kedua MAIVE, kali ini dilampiaskan lewat “Bloodshot”, sebuah ungkapan luka yang dalam, sebagai pemanasan menuju album mini (EP).
Invasi Magis THE SMASHING PUMPKINS di Jakarta
Selama dua jam 26 menit, The Smashing Pumpkins menggelorakan para pemujanya di Jakarta, lewat suguhan konser bertajuk “Rock Invasion 2025”.
SHEAVES: Kobarkan Rock Bertema ‘90s is Dead?’
Bagi unit rock alternative, Sheaves, bara rock era 90-an masih hidup. Tidak mati. Mereka pun mengobarkannya di lagu terbarunya, “Keruh”.
SOUL OF DECAY: Kali Ini Energi ‘Kasar’, Namun Emosional
Di lagu rilisan terbarunya, Soul of Decay akhirnya memproklamirkan vokalis terbarunya, dengan karakter yang lebih personal dan emosional.
SUNLOTUS: “Eksperimentasi adalah Kunci!”
Sunlotus telah melepas sebuah lagu pemanasan menuju peluncuran album penuh keduanya, “Behind Closed Doors” yang akan dirilis Oktober 2025.
TANDA SERU!: Darah Grunge Yunan Helmi
Lewat entitas bernama Tanda Seru!, Yunan Helmi bebaskan alter egonya dalam bentuk album mini (EP) debut bertajuk “Negeri Para Begundal”.
GREY CASTLE: Lirik DSBM dalam Kebisingan Shoegaze
Shoegaze menyatukan perbedaan referensi kelima personel Grey Castle, yang akhirnya berhasil menciptakan karya bising yang depresif.
SWEET PVRT: Dari Pop Punk ke Alt-Rock/Modern Metal
Di lagu barunya, “Titik Koma”, Sweet Pvrt luapkan refleksi mendalam tentang perjalanan hidup dan harapan yang tak pernah padam.
REDSIX: “5 Band yang Harus Disimak Sebelum Mendengarkan EP Terbaru Kami”
Formula Redsix di album mini (EP) terbarunya nanti, “Part II // Execute” sedikit banyak menyerap inspirasi dari lima band tersebut. Siapa saja?
DLDP: “Kami Padukan Blues Klasik dan Energi Rock Mentah”
Usai vakum beberapa tahun, Dualima Duapuluh (DLDP) kembali menggeliat, luncurkan karya baru, menjelang album mini (EP) debutnya.
MIDNIGHT FOOTBALL: “Kami Membangun ‘Theater of Mind’ Lewat Audio”
Di album penuhnya yang bertajuk “Iter Praeteriti”, Midnight Football menggambarkan pergulatan batin yang hampir dialami setiap orang.