Lagi, Tiga Album Legendaris DEATH Dirilis Ulang

Walaupun telah terkubur sejak Desember 2001 silam, namun warisan dari pionir genre death metal dunia, Death seperti tak pernah mati. Belum lama ini, pihak label Relapse Records kembali mengumumkan bakal merilis ulang tiga album studio legendaris milik Death, sebagai bentuk perayaan ulang tahun perilisannya.

Album-album tersebut adalah “Leprosy” yang telah memasuki usia 30 tahun, lalu “Individual Thought Patterns” yang berusia 25 tahun dan dua dekade “The Sound Of Perseverance”. Ketiganya bakal dirilis dalam format piringan hitam (vinyl) dengan kemasan istimewa pada 20 Juli 2018 mendatang. Ya, tentunya bakal ada juga tambahan konten yang sebelumnya hanya pernah tersedia di versi deluxe boxset, yang sudah lama tak tersedia di pasaran.

Misalnya di album “Leprosy” yang terdiri dari dua keping vinyl, bakal disertakan pula rekaman latihan Death membawakan 10 lagu dari album tersebut. Lalu di kemasan “Individual Thought Patterns” yang juga memuat dua keping, ada tambahan versi konser album tersebut, dari rekaman penampilan Death di Jerman pada 1993 silam. Sementara di album “The Sound Of Perseverance”, memuat tiga keping piringan hitam. Dua keping pertama memuat lagu-lagu dari album asli, dan di keping ketiga memuat 10 lagu versi demo, termasuk lagu “Spirit Crusher”.

Sebelum versi anniversary tersebut, Relapse Records sendiri pernah juga merilis ulang album “Individual Thought Patterns” pada 20 Oktober 2017, serta “The Sound Of Perseverance” pada 28 November 2016 lalu, dalam format piringan hitam (vinyl) yang mewah dengan kemasan variatif.

Sebelumnya, label Nuclear Blast pernah pula merilis ulang salah satu album studio Death, yakni “The Sound Of Perseverance” pada Desember 2005 silam. Dirilis dalam format cakram padat (CD) yang dipaketkan dengan sebuah DVD “Live in Cottbus ’98”. Kemudian enam tahun kemudian, tepatnya 15 Februari 2011, giliran Relapse Records yang kembali merilisnya dalam format CD ganda, dan dengan materi sampul yang direvisi.

Death dibentuk gitaris dan vokalis Chuck Schuldiner di Orlando, Florida, AS pada 1983 silam. Album debutnya, “Scream Bloody Gore” (1987) dianggap sebagai album death metal pertama. Chuck sendiri menjadi satu-satunya personel asli di formasi Death yang sepanjang perjalanan karirnya selalu terjadi pergantian personel. Formasi terakhir Death diperkuat oleh Chuck, Shannon Hamm (gitar), Richard Christy (dram) dan Scott Clendenin (bass). Gitaris James Murphy (Obituary, Testament) dan Andy LaRocque (King Diamond) serta dramer Gene Hoglan (Strapping Young Lad, Fear Factory, Dethklok, Testament) pernah pula menghuni Death. Death lantas dinyatakan tak eksis lagi setelah Chuck meninggal dunia akibat penyakit tumor otak langka pada 13 Desember 2001. (MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *