Album Kolaborasi Cutting-Edge Urban GiGs X Unreleased Project Dirilis

Sebuah album kompilasi idealis yang berusaha menajamkan ekspresi musik-musik cutting-edge telah dirilis oleh Generation-G – sebuah community platform yang mendukung generasi millenials dalam menghasilkan hal-hal positif dan inspiratif – yang menginisiasi Urban GIGs 2017, sebuah program yang mewadahi generasi muda untuk mengekspresikan diri melalui berbagai bentuk karya kreatif, termasuk musik.

Album tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan “Urban GiGs X Unreleased Project 2017”, yang menghadirkan enam komposisi kolaborasi unik dari 12 grup musik cutting-edge ternama di Indonesia. Mereka adalah Elephant Kind yang berkolaborasi dengan Rock N Roll Mafia, lalu Barasuara dengan Scaller, Kelompok Penerbang Roket dan Kimokal, The Brandals dan Agrikulture, Silampukau dan The Hydrant serta Mocca dengan Payung Teduh. Mereka mennghadirkan cita rasa variatif bernuansa eklektik, menyampuradukkan entakan rock tegas gagah, kegamangan indie rock, letupan gairah elektronik hingga kesejukan indie pop yang disampaikan lewat berbagai pola pengekspresian.

“Album ini merupakan perwujudan komitmen dan keseriusan Urban GiGs dalam mendukung generasi muda kreatif di Indonesia, kami ingin membawa Urban GiGs sebagai initiator dalam menghadirkan kolaborasi antar musik cutting-edge dalam menciptakan suatu karya baru yang memberi nafas segar bagi musik Indonesia. Sehingga kami dapat menjadi rumah bagi para musisi cutting-edge di Indonesia,” urai Namanda Mandagie, Brand Manager Generation-G menjelaskan.

Selain peluncuran album kolaborasi, “Urban Gigs x Unreleased Project” juga ingin mengajak para gerenasi muda Indonesia khususnya pecinta musik cutting-edge untuk ikut serta menyaksikan penampilan keenam kolaborasi tersebut secara langsung, eksklusif hanya di urban GiGs. Urban GiGs akan melaksanakan tur roadshow ke 12 kota di Indonesia, dimana akan disajikan beragam kegiatan seperti workshop, Live Mural dan beberapa kegiatan activation sehingga para Generation G dapat meilihat dan menikmati suasana yang disuguhkan. Kota-kota yang akan dikunjungi adalah Medan, Padang, Pekan Baru, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Makassar.

Selain karya kolaborasi enam band tersebut, Urban Gigs x Unreleased Project juga ingin memperkenalkan pendatang baru yang ikut meramaikan perkembangan musik indie di Indonesia. Band ini merupakan hasil audisi dari beberapa kota, dan merupakan band pilihan yang memberikan kesan tersendiri ketika mereka tampil di atas stage UrbanGiGs. Sejalan dengan hal tersebut, UrbanGiGS juga meluncurkan album “Sesari Selagu”, sebuah album bagi para band pendatang baru yang telah terpilih. Info selengkapnya bisa diperoleh di www.urbangigs.id. (MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
revelish
Read More

REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern

Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
killer of gods
Read More

KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.