CASSADAGA Kumandangkan “R.E.D”, Baur Eksplorasi Rock dan Tradisi Bali

“Kami mendeskripsikan musik kami, pondasinya rock yang juga meleburkan beberapa genre lain kayak doom, jazz, psychedelic, blues dan kami juga bereksperimen dengan memasukkan nuansa atau aura tradisional Bali dan sedikit adaptasi Arabic.”  Kira-kira begitu kesimpulan yang dicetuskan unit experimental rock asal Bali ini, tentang konsep musik yang mereka terapkan di karya rekaman terbarunya, yang bertajuk

CARNAGE dan Pisau Deathcore Bermata Dua

Usai tergabung dalam album kompilasi “Blackened Submison Vol. 1” pada Januari 2022 lalu, unit metal ekstrim asal Bali ini memutuskan untuk meluncurkan lagu rilisan tunggal ketiganya, yang bertajuk “Era Malapetaka”. Sebelumnya, Carnage sudah memulai agresinya lewat lagu debut berjudul “Awakening” pada September 2020, lalu “Deadnation” yang diletupkan pada Agustus 2021. Di “Era Malapetaka”, Carnage yang

Akan Digelar, PROST FEST 2022 untuk Kebangkitan Bali

Sejak tekanan pandemi terus melandai, ekosistem ekonomi kreatif di Tanah Air pun perlahan tumbuh dan memberikan dampak yang positif bagi para pelakunya dan juga penikmatnya. Geliat festival musik pun makin menggelora. Prost Fest 2022 adalah salah satunya yang ikut meramaikan, yang dipastikan akan digelar pada 13-14 Agustus 2022 mendatang, di Pantai Mertasari, Sanur, Bali. Pesta

Ini Strategi LUDICIA Menghadapi Wacken Open Air di Jerman

Unit cadas asal Denpasar, Bali ini akhirnya resmi menjadi penerus tongkat estafet yang telah diwariskan oleh Beside (Bandung), Down for Life (Solo) serta Taring (Bandung). Sabtu (28/5) lalu, Ludicia berhasil menaklukkan para pesaingnya, yakni Djin (Medan), Kapital (Kutai Kartanegara), Mouthless (Jakarta) dan Undergod (Bandung) di final W:O:A Metal Battle Indonesia (WMBI) 2022 yang berlangsung di

“Is This the End?”, Garis Akhir NIGHTMARE ON STAGE?

Ya betul. Tapi bukan akhir dari perjalanan karir gerombolan cadas asal Gianyar, Bali ini. Melainkan, “Is This the End?” merupakan rilisan lagu tunggal terakhir yang menutup babak lama Nightmare on Stage (NOS) bersama formasi sebelumnya, saat masih diperkuat vokalis Ida Bagus Agung Artha Guna aka Gus Agung serta pembetot bass, Robby Septyan Arifin. “Is This

EASTCAPE dan SUGAR THRILLS Dipertemukan ‘Proyek dari Langit’

Sebuah album mini (EP) berbagi (split) yang mempertemukan keseruan mathrock/Midwest emo dengan shoegaze post-grunge telah diletupkan oleh label asal Bandung, Greedy Dust Records belum lama ini. Genre pertama diwakilkan oleh Eastcape, unit emo asal Blitar, Jawa Timur lewat dua lagu yang bertajuk “Soul Recovery” dan “I’m Sorry I’m Sick”, sementara yang satu lagi menghadirkan Sugar

CARNAGE Tinggalkan Nuansa Blackened di Single “Deadnation”

Dari Pulau Dewata, Bali, band ini kembali melesatkan konsep deathcore ke skena musik cadas Tanah Air. Sebelumnya, Carnage sudah melakukan gebrakan awal lewat single debut bertajuk “Awakening” pada September 2020 lalu.  Dan kini, konsep musik mereka mengalami sedikit pemolesan yang diterapkan di karya rekaman terbarunya berjudul “Deadnation” yang telah dilampiaskan ke publik metal sejak 4

Rilis EP, THRIVE Buktikan Semangat Baru yang Agresif

“Beyond On Step” adalah karya debut berformat album mini (EP) yang akhirnya dilampiaskan oleh unit hardcore punk/youthcrew asal Gianyar, Bali ini. Thrive adalah nama baru hasil reinkarnasi band sebelumnya yang bernama Paludosa, yang antara lain sempat merilis single berjudul “Arogansi Tangan Besi” dan “Ambisi”.  Kini, dengan identitas barunya, Thrive diperkuat formasi Dewa Gede Adi Utama

PAINFUL BY KISSES Lebarkan Konsep Post-Hardcore di Single “Kacau”

Setelah berjalan kurang lebih empat tahun tanpa ada rilisan karya terbaru, pada 2021 ini akhirnya Painful by Kisses memutuskan untuk bangkit. Dengan formasi baru yang sekaligus membawa semangat baru, unit keras asal Bali ini pun merilis sebuah single rekaman baru bertajuk “Kacau”.  Single tersebut memusatkan tema liriknya pada ungkapan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para personel

MINATORY Makin ‘Berani’ Luapkan Kritikan di “Intoleransi”

Ada catatan bernyali yang diserukan unit cadas asal Denpasar, Bali ini di naskah siaran persnya, tentang single terbarunya yang bertajuk “Intoleransi”. “… Akan berbahaya dimainkan dengan volume maksimal! Persiapkan diri Anda, musik ini bersiap untuk membawa Anda bermil-mil ke depan.” Dari segi musikal, Minatory yang diperkuat formasi Manggala Diapramana (vokal), Kadek ‘Kadek Akon’ Dwiana (dram),

DJENTIC Tancapkan Kolaborasi Mistis antara Metal dan Etnik Bali

Pandemi Covid-19 memang telah membatasi ruang gerak di segala bidang, termasuk dalam panggung seni. Tapi di sisi lain, dalam kondisi terkekang itu, justru memaksa banyak seniman memutar otak untuk bisa terus beraktivitas dan mengeksplorasi daya kreativitasnya melebihi sebelumnya. Gitaris Agung Deathra salah satunya. Musisi Bali yang juga dikenal sebagai gitaris di unit cadas Eternal Madness

Interpretasi Artefak LEMURIAN CODEX dalam Konteks Symphonic Metal

Jika semesta memberkati, pertengahan tahun ini, unit symphonic metal asal Bali ini bakal merilis resmi album penuh pertamanya. Tapi sebelumnya, pada 11 Maret mendatang, Lemurian Codex bakal menghadirkan dua karya single mereka, yakni “Lemurian Manifesto” dan “Sacred Secret Stone” di berbagai platform digital seperti Spotify dan iTunes.  Lemurian Codex ini sendiri dikibarkan atas gagasan dari

LUDICIA Gaet ANDRE TIRANDA Perkuat Single “Chapter III : Paradigma”

Usai merampungkan proses produksi rekaman untuk album debutnya yang bertajuk “Avontur”, unit cadas belia asal Bali ini lantas melanjutkan program promonya. Sebuah single terbaru bertajuk “Chapter III : Paradigma” telah mereka perdengarkan ke khalayak metalhead. Salah satu keistimewaan dari single tersebut, ada sisipan permainan gitar solo dari Andre Tiranda, pentolan unit death metal asal Jakarta,

JALAN TENGAH Suguhkan Rock Senikmat Arak Suci dan Kopi Kental

Rock tidak harus selalu terlihat sangar dan menakutkan. Paling tidak itu yang diyakini regu kolaborasi segar asal Bali ini. Lewat album mini (EP) bertajuk “Animo” yang menjadi amunisi debut mereka, Jalan Tengah menegaskan formulasi rock dalam tatanan musikal mereka bisa dijadikan playlist yang menyenangkan. Mewarnai hari-hari pendengarnya, karena bisa didengarkan saat di perjalanan, saat bekerja,

BERINGAS Lampiaskan Keresahan terhadap “Kriminalisasi Hijau”

Karya rekaman album bertajuk “Dogma Sintetis” yang telah diluncurkan resmi oleh unit heavy hardcore asal Bali ini pada Desember 2020 lalu, kembali dipertegas promosinya. Beringas menandainya lewat perilisan video musik untuk “Kriminalisasi Hijau”, single unggulan dari album tersebut. Alasan utama memilih lagu itu karena dianggap mewakili keseluruhan album. “Menggambarkan isi keseluruhan dari album debut kami,