“Tergusur di Tanah Sendiri” Semburkan Kemarahan FASIQ

Komplotan death-thrash metal asal Jakarta, Fasiq telah menebarkan album anyar bertajuk “Tergusur di Tanah Sendiri” via Self Mind Records tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2017 kemarin. Sesuai tajuknya, barisan lirik yang menjejali album ini berkisah tentang carut marutnya sistem pemerintahan di Jakarta.

“Tema tentang penggusuran, ketidakadilan, problematika moralitas, nasionalisme dan kemiskinan di Jakarta menjadi poin penting di album ini,” ungkap vokalis, gitaris dan juga pendiri Fasiq, Wira Julianto kepada MUSIKERAS. “Dan Fasiq akan tetap menyuarakan suara-suara perlawanan terhadap ketidakadilan sistem yang ada di negeri ini dengan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Wira melanjutkan, para metalhead harus mendengarkan “Tergusur di Tanah Sendiri”, lantaran album ini memiliki pesan penting yang mengajak para pendengar untuk ikut perduli terhadap permasalahan bangsa sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari degradasi moral yang akan membawa kepada kehancuran. “Intinya, setiap warga negara harus kritis terhadap problematika negara yang harus disikapi serius dalam menanganinya.”

Proses penulisan lagu-lagu di album ini terdiri dari beberapa tahap. Dan lirik, tentu menjadi landasan utamanya. Pertama, Fasiq lebih dulu menentukan objek permasalahan, lalu menentukan judul berdasarkan tema, kemudian menulis lirik dan terakhir membuat aransemen musik yang disesuaikan dengan lirik yang telah dibuat. “Kalau ada yang tidak cocok maka akan direvisi, baik dari sisi lirik atau pun dari aransemen lagu-lagu tersebut,” ungkap Wira.

Sedangkan untuk rekamannya, band yang berdiri sejak 1998 silam ini hanya membutuhkan waktu tujuh hari termasuk proses mixing dan mastering yang dieksekusi di studio Gubuck Gore di Bogor. Dan seperti dua album penuh sebelumnya, kali ini Wira juga masih ditemani oleh personel orijinal Fasiq lainnya, Hunter Panjaitan (dram) serta bantuan dari David sebagai additional bassist.

Fasiq juga berharap, melalui “Tergusur di Tanah Sendiri”, mereka tetap berdiri tegak dalam mengibarkan genre yang dipilihnya. Dan untuk memerkenalkan barisan lagu yang bersemayam di dalamnya, mereka akan menyandingkannya dengan sederet nomor milik Sepultura dalam penampilan perdana mereka tahun ini, yang bakal digelar di Grand Charly Bekasi, Cyber Park, 30 September 2017. (Riki)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.