‘Ngariung’ Akbar di “MAGNUMOTION BANDUNG CHAPTER”

Apa jadinya jika fanbase dari beberapa band berkumpul di tempat yang sama?

Para penggemar sebuah band yang biasanya hanya bisa melampiaskan ekspresi di depan panggung saat band pujaaannya beraksi kini punya kegiatan lain yang sangat positif. Dari yang sebelumnya hanya berpredikat sebagai penonton, kini berubah menjadi penggiat. Setidaknya itulah yang akan dilakukan ribuan fanbase berbagai band cadas di Bandung, yang akan ‘ngariung’ (berkumpul) akbar di Prabuwangi Park, Arcamanik, Bandung pada Minggu, 29 Juli 2018.

Pada hari itu, sebuah pentas musik cadas bertajuk “Magnumotion Bandung Chapter” bakal digelar di tempat tersebut, yang menghadirkan penampil Vital Remains, unit death metal asal Amerika Serikat yang baru saja menggetarkan panggung Hammersonic Fest, serta beberapa band lokal sekelas Burgerkill, Rosemary, Stand Here Alone, Undergod hingga Scimiaska.

Arcamanik Bandung akan disulap menjadi venue besar bagi para metalhead di Jawa Barat, yang bakal didatangi belasan band dengan nama besar. “Magnumotion Bandung Chapter” sendiri sengaja disuguhkan melihat antusiasme para metalhead di Jawa Barat – khususnya Bandung Raya – masih sangat kuat. Terlihat dari banyaknya ‘ormas’ yang terus bermunculan mengikuti perkembangan band favoritnya. Kini, langkah mereka tidak hanya sekadar menonton band saja, namun juga berani tumbuh dan berprogres untuk membentuk sistem sampai dengan membuat kegiatan yang positif.

Salah satu fanbase band yang sudah melegenda, yakni ‘Begundal Hell Club’ yang merupakan kumpulan para pemuja unit cadas tangguh asal Bandung, Burgerkill. Telah menggeliat sejak 2007 dan telah menjadi bukti nyata bahwa pencinta musik keras di kota Bandung masih sangat kuat dan solid. Tercatat, hingga saat ini, anggotanya sudah mencapai 2000 orang yang tersebar di berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia hingga Korea, dan menjadi salah satu fanbase band metal terbesar di Indonesia.

Siklus dari beberapa fanbase yang ada di Bandung ini cukup terorganisir dengan baik. Sebut saja seperti FOSHA, fanbase dari band Stand Here Alone yang umurnya terbilang masih muda, namun telah tersebar rata di berbagai kota di Indonesia. Selain di Bandung, juga tersebar hingga ke Majalengka, Solo, Cimahi, Gresik bahkan di pulau Sumatera seperti Jambi dan Palembang. Beberapa chapter tersebut memang sudah terorganisir dengan mantap, terlihat dari akun media sosial yang memiliki logo, kepengurusan dan karakter tersendiri di setiap kotanya. Dengan adanya fanbase yang terorganisir seperti itu tentunya memberi nafas segar bagi band-band bergenre keras. Karena merekalah salah satu alasan mengapa band keras akan selalu hidup.

Nah, hajatan “Magnumotion Bandung Chapter” sendiri bakal menjadi momen yang cukup langka karena para fanbase tersebut tak hanya menonton band favoritnya beraksi di panggung, namun juga bisa saling mengenal satu sama lain dengan fans-fans yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. (MK03)

Kredit foto: Budi Susanto

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
cloudcry
Read More

CLOUDCRY: Pendekatan Tajam dalam Metalcore

Sebuah ‘surat dari luka yang dalam’ kini disuarakan Cloudcry lewat berondongan metalcore yang lebih padat, tajam, agresif sekaligus emosional.
infusion
Read More

INFUSION: Lebih Brutal di “Carmine”

Melanjutkan perjalanannya di pentas musik ekstrem, kali ini Infusion hadirkan kobaran musik yang lebih agresif, gelap dan mengancam di lagu terbarunya.
gabrielle
Read More

GABRIELLE: “Metal Menarik dan Seru!”

Usai terapkan elemen alternative/gothic rock di lagu debutnya, kini Gabrielle ‘pindah alam’ ke ranah metal ekstrem lewat album mini (EP) “Animals”.