JOU BARAKATI Menghembuskan Konsep Psychedelic Rock

Satu lagi unit rock berkonsep unik meramaikan skena musik keras di Tanah Air. Nama bandnya pun unik: Jou Barakati, yang oleh para personelnya – M.Irsyad (gitar/vokal), Lazuardi Rifki (gitar/vokal), Dimas Sadewa (bass/vokal), Erwin Handoko (kibord/vokal) dan Hari Candra (dram) – nama band mereka itu bermakna ‘Yang Diberkati’.

Band psychedelic rock asal Semarang ini telah bermodalkan sebuah single bertajuk “My Uniform and Super Close Buddy” untuk melesatkan sinyal keeksisan mereka di ranah musik independen Tanah Air. Di karya rekaman yang diedarkan dalam format kaset serta digital tersebut, Jou Barakati menyuguhkan komposisi psychedelic rock Bohemian, yang dilantunkan lewat dentuman yang tidak lambat maupun cepat, dibalut harmoni melodi yang lembut ala rock era ‘70an, plus suara vokal yang membangun nuansa dalam spektrum kebahagiaan dan kegusaran kehidupan. Buaian suara flut di akhir lagu menjadi klimaks yang menuntun pendengar ikut mengobservasi inti cerita di lagu tersebut.

Uraian lirik “My Uniform And Super Close Buddy” sendiri terpusat pada persepsi seorang laki-laki akan dunia cintanya. Rizqy Kamila yang ditunjuk untuk mengerjakan artwork single ini merepresentasikan corak warna dan garis sebagai kedekatan intim, kekuatan serta kelembutan kasih sayang yang ditunjukan seorang laki-laki kepada perempuan. Sementara wanita dengan bara api di dalamnya adalah obyek utama yang merepresentasikan kisah asmara serta permainan hati antara laki-laki dan perempuan.

Proses pengerjaan “My Uniform and Super Close Buddy” sendiri sangat singkat. Jou Barakati merekamnya di salah satu rumah kediaman personelnya dan mengeksekusi sendiri tetek bengek teknis rekamannya.

Terbentuknya Jou Barakati pada 2016 lalu diawali gagasan Tommy Saputra, manajer dari grup Holy Baby Horny (RIP) yang meinginkan membentuk sebuah band. Awal terbentuk diperkuat formasi M. Irsyad (eks Moiss dan Warehouse), Lazuardi Rifki (Sugar Bitter), Dimas Sadewa (Sugar Bitter) dan Hari Candra (eks Moiss). Pada awal 2017 lalu bergabung pula Erwin Handoko (eks UK Lunch) sebagai penyelaras nuansa musik di Jou Barakati.

Sejak awal, Bohemian Phsychedelic-Rock sudah menjadi genre incaran utama Jou Barakati, sebagai ‘jalan tengah’ untuk mempertemukan berbagai pengaruh sub-genre yang melekat kuat pada tiap personelnya, seperti heavy rock, garage,  psych rock hinga shogaze. “(Jadi) Psych lebih bebas dalam berinstrumentasi dan struktur lagu lebih komplek lebih ke jamming. Kenikmatan bagi kami tidak ada batasan untuk genre ini, walaupun musik psych kental akan reputasi acid/LSD drugs music,” urai pihak Jou Barakati kepada MUSIKERAS.

Berbekal single debut “My Uniform and Super Close Buddy”, Jou Barakati menjalani tur di Jawa Timur dan Bali sejak 18 Agustus 2017 lalu, dimana mereka memulai aksinya di Semarang, lalu berlanjut menuju Malang, Kuta dan Canggu. (MK01)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *