Jika menyukai geberan metalcore ala Mom Called Killer (Bali) atau I Killed the Prom Queen (Australia), dijamin bakal suka juga dengan musik karya Burn My Brain, sebuah unit metalcore belia yang juga berasal dari Pulau Dewata. Paling tidak, itulah yang diyakini para personelnya, yakni Krisna (vokal), Dewa Prada (gitar), Rahman (bass), Shadaka (gitar) dan Megin (dram).
Belum lama ini, Burn My Brain yang terbentuk pada 2016 lalu tersebut telah menetaskan sebuah single rekaman debut bertajuk “Revenge”. Di lagu ini, mereka menuturkan tentang pembalasan iblis atas perbuatan buruk yang telah kita lakukan, dan ke depannya perbuatan buruk itu bakal menjadi sebuah teror.
Menurut Burn My Brain kepada MUSIKERAS, olahan musik mereka di lagu tersebut sangat kental akan kedinamisan metalcore. “Recommended banget nih buat kalian yang suka dengerin lagu I Killed the Prom Queen, As Blood Runs Black, As I Lay Dying dan metalcore oldschool lainnya. Bagi kami genre ini sangat menarik karena banyak breakdown yang menarik dan riff-riff yang cukup enak didengar,” cetus pihak band meyakinkan.
Penggarapan rekaman “Revenge” berlangsung selama lebih dari dua minggu, dieksekusi di Voice Record, dan mereka menjalaninya tanpa kendala berarti selama proses rekaman. Dan sambil menjalani kegiatan promo untuk single “Revenge”, Burn My Brain juga kini tengah menyiapkan sebuah album mini (EP). “Vokalis kami sudah mempunyai beberapa lagu yang tinggal di-mastering, tinggal nunggu jadinya saja.”
Geliat Burn My Brain sendiri dimulai dari proses jamming antara Rahman dan Dewa Prada, yang lantas mengajak teman-temannya yang lain untuk membuat band. Sebelum mendapatkan formasi yang sekarang, band ini sempat mengalami tiga kali pergantian personel. (MK02)
.