Kabar Keras Dunia: Dari AUGUST BURNS RED Hingga NITA STRAUSS

AUGUST BURNS RED (ABR) kembali merilis sebuah karya rekaman baru yang bertajuk “Vengeance”. Bagi unit metalcore asal Pennsylvania, AS ini, “Vengeance” berbicara tentang betapa kejamnya 18 bulan terakhir yang tampaknya telah menimpa banyak orang. Sehingga rasa belas kasih dan saling pengertian antar sesama berkurang. “Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk mengembalikannya ke dalam

DISSECTING FLESH Banting ‘Alien’ dengan Death Metal yang Brutal

Sambut unit slamming brutal death metal asal Bekasi ini, yang menyerbu dengan konsep yang terbilang sangat berbeda dibanding band-band sejenis. Dari muntahan lirik misalnya, lewat album mini (EP) bertajuk “The Impact of Cruelty from Extraterrestrial” yang baru mereka lontarkan pada 4 Oktober 2021 lalu, Dissecting Flesh mengumbar dampak kekejaman makhluk angkasa luar. “Kami mengambil tema

Di “Sky Burial”, FORNICATION ‘Kubur’ Deathcore yang Generik

Memastikan masih mencengkeram kuat di jalur musik deathcore, namun unit keras asal Yogyakarta ini tak ingin terjebak menjadi band yang generik. Deathcore versi Fornication telah dieksplorasi sedemikian rupa sehingga kini – menurut mereka – telah menjadi jati diri Fornication.  Formula ini telah mereka tancapkan sebagai penanda era baru, lewat sebuah single rekaman terkini bertajuk “Sky

Kabar Keras Dunia: Dari WAGE WAR Hingga CRADLE OF FILTH

Pendekar metal ekstrim legendaris asal Inggris, CRADLE OF FILTH bersiap merilis album studio terbarunya, “Existence Is Futile” pada 22 Oktober 2021 mendatang. Dan video musik single keduanya, “Necromantic Fantasies” juga sudah ditayangkan di YouTube untuk menunjang promosinya. Album ke-13 itu sendiri digarap formasi Dani Filth (vokal), Richard Shaw (gitar), Ashok (gitar), Daniel Firth (bass), Martin

Kabar Keras Dunia: Dari IMMINENCE Hingga WHITECHAPEL

Unit post-hardcore/alternative metalcore asal Trelleborg, Swedia, IMMINENCE kembali menggebrak lewat single baru. Kali ini bertajuk “Ghost” yang juga direkam di Swedia – termasuk proses mixing dan mastering – bersama produser Henrik Udd (Architects/Bring Me the Horizon/At the Gates). Lewat “Ghost”, grup yang dihuni vokalis dan pemain biola Eddie Berg, gitaris Harald Barrett dan Alex Arnoldsson,

Siapkan EP, Kebangkitan MARYATIE di Skena Death Metal

Hiatus beberapa tahun lantaran ditinggal beberapa personelnya, ternyata tidak lantas mengubur karir unit death metal asal Tangerang, Banten ini selamanya. Buktinya, tahun ini, Maryatie bangkit dan berhasil keluar dari kebuntuan untuk meletupkan karya rekaman single baru bertajuk “Nurut Mulut Pembual”. Lagu tersebut lahir dari keresahan akan seorang pemimpin yang menggunakan kekuasaan untuk menghasut dan mengadu

ABOMINABLE DEVOURMENT dan Kebrutalan Debut Slamming Death Metal

Satu lagi penggilas di skena slamming death metal telah menancapkan taringnya. Sejak 7 Juli lalu, trio brutal asal Tangerang ini telah meletupkan album debutnya dengan tajuk yang cukup panjang; “Gobbling Peculiarity On Unanimously Deformation of The Gory Monstrouslamorphous” via label Brutal Mind. Menurut tuturan pihak Abominable Devourment kepada MUSIKERAS, jika diartikan secara kasar, judul tersebut

Perjalanan Brutal IMPERFORATA Menuju Perilisan “Awaken Sanity”

Berbagai macam cobaan harus dilalui unit cadas asal Madiun, Jawa Timur ini saat menggodok album pertamanya, “Awaken Sanity”. Satu-satu personelnya hengkang, dan hanya menyisakan gitaris Yogi Awan Samudra, saat Imperforata sudah siap dengan materi album dan sudah berdiri di depan gerbang rekaman.  Materi “Awaken Sanity” mulai digarap pada 2017 oleh empat personel awal Imperforata, yakni

Kebrutalan ”Diethlamide”, Cara VOSPISON Patahkan Stigma Negatif Narkoba

Kampanye tentang efek psikis jika kebablasan menggunakan narkoba yang dikoarkan unit brutal death metal asal Malang, Jawa Timur ini, sejak 2018 lalu terus berlanjut. Pada Maret 2020 lalu, Vospison sudah memanaskannya lewat dua komposisi brutal bertajuk “Morpheus” dan “Psylocybin Hypochondriasis”, yang terkemas dalam paket rekaman bertajuk “Demosick 2020”, rilisan Dismembered Records. Kini, sebuah album debut

DEADSQUAD: “Slamming Itu Seru!”

Yang dinanti-nanti akhirnya resmi diletupkan. Yeah, Deadsquad telah merilis single terbarunya yang semakin mengerikan. Bertajuk “Paranoid Skizoid”, yang menghujam beringas selama lebih dari tiga menit, heavy dan padat, namun juga sekaligus terdengar lebih ‘ngayun’ dan groovy.   Ya, memang ada yang berbeda di eksekusi konsep musikalitasnya kali ini. Unsur slamming menyelinap di tubuh “Paranoid Skizoid”

STRAIGHTOUT: “Kami Bermain di ‘Grey Area’, Metal yang Universal.”

Lelah menanti pandemi yang tak kunjung selesai, formasi terbaru unit cadas asal Jakarta Selatan ini akhirnya memilih merampungkan dan merilis single terbarunya, “Solace” yang sudah bisa didengarkan di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, Joox dan Deezer sejak 30 Juni 2021 lalu.  “Solace”, menurut tuturan Straightout kepada MUSIKERAS, sebenarnya sudah direkam untuk dimatangkan secara

Sudah Mendarat, Semburan Kebrutalan GEROGOT yang Eargasm!

Pada akhir 2019 lalu, pejuang distorsi mengerikan asal Surabaya ini telah mengawali era barunya, yang secara konsep musik dan produksi terdengar lebih matang. Tepatnya lewat rilisan album keroyokan (split) bertajuk “Heinous Interstellar Malformations” bersama band Virulent Excision (AS), Facelift Deformation (Hong Kong/Taiwan) dan Gravitational Distortion (Kanada). Momentum tersebut kini diteruskan lewat karya terbaru, berupa album

DIMETHYL MERCURY Lepas Demo Berkonsep Death Metal/Hardcore

Belum lama ini, unit death metal pendatang baru asal Cianjur, Jawa Barat ini melampiaskan karya-karya bengis yang mereka lahirkan di tengah kejemuan menghadapi pandemi. Sebuah karya rekaman demo bertajuk “Terma Fatum”, yang diedarkan via label Inherited Production Records dalam format cakram padat (CD). Rilisan ini merupakan pemanasan sebelum Dimethyl Mercury merilis album penuhnya dalam waktu

‘Penemu’ Death Metal: POSSESSED atau DEATH?

Oleh Mudya Mustamin Siapa band pencetus konsep musik death metal pertama di dunia? Atau, album rekaman manakah yang disepakati sebagai rilisan pertama yang berformat death metal? Ada beberapa teori yang mungkin bisa menjawab itu. Pertama, asal kata death metal itu sendiri bisa jadi merujuk dari sebuah majalah amatiran bernama Death Metal, yang pernah diterbitkan oleh

PRISMAL DAWN Menggasak Single Metal Bernuansa Swedia

Dimulai dari dua personel awalnya, yakni gitaris Dede Iskandar dan dramer Adi Sasono, cikal bakal single “CHAPTER II : The World Breeds Despair” lahir. Lagu yang telah ‘dicemarkan’ Prismal Dawn sejak 9 April 2021 lalu tersebut asalnya dari beberapa riff Dede, warisan stok lagu saat masih di band lamanya, Backseat yang sudah lama tidak aktif.

Album Baru DEVOURED Menukik ke Death Metal Kelam

Keberingasan brutal death metal kini sedikit dilenturkan oleh unit cadas asal Yogyakarta ini. Selepas debut album “The Lost Kingdom” yang dirilis pada 2013 lalu, yang lantas dilanjutkan menjalani tur ke berbagai kota di Indonesia, Devoured sampai pada pemikiran baru. Mereka meramu sebuah gagasan yang mengakibatkan pergeseran di konsep musiknya. Seperti yang mereka tuangkan di album

Resensi: Cabikan Teror Berdarah untuk Penganiaya Fauna

(Artis) Vox Mortis – (Album) Avignam Jagat Samagram – (Prod.) 2021 Cerberus Productions/Demajors Selusin lebih raungan penjemput ajal – khususnya ditujukan kepada para penindas hewan – telah dilampiaskan oleh pasukan cadas asal Jakarta ini. Judul album diartikan ‘semoga selamatlah alam semesta’, diambil dari bahasa Sanskerta, dan juga dikenal sebagai motto atau semboyan dari badan pencarian

Interpretasi Artefak LEMURIAN CODEX dalam Konteks Symphonic Metal

Jika semesta memberkati, pertengahan tahun ini, unit symphonic metal asal Bali ini bakal merilis resmi album penuh pertamanya. Tapi sebelumnya, pada 11 Maret mendatang, Lemurian Codex bakal menghadirkan dua karya single mereka, yakni “Lemurian Manifesto” dan “Sacred Secret Stone” di berbagai platform digital seperti Spotify dan iTunes.  Lemurian Codex ini sendiri dikibarkan atas gagasan dari

DETRITIVOR Umbar Kebengisan di Album “Scattered Remnants”

Walau diluncurkan tepat pada perayaan ‘hari kasih sayang’, tapi unit death metal yang berbasis di Yogyakarta ini malah injak gas, memberondong lewat karya album debut yang sarat amarah dan kebengisan. Album beramunisikan sembilan trek berbahaya tersebut bertajuk “Scattered Remnants” dirilis via label independen asal Jakarta, Brutal Mind. Detritivor yang diderukan oleh Pambudi Agung Wibowo (vokal),