Album Baru DEVOURED Menukik ke Death Metal Kelam

Keberingasan brutal death metal kini sedikit dilenturkan oleh unit cadas asal Yogyakarta ini. Selepas debut album “The Lost Kingdom” yang dirilis pada 2013 lalu, yang lantas dilanjutkan menjalani tur ke berbagai kota di Indonesia, Devoured sampai pada pemikiran baru. Mereka meramu sebuah gagasan yang mengakibatkan pergeseran di konsep musiknya. Seperti yang mereka tuangkan di album

Era Baru GENOCIDE Menuju “Your Deathwish No Longer Exists” Dimulai

Ya, era baru unit death/grind metal asal kota Yogyakarta ini telah menggelegak. Kali ini mengumbar unsur black metal serta post-rock yang terkadang berubah menjadi teknikal, lewat single gahar nan gelap bertajuk “The Rise of Death Gospel”. Lagu ini mengantar para pemuja gempuran distorsi liar menuju persiapan penyambutan album “Your Deathwish No Longer Exists” yang akan

Resensi: Cabikan Teror Berdarah untuk Penganiaya Fauna

(Artis) Vox Mortis – (Album) Avignam Jagat Samagram – (Prod.) 2021 Cerberus Productions/Demajors Selusin lebih raungan penjemput ajal – khususnya ditujukan kepada para penindas hewan – telah dilampiaskan oleh pasukan cadas asal Jakarta ini. Judul album diartikan ‘semoga selamatlah alam semesta’, diambil dari bahasa Sanskerta, dan juga dikenal sebagai motto atau semboyan dari badan pencarian

DECAYED FLESH Luncurkan Visualisasi Kesengsaraan Menuju Kematian

Sebuah video musik dari single bertajuk “Sclerosis” baru saja diluncurkan unit death metal asal Pemalang, Jawa Tengah ini. Lagu tersebut dicomot dari album debut Decayed Flesh yang bertajuk “Eternal Misery”, yang telah dirilis via label independen asal Jakarta, Brutal Mind sejak 13 Juni 2020 lalu. Konsep visualisasi di videonya sendiri menceritakan penderitaan seseorang yang sedang

DETRITIVOR Umbar Kebengisan di Album “Scattered Remnants”

Walau diluncurkan tepat pada perayaan ‘hari kasih sayang’, tapi unit death metal yang berbasis di Yogyakarta ini malah injak gas, memberondong lewat karya album debut yang sarat amarah dan kebengisan. Album beramunisikan sembilan trek berbahaya tersebut bertajuk “Scattered Remnants” dirilis via label independen asal Jakarta, Brutal Mind. Detritivor yang diderukan oleh Pambudi Agung Wibowo (vokal),

LUDICIA Gaet ANDRE TIRANDA Perkuat Single “Chapter III : Paradigma”

Usai merampungkan proses produksi rekaman untuk album debutnya yang bertajuk “Avontur”, unit cadas belia asal Bali ini lantas melanjutkan program promonya. Sebuah single terbaru bertajuk “Chapter III : Paradigma” telah mereka perdengarkan ke khalayak metalhead. Salah satu keistimewaan dari single tersebut, ada sisipan permainan gitar solo dari Andre Tiranda, pentolan unit death metal asal Jakarta,

SUFISM: “Kami Memanjakan Metalheads, Orgasme Sampai Klimaks!”

“Untuk referensi, sebenarnya kami mencoba untuk puasa mendengarkan death metal….” Ya, kalimat di atas adalah penegasan dari Sufism berkaitan dengan proses kreatif mereka saat menggarap konsep musikal album debut, “Republik Rakyat Jelata” yang telah diletupkan secara sah via label cadas, Brutal Mind pada 13 Desember 2020 lalu. Pokoknya, sambung unit brutal death metal bentukan April

DAMAGE: “Kami Akan Bangkitkan Thrash Metal di Bogor!”

Sejak Agustus 2019 lalu, kebuasan band cadas asal Bogor ini telah mengalami pergeseran. Konsep musik berciri death metal a la Cannibal Corpse atau Suffocation yang lebih berat, dengan karakter vokal yang lebih growl dan berat serta pola pukulan dram yang kerap didominasi teknik blast-beat mulai ditinggalkan. Kini, lewat tiga single yang telah dilecutkan, yakni “Terror

Ketika Kopi Hitam Dididihkan Pelaku Musik Cadas

“Musik ekstrim mengajarkan kami bagaimana tetap ada dalam pergerakan, tetap bergerak walau memiliki sedikit ruang, tetap saling bersimbiosis walau tidak besar, dan tetap berkumpul untuk mendukung satu sama lain.”   Tidak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 bukan sekadar virus yang mengancam kesehatan, namun juga menjadi penghancur sektor industri ekonomi. Tak terkecuali di pentas dunia musik. Tapi

CONCEIVED Akhirnya Lepas EP yang Brutal dan Kasar

Dengan mengangkat budaya lokal sebagai temanya, unit brutal death metal asal Cicalengka, Bandung Timur ini pun memuntahkan album pendeknya (EP) bertajuk “Tutup Lawang Sigotaka” hari ini. Sadist Records, label independen asal Bali dipercaya menjadi pengedarnya. Proses rekaman “Tutup Lawang Sigotaka” sendiri digarap para personel Conceived, yakni Anggoro Wisnu Purwoaji (vokal), Tino Saputra (gitar), Aulia Rizki

Wawancara Eksklusif dengan PSYCROPTIC: “Agresif akan Selalu Menjadi Tema Band Ini.”

Pandemi virus Covid-19 yang melanda dunia rupanya tidak berlaku bagi kuartet technical death metal asal Australia ini. Tak ada rintangan yang menghalangi kreativitas para personel Psycroptic. Dan tak ada satu hari pun terlewatkan tanpa bekerja. “Kami bekerja! Tak satu pun dari kami adalah tipe yang menunggu kesempatan untuk mengetuk. Kami semua telah menemukan cara-cara cerdas

SKEPTIS: “Komposisi Death Metal Kami Cukup Kompleks.”

Walau bernama Skeptis, tapi unit pengibar death metal yang baru lahir pada pertengahan 2020 lalu di Sidoarjo, Jawa Timur ini justru sama sekali tidak ragu menggerakkan karirnya. Langsung gerak cepat di tengah deraan pandemi untuk menancapkan eksistensinya. Sebuah single berbahaya bertajuk “To The Black Propaganda” langsung mereka letuskan ke belantara musik cadas Tanah Air pada

CARNIVORED: “Kali Ini Ada Kejutan Deathcore, Metalcore dan Death Metal.”

Setelah tertunda beberapa bulan lantaran sergahan pandemi Covid-19, akhirnya unit metal asal Pamulang, Tangerang Selatan ini menabuh genderang perang untuk kembali beraksi di skena musik cadas Tanah Air. Sebuah single baru sebagai pembuka bertajuk “Rintih Mengemis” telah digaungkan via kanal YouTube resmi mereka, plus layanan digital music streaming lainnya. Dan pada Januari 2021 mendatang, giliran

CARNAGE: “Kami Mengarah ke ‘Blackened Deathcore’.”

Sebuah video musik dari single debut “Awakening” telah digelorakan oleh unit cadas asal Bali ini. Sesuai judulnya, di sini Carnage memang menghembuskan tema kebangkitan, namun dari sisi tergelapnya. Tentang kebangkitan Dajjal, makhluk dalam eskatologi Islam yang akan muncul menjelang kiamat. Dajjal dikatakan kafir dan jahat, pembawa ujian berupa fitnah terbesar dan tidak ada ujian yang

HUMINOID: “Kami Bereksperimen Lebih Jauh dari Sebelumnya!”

Dari kawasan paling utara Pulau Sulawesi, sambutlah talenta cadas yang cukup berbahaya ini. Lewat karya demo bertajuk “All Hell Broke Loose” yang telah mereka tebarkan, Huminoid mencincang kuping pendengarnya dengan rakitan metal yang melebur berbagai gaya, tanpa kekhawatiran sedikit pun untuk melanggar batasan. Intinya, mereka tak ingin terpaku pada gaya tertentu.  Huminoid yang dibentuk di

HUMILIATION: “Tak Ada Salahnya Masukkan Instrumentasi Tabu di Death Metal.”

Lupakan gemuruh distorsi sejenak. Masih dari materi album studio ketiga mereka, “Karnaval Genosida”, unit cadas asal Bandung ini nekat menyuguhkan sesuatu yang sungguh ekstrim. Sebuah video musik dari lagu “Harmoni Tanpa Nyawa” telah mereka rilis, dimana ramuan aransemennya 100 persen lepas dari kebuasan death metal. Dengan pendekatan aransemen yang baru, Humiliation menyuntikkan nuansa swing jazz

GERILYA Kembali Tancapkan Kengerian Death Metal

Pejuang death metal asal Kota Singkawang, Kalimantan Barat ini masih melanjutkan gerilyanya di skena musik keras, sejak terbentuk pada 2011 silam. Di tengah masa pandemi ini, Gerilya telah menancapkan kengerian baru lewat single bertajuk “Treatise of Mashiach”, dimana mereka mencecar konsep distorsi keras dan buas hasil serapan dari beberapa band dunia panutan mereka seperti Nile,

Cacat Moral OPERASI JIWA Divisualisasikan

“Cacat Moral”, salah satu trek dari album mini (EP) debut Operasi Jiwa yang bertajuk “Acuan Fundamental”, kini kembali disemburkan dalam format video lirik. Unit death metal asal Majalengka, Jawa Barat ini menggarap video tersebut bersama pengarah video Godjien, lalu diedit oleh Iqbal (Red Summer). Mereka menggabungkan cuplikan dari berita televisi, unggahan di media sosial serta

VOX MORTIS Bela Hewan dengan Kebuasan Death Metal

Masih berciri death metal pada umumnya, dimana liriknya meluapkan keresahan berbalut ironi yang diraungkan dengan penuh murka. Tapi Vox Mortis bukan band cadas seperti yang sering kalian dengar sehari-hari. Karya mereka adalah media propaganda yang fokus menghujat ulah manusia terhadap kucing dan anjing, dua hewan domestik yang paling tidak mendapatkan perlindungan. Ya, band yang baru

Efek Pandemi, Debut DEMONSTRATION EFFECT Akhirnya ‘Pecah’

Satu lagi unit cadas berhasil mempersembahkan karya rekaman justru di saat pandemi Covid-19 melanda. Demonstration Effect – band tersebut – baru saja merilis sebuah album penuh bertajuk “Human Demise” yang dirilis via label Infect Art Production. Bagi pejuang old school death metal asal Bali ini, bisa dikatakan, keberhasilan merampungkan album tersebut adalah keanehan. “Ketika semua

GRAUSIG Patenkan “Thy of the Damned” dalam Visualisasi Video

Satu-satunya lagu godokan terbaru yang menyesaki album mini (EP) “Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone”, bertajuk “Thy Of The Damned” akhirnya dipatenkan GrausiG sebagai salah satu ujung tombak promo rilisan EP tersebut. Terhitung sejak 8 Agustus 2020 lalu, video musik lagu itu telah ditayangkan resmi melalui YouTube, di kanal resmi GrausiG. Single “Thy Of The Damned”