HUNDREDTH akan Promosikan “Ultrarare” di Jakarta

Satu lagi unit rock menarik asal Amerika Serikat bernama Hundredth bakal singgah menjajal skena rock independen di Indonesia. Band yang terbentuk sejak 2008 silam tersebut rencananya bakal menggelar konser di Rossi Musik, Jakarta pada 16 Agustus 2018 mendatang. Konser ini bakal menjadi pembuka tur pertama Hundredth di Asia Tenggara, dimana mereka juga bakal menggebrak panggung Live Fact di Kuala Lumpur, Malaysia (17/8), Singapura (18/8) dan Manila, Filipina (19/8).

Hundredth sendiri baru saja merilis album mini (EP) bertajuk “Ultrarare” via Hopeless Records, dimana para personelnya, yakni Chadwick Johnson (vokal/gitar), Alex Blackwell IV (gitar), Andrew Minervini (gitar/bass) dan Lee Hutchison (dram) mencoba mereka ulang materi dari album sebelumnya, “RARE” ke arah yang lebih imajinatif. Mereka mengembangkan nada-nada yang ada di “RARE” dan menanggalkan unsur-unsur keagresifannya, lalu menggantikannya dengan eksplorasi bertekstur synthesizer, dan cenderung bernuansa dream pop

“Proses produksi di ‘RARE’ sangat fokus, didasari sound gitar yang megah dan sarat reverb serta permainan dram yang menggerakkan,” cetus Chadwick Johnson lewat siaran pers resminya. “Suatu hari saya mendengarkannya kembali dan merasa beberapa lagu bisa diinterpretasikan ulang ke nuansa yang berbeda. Saya lantas mulai mengotak-atik beberapa lagu menggunakan synthesizer, dan bukannya gitar, dan lagu-lagunya benar-benar menjadi berbeda. ‘RARE’ adalah album yang sibuk, sementara ‘Ultrarare’ lebih menenangkan.”

“RARE” sendiri dirilis pada 16 Juni 2017 lalu, juga via Hopeless Records. Sebuah album yang menandai pergeseran konsep musik Hundredth, dari kegarangan melodic hardcore ke ‘kekaleman’ indie rock/shoegazing yang banyak terinspirasi suara-suara classic new wave dan post-punk ala Joy Division dan The Smiths.

Sejak terbentuk pada 2008, Hundredth telah merilis empat album studio, yakni “When Will We Surrender” (2010), “Let Go” (2011), “Free” (2015) dan “RARE” (2017) serta empat buah EP: “Revolt” (2013), “Resist” (2014), “RARE B-Sides” (2017) dan “Ultrarare” (2018). (MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
lurruh
Read More

LURRUH: Wajah Lama, Kebrutalan Baru

Manifestasi kegagalan manusia dimuntahkan Lurruh di karya debutnya, “Heresi” yang mengeksplorasi formula metalik hardcore yang modern dan brutal.
repton
Read More

REPTON: Ingatkan Tragedi Kelam Mei ’98

Menyambut perilisan sebuah album split, Repton menyuarakan trauma kolektif dari Tragedi Mei 1998 silam dalam kobaran slam metal berbalut rap/DJ.
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.